I Want Bunda

I Want Bunda
Episode 58


__ADS_3

"Apa yang dilakukan wanita ini dirumah makan tadi siang ?” batin Derya yang teralihkan kejadian siang tadi.


“Kenapa dia harus berdua dengan seorang pria ? katanya clien tapi kenapa sampai kebetulan seperti itu bertemu dneganku ? dan Naya malah menceritakan rencana pria itu kepadaku ? Apa mereka kenal dekat ?” batin Derya yang tidak senang Naya dekat dengan pria lain


“Humft,,, kenapa aku memikirkan itu. Info pentingnya adalah dia sudah memberitahu rencana pria yang bersamanya tadi, sehingga aku dapat mencegah hal yang tidak diinginkan. Enak saja pria yang bersama Naya tadi ingin merebut project besarku, clien itu adalah sumber keuntungan besar bagi perusahaan” Derya sibuk dengan pikirannya tanpa sadar dirinya melamun sambil memandang wajah Naya


“Allahu la ilaha illa huw al-hayyul qayyum…” suara seseorang berdo’a terdengar samar ditelinga Derya


“Apa yang kamu lakukan ?” tanya Derya bingung dengan Naya yang membaca ayat kursi dihadapannya


“Alhamdulillah,,, bos akhirnya sudah sadar. Dari tadi saya memanggil anda tapi tidak menyahut, bos kerasukan jin apa bos ?” tanya Naya pada bosnya


“Apa kamu bilang !? seenaknya saja kamu mengatakan saya kerasukan jin !” kata Derya tidak terima


“Huwaaaa,,, Bunda….” Teriak Aydin sambil menarik tangan seseorang yang berhasil digapainya


“Bruk !!!!” suara benda keras yang saling bertabrakan


“Aduhhhh…” Ucap Naya kesakitan


“Shittttt,,,,” Derya yang juga menahan sakit


Ternyata kepala mereka berdua saling bertabrakan karena tangan mereka satu persatu ditarik Aydin, sehingga tubuh mereka tidak siap dan akhirnya tertarik. Namun sialnya hal itu membuat jidat keduanya memerah…


“Ayah ??? ayah kenapa ada disini ?” tanya Aydin yang ternyata terbangun karena suara Naya dan Derya yang kesakitan


“Bunda ? kenapa Ayah ada disini ?” tanya Aydin lagi karena sang Ayah tidak menyahut


“Anu sayang, Ayah Aydin ingin membangunkan Aydin dan mengajak Aydin pulang” kata Naya yang tersadar ternyata anak mochi sudah bangun


“Hm,,, Aydin ingin makan malam dengan Bunda…” rengek Aydin yang baru bangun tidur


“Dasar anak mochi, baru bangun tidur saja sudah memikirkan makanan. Pantas saja tubuhnya berisi seperti ini…” Batin Naya yang merasa lucu dengan rengekan anak mochi ini


“Tidak bisa ! Naya harus pulang kerumahnya” kata Derya tegas


“Tapi,,, tapi Aydin ingin makan bersama Bunda… Kalau begitu Bunda makan malam dirumah kita saja ya Yah…” mohon anak mochi, saat ini sudah sore hari sehingga Aydin memikirkan rencana untuk makan malam keluarga dengan Naya dan Derya.

__ADS_1


“Terserah …” jawab Derya yang mulai lunak


“Yes,,, ya Bunda ya…. Please mau….” Pinta Aydin dengan pupple eyesnya


“Hm,,,, Bunda gak enak jika makan malam bersama sayang. Nanti teman-teman Bunda akan salah paham” jelas Naya karena mengingat Bu Rika yang kepo dengan dirinya


“Kenapa teman Bunda salah paham ? Aydinkan anak Bunda, Aydin juga anak Ayah ! dimana salahnya Bunda ?” tanya anak mochi yang bingung


“Emmm,,, bagaimana menjelaskannya ya ???” Naya bingung unutk menjelaskan kepad Aydin


“Begini sayang, kan Bunda dengan Ayah Aydin hanya sebagai atasan dan bawahan. Jika orang lain melihat Bunda dan Ayah Aydin makan bersama, teman-teman Bunda akan salah mengira jika Ayah Aydin itu ada hubungan lebih dengan Bunda…” jelas Naya


“Hubungan lebih itu apa Bunda ?” tanya Aydin yang tidak paham maksud penjelasannya Naya


“Em,,, anu… begini sayang….” Naya mencoba mencari kata-kata yang dapat dimengerti oleh Aydin


“Oh,,, Aydin paham. Maksudnya hubungan lebih itu Ayah Aydin dan Bunda menikah, iyakan Bunda ? jadi Ayah dan Bunda akan selalu dekat dan bersama, sehingga bisa makan malam bersama selamanya…” kata Aydin sambil tersenyum karena merasa dirinya sudah berhasil memecahkan masalah yang tidak dipahaminya


“Ah,,, buka begitu sayang,,, begini maksudnya itu…” Naya ingin menjelaskan namun terpotong oleh suara bariton yang dingin


“Tapi,,,” Ucap Naya ingin mengajukan keberatan


“Tidak ada penolakan !” kata Derya kemudian berjalan keluar ruangan


“Bunda… Ayo…” ucap Anak mochi sambil menarik tangan Naya


“Aduh,,,, ini anak mochi sama bapak bear tidak ada yang peka sama perempuan. Wajah bantal baru bangun tidur tidak mereka pedulikan dan bagaimana mengenai gossip murahan yang menyebar diperusahaan, mungkin hal itu tidak akan menganggu mereka karena tidak mungkin masuk ke telinga Bosnya ini…” batin Naya yang sedikit kesal dengan situasi ini


“Ayah tunggu…” Ucap Aydin menahan sang Ayah untuk memencet tombol lift


“Ayoo kita makan malam bersama…” ucap Aydin bahagia, kedua tangannya memegang tangan Naya dan Derya…


“Bunda… Aydin mau makan malam dengan masakan Bunda, boleh ?” tanya Aydin


“Em,,, boleh gak ya ???” kata Naya sambil pura-pura berpikir


“Kalau Aydin mau nyewa koki professional seperti Bunda, harus ada ininya sayang… hehe…” Kata Naya memberi kode dengan telunjuk dan jempol yang diusapkan

__ADS_1


“Apa itu artinya Bunda ?” tanya Aydin yang bingung dengan kode Naya


“Upah, dia gak mau gratisan Aydin. Kamu harus memberi dia uang” jelas Derya karena dari Derya mengawasi mereka melalui ujung matanya


“Oh, Bunda mau uang ? unutuk beli maianan ya ?” tanya Aydin


“Ahaha,,, Bukan sayang. Bunda bukan anak kecil lagi…” kata Naya sambil tertawa karena merasa lucu, Aydin yang notabenenya anak orang kaya ini hanya tahu menggunakan uang untuk membeli mainan. Harusnya anak mochi ini meminta mobil atau apartemen itu baru memanfaatkan uang dengan bijak…


( Memang anak mochi ini terlalu polos ya bun… Jika kalian terlahir sebagai orang terlanjur kaya, apa yang akan kalian lakukan dengan kekayaan itu ??? )


“Lalu untuk apa Bunda ?” tanya Aydin yang tidak akan berhenti bertanya sampai mendapatkan jawaban yang tepat


“Bunda akan memberikannya kepada Ibu Bunda, sebagai bentuk berbakti kepada orang tua sayang…” kata Naya spontan menyebutkan hal itu, karena pikirannya terus terbagi mengenai ibunya yang menanggung beban sendiri


“Oh, Aydin mengerti Bunda… Jadi Bunda adalah anak yang berbakti, Aydin juga ingin seperti itu… Jadi Aydin akan memberikan uang Aydin kepada Bunda….” Ucap Aydin bersemangat


“Hm,,,, memangnya Aydin punya uang ?” tanya Naya dengan nada bercanda


“Em, ada…” jawab Aydin pasti


“Berapa coba sayang ? “tanya Naya yang masih lanjut bercanda


“Uang Aydin ada baaaaaaanyaaak sekali Bunda…” kata Aydin sambil mengeksperesikan dengan lingkaran tangan yang besar


“Ahaha,,, dimana uangnya hm ?” tanya Naya lagi sambil tertawa karena tingkah lucu anak mochi


.


.


.


.


.


See you next episode ya 😉~~~

__ADS_1


__ADS_2