I Want Bunda

I Want Bunda
Episode 138


__ADS_3

Mobil Pun melaju dengan cepat menuju rumah sakit terdekat. Beberapa menit mengendara akhirnya mereka tiba dan Derya langsung berteriak agar para perawat segera melayani Nayanya.


“Bos, yang sabar jangan emosi” kata Anton mengingatkan Derya


“Sayang, bertahan ya. Jangan pingsan, jangan tinggalin aku dan Aydin…” ucap Derya sangat khawatir sambil menggenggam erat tangan Naya yang sudah dibaringkan di ranjang rumah sakit dan dibawa menuju ruangan untuk diperiksa


“Pak, anda jangan terlalu panik itu bisa mempengaruhi pasien. Karena pasien masih sadar sehingga bisa mendengar pembicaraan bapak” kata salah satu perawat yang membantu mendorong ranjang Naya


“Kamu siapa hah ? kamu bukan dokter kan ! mana ada ucapanku tadi bisa membuat Nayaku drop !” kata Derya tidak terima


“Tapi Pak…” kata perawat tersebut masih ingin menjelaskan namun dicegat oleh Anton


Bosnya ini akan sulit mengontrol emosi ketika sedang khawatir atau bersangkutan dengan orang yang disayanginya yang ada malah perawat itu bakalan dipecat atau kena potong gaji jika terus menjawab Derya yang emosi


Merekapun akhirnya tiba disebuah ruangan dan sudah ada seorang dokter perempuan didalamnya yang dengan sigap langsung menghampiri Naya


“Maaf anda siapanya ya ?” Tanya sang dokter pada Derya yang memegang erat tangan Naya


“Saya suaminya !” jawab Derya yang terus fokus pada Naya


“Hm, jadi laki-laki yang satu ini bukan suaminya kan ? jadi silahkan anda keluar pak” kata sang Dokter yang ternyata kebingungan dengan dua orang laki-laki yang menemani pasien


“Dia hanya kusir kerajaan dok” jawab Derya


“Hm ?” Sang dokter bingung sesaat


Kemudian Dokterpun kembali fokus memeriksa Naya, dari denyut jantung, iris mata dan juga mengambil sampel darah Naya.


“Bagaimana dok ?” Tanya Derya cepat setelah dokter memeriksa


“Hm, istri anda hanya kelelahan dan juga sepertinya sedang berbadan dua. Selamat Pak” kata Sang Dokter tersenyum ramah


Derya terdiam mendengar kata berbadan dua, apa maksudnya ? sedangkan seorang pearawat datang untuk memakaikan infus kepada Naya.


“Permisi Pak” ucap perawat tersebut karena tangan Naya yang akan di infus terus dipegang Derya


“Hah, eh iya…” kata Derya yang tersadar dari lamunanya


“Permisi pak, saya mau menginfus pasien” kata sang perawat meminta ijin


“Iya silahkan” kata Derya namun masih menggengam tangan Naya


“Itu pak, tangan anda masih di tangan pasien. Kami akan memasang infus ditangan sebelah sana” ucap perawat lagi


“Maas…” ucap Naya lemah, dia memberi kode agar Derya segera melepas tangannya


“Oh iya” kata Derya langsung melepaskan genggaman tangannya


“Oh ya sus, maksud berbadan dua apa ya ?” Tanya Derya yang belum menemukan jawaban dari maksud tersebut


“Maksudnya istri anda sedang hamil pak” sahut perawat


“Ha,,,hamil ?” kata Derya tergagap

__ADS_1


“Iya, selamat Pak. Silahkan Bapak berkonsultasi dengan dokter Eva tadi untuk lebih jelasnya. Beliau menunggu diruangannya Pak” kata sang perawat menyampaikan pesan dari Dokter Eva untuk menyuruh sang suami menghampirinya


“Em, tapi istri sedang dipasang infus. Saya akan menemaninya dulu !” kata Derya tidak ingin meninggalkan Naya sendirian


“Sudah selesai pak” kata perawat merapikan kembali peralatannya


“Ya tolong panggilkan asisten saya diluar untuk menemani istri saya” ucap Derya


“Baik pak, saya permisi” kata Perawat tersebut


Tak berapa lama Antonpun masuk kedalam ruangan dan mendekati bosnya


“Ada apa bos ? saya sudah mengurus administrasi kanjeng ratu “ lapor Anton yang ternyata sigap tanpa diperintah


“Jaga Naya, saya ingin bertemu dengan dokter” perintah Derya


“Baik Bos” sahut Anton, setelah mendengar jawaban Anton Deryapun pergi untuk menemui sang dokter


“Silahkan duduk Pak Derya” kata sang dokter yang sudah menerima data pasien


“Ya, bagaimana dokter ? apa istri saya benar-benar hamil ?” Tanya Derya masih tidak percaya


“Iya pak, berdasarkan pemeriksaan denyut nadi tadi dugaan saya ibu Naya mengalami drop karena sedang mengandung” jawab Dokter


“Hah, benarkah ?” Tanya Derya


“Iya pak, sekali lagi saya ucapkan selamat. Untuk lebih jelasnya anda bisa kebagian obygn untuk memeriksanya” terang doker


“Apa istri saya akan di opname ?” Tanya Derya


“Oh baik dok, tapi istri saya sedang di infus saat ini” jelas Derya yang merasa tidak memungkinkan jika mereka yang harus mendatangi dokter kandungan


“Ya, tunggu ketika pasien sudah tidak lemas lagi nanti anda bisa memakai kursi roda untuk kesana” kata dokter memberi saran


“Baik dok, terimakasih” kata Derya kemudian dia keluar dari ruangan dokter


“Sayaaaang…” Derya masuk kedalam ruangan pemeriksaan Naya tadi dan langsung memeluknya


“Terimakasih, terimakasih sayang…” kata Derya menghujani Naya dengan ciuman


“Ekheem, ada yang jomblo nih disini” kata Anton menghentikan adegan romasntis didepannya


“Oh, lupa kalau ada orang lain disini” kata Derya berubah dingin ketika menatap Anton


“Permisi pak, pasien bisa kita pindahkan ke ruang inap sembari menunggu pasien lebih bugar” kata perawat yang masuk


Nayapun dibawa ke ruang inap, hanya untuk menunggu kondisinya lebih fit baru di lanjutkan untuk diperiksa ke bagian obygn.


“Oh ya kenapa bos sangat bahagia sambil memeluk kanjeng ratu tadi ?” Tanya Anton yang belum tau kabar


“Kecebong ku berhasil Ton !” kata Derya semangat


“Hah ? maksud bos Naya hamil ?” Tanya Anton memastikan

__ADS_1


“Iya ! kerenkan aku” kata Derya membanggakan diri


“Mas iih…” kata Naya yang kaget dengan kelakuan Derya yang sebegitunya membanggakan diri


“Apa sayang ? kenapa ? ada yang sakit ?” Tanya Derya begitu hangat ketika menatap ke arah Naya


“Ck,ck,ck,,, si Bos kayaknya sudah bisa dapat penghargaan Oscar untuk perubahan eskpresi tercepat nih !” gumam Anton yang melihat kelakuan bosnya saat ini


Dua jam berlalu, Naya juga sudah Nampak segar dan tidak pucat lagi…


“Sayang apa kamu masih pusing ?” Tanya Derya sambil mengupaskan apel untuk istri tercintanya


“Hm, sudah tidak terlalu lagi Mas” kata Naya


“Syukurlah…” kata Derya sambil tersenyum hangat menatap Naya


“Terimkasih Mas, sudah menjadi suami siaga untuk Naya” kata Naya bahagia mendapatkan perhatian yang sangat dari Derya


“Mas masih belum bisa menjaga kamu dengan benar sayang, hari ini tadi malah kecolongan dan menyebabkan kamu di culik. Maafkan mas…” kata Derya tertunduk merasa bersalah


“Tidak apa mas, mungkin ini cara Allah agar paman Mas segera tertangkap. Jika tidak bagaimana dengan kondisi kakek dan nenek jika menunggu besok baru kita datang” kata Naya yang kembali teringat dengan kondisi sandera yang dikatakan polisi


“Bagaimana Mas kondisi kakek dan nenek serta bi ira dan bi lastri ?” Tanya Naya menjadi khawatir dengan mereka


“Mas tidak tau, tapi yang pasti mereka juga sudah dibawa kerumah sakit” jawab Derya


“Hm, syukurlah… oh ya dimana Anton mas ?” Tanya Naya yang tidak mendapati kusir setia itu


“Dia Mas suruh membeli rujak yang ada didepan sekolahnya Aydin” kata Derya


“Jauh sekali Mas, bukankah rujak juga ada didekat rumah Mas ?” Tanya Naya


“Hm, kata bodyguard kamu diculik saat ingin membeli rujak. Jadi mas membelikan itu karena kamu pasti sedang mengidam sayang” jawab Derya sambil mengelus lembut perut Naya


“Hm, Naya juga tidak tau itu mengidam atau tidak hehehe…” jawab Naya pasalnya saat itu dirinya hanya mengikuti keinginan hati saja. Derya merespon dengan tersenyum hangat.


“Oh ya, bagaimana dengan Aydin Mas ?” Tanya Naya yang baru teringat anak mochinya itu


“Aydin sedang dalam perjalanan kesini bersama Sarah, nanti ketika Aydin datang kita akan ke bagian obygn untuk memeriksa kondisi kehamilan kamu sayang” jawab Derya lembut


“Baik mas” ucap Naya sambil tersenyum hangat menatap lembut suami tercinta yang ada dihadapannya saat ini


Naya bersyukur, sangat sangat bersyukur dengan apa yang Maha Kuasa berikan pada dirinya. Semua perjalanan hidup yang dilaluinya sampai detik ini, dia sangat mensyukurinya karena Allah pasti memiliki rencana yang terbaik bagi hambanya. Semua yang terjadi dalam hidup ini pastinya tidak pernah lepas dari campur tangan Sang Pencipta…


.


.


.


See you next episode guys 😉~~~


Happy Wekend all 🎉

__ADS_1


Oh ya othor minta saran sama readers dong, menurut kalian kisah Kusir Kerajaan dan Si Siput Lemot a.k.a. Anton dan Sarah baiknya diterusin disini atau dibuat novel baru ya ???


Thanks buat semua yan sudah setia menanti IWB 🤗🤗🤗


__ADS_2