I Want Bunda

I Want Bunda
S2_ Kemenangan


__ADS_3

"Lihat aku sayang, aku pasti menang” ucap Derya pada Naya yang menunggunya disamping


“Semangat sayang” ucap Naya memberi semangat


“Beb, dukung aku juga ya” ucap sang anak muda meminta disemangati juga


“Fighting !” ucap sang pacar


“1, 2, 3, go…” suara mesin terus berbunyi seiring bola dilempar


“Hiyaaah,,, masuk,, masuk,,, yeees !!!” ucap sang anak muda bersemangat


“Wuuuhh, keren beb !” ucap sang pacar menyemangati disamping, Naya juga tidak mau kalah


“Semangat sayang,,, “ teriak Naya


“Siap sayang, lihat aku sudah memasukkan banyak” ucap Derya merasa menang padahal lawan disampingnya juga jago


“Ting,,,ting,,,ting,,,” mesin memberitahu waktu habis dan skor akhir terlihat


“Huuuh, Yes 450. Bagaimana dengan mu ?” ucap Derya


“Aku 500, Heahhh ! aku menang, hahaha…” ucap anak muda senang


“Aish, Hei ini hanya ronde pertama, berikutnya yang itu !” tunjuk Derya tidak mau kalah


“Mesin tinju, boleh juga” ucap anak muda tersebut menerima tantangan


“Ayo sayang, pasti ini aku pasti menang” ucap Derya mnarik lembut Naya, dia benar-benar ingin menunjukkan kehebatannya didepan sang istri


“Semangat !” ucap Naya tetap setia menyemangati disamping


“Bukh,,, bukh,,,bukh,,,,” anak muda itu yang pertama kali melayangkan tinjnya dan memberoleh skor 1.245


“Hm, lumayan…” ucap Derya kemudian bersiap untuk gilirannya


“Lihat aku sayang” ucap Derya sambil merenggangkan tubuhnya


“Bukhh,,,, bukh,,,bukh,,,,bukhh,,,,” Derya dengan semangat memukili samsak tinju dan akhirnya menang dengan skor beda tipis yaitu 1.300


“Yes, aku menang sayang…” ucap Derya senang memeluk Naya dan bergerak memutar bersama


“Mas, sudah Naya pusing” ucap Naya tidak sanggup


“Maaf sayang, cup…” ucap Derya meminta maaf dan dengan lembut mencium kening Naya


“Ya… jadi kalian sekarang seri. Untuk permainan terakhir apa sayang ?” Tanya Naya kemudian menatap sang lawan main


“Bagaimana degan itu, dance berpasangan ?” ucap anak muda tersebut


“Bagaimana dengan tembak zombie itu saja ?” tawar Derya segera mencari permainan aman untuk Naya


“Kak, dua permainan diawal kakak yang menentukan, kini giliran kami yakan Beb ?” ucap anak muda meminta pembelaan pada pacarnya


“Hm, Bro kau akan kalah jika kita bermain mesin dance itu, ganti yang lain saja !” ucap Derya menguji mental anak itu

__ADS_1


“Kak jangan sombong dulu. Aku dan pacarku juga jago bermain itu. Kita buktikan saja nanti” ucap anak muda itu mulai mendekati permainan


“Bro, kita belum kenalan ya ? Kenalin aku Derya” ucap Derya merangkul anak muda tersebut


“Aku Rey kak” jawabnya


“Oke Rey, bagaimana jika permainannya kita ganti ?” ucap Derya berdiskusi


“Kenapa Kak Derya ? aku lihat pacarmu aktif pasti kalian juga mendapat skor tinggi” ucap Rey


“Bro, pacarku sedang hamil. Tidak mungkin kau suruh dia lompat-lompatkan ?” bisik Derya


“Hamil ?” teriak Rey tidak percaya


“Siapa yang hamil beb ?” Tanya pacarnya Rey mendekat


“I,,,,itu…” ucap Rey sambil menunjuk Naya


“Kamu bisikkan apa sayang ? kenapa dia kaget ?” Tanya Naya juga mendekat, Naya tadi memperhatikan permainan dance sehingga tidak mendengar teriakan pacar Rey


“Hehe, aku hanya membujuknya agar mengganti permainan” ucap Derya terkekeh


“Ba,,, baiklah kita akan bermain tembak zombie saja” ucap Rey ragu


“Ba,,, baik” ucap pacar Rey juga merasa kasihan pada pasangan Derya karena hamil diluar nikah, pasti mereka kemari ingin menghibur diri pikir keduanya


“Beb, tapi kau takut horor” ucap Rey mengetahui itu


“Tidak apa Beb, yang penting kita semua happy” ucapnya


“Kalian memang anak muda yang baik, habis ini akan kami traktir makan gimana ?” tawar Derya sambil berbisik


“Ayo bermain” ucap Naya senang karena sudah lama tidak bermain disini, Naya juga tidak terlalu peduli dengan suaminya yang sering berbisik pada Rey dia pikir mereka sedang membicarakan permainan selanjutnya


“Bro, kau tau kan gimana wanita hamil ? moodnya sering berubah, jadi tolong bantu aku jaga mood pacarku ya” bisik Derya lagi menghasut agar dia bisa membanggakan diri pada Naya nanti


“Ba,,,baiklah kak” ucap Rey merasa terintimidasi


“Let’s go…” ucap Naya memasukkan koin dan permainanpun siap dimainkan


“Door,, puiing,,, dor,,,door,,,” suara mesin terus berbunyi seiring dengan mereka memainkannya


“Yeeaaay, menang !” teriak Naya sangat senang


“Ahahaha, sudah lama tidak memainkannya kupikir kita akan kalah sayang” ucap Naya yang kini berada dipelukan Derya


“Bagiamana bisa kalah jika ada aku sayang, akukan bisa diandalkan” ucap Derya mengelus pelan kepala Naya


“Selanjutnya kita main apa ?” Tanya Naya antusias


“Em, bagaimana dengan itu. Capit boneka ?” tawar Rey


“Baiklah, aku sering main ini untuk hadiah anak-anak dipanti dulu” ucap Naya berjalan lebih dulu


“Wah kakak mahir memainkkannya ? aku mau yang pink kak” ucap pacar Rey

__ADS_1


“Kak namaku Amel, kaka siapa ?” tanya pacar Rey yang bernama Amel


“Naya, namaku Naya mel” ucap Naya mulai fokus memainkan mesin capit


“Good Bro, thanks…” ucap Derya mengacungkan jempol pada Rey, akhirnya dia melihat istrinya itu berbahagia disini


“Ini card permainan disini, kau bawalah….” Ucap Derya memberikan kartu bermain yang sudah dia isi saldo


“kak, benar ?” Tanya Rey tidak percaya


“Ya, jangan sampai ketahuan pacarku” ucap Derya memanggil Naya dengan pacar membuat salah paham semakin jauh


“Siap kak !” ucap Rey kemudian mereka menyusul para perempuan dan terlihat Amel sudah memegang sebuah boneka ditangannya


“Kak Naya memang hebat” puji Amel saat Naya kembali berhasil mencapit boneka


“Beb, lihat aku juga bisa mendapatkannya untukmu” ucap Rey tidak mau kalah


Akhirnya Naya mendapatkan 6 boneka dan Rey tidak emndapatkan satupun, kemudian mereka beralih ke permainan balapan, mereka bermain bersama dan sungguh meacu jiawa anak muda mereka keluar. Tak terasa malam menyapa, mereka mengakhiri permainan ini dan mulai mencari makan malam


“Sayang, kamu mau makan dimana ?” Tanya Derya


“Naya ingin junk food boleh ?” Tanya Naya


“No, kamu harus jaga makanan yang masuk kedalam tubuh sayang biar dede cebong sehat disana” ucap Derya sambil mengelus perut Naya


Para pasangan muda yang ada dibelakang merasa bingung, kenapa mereka begitu terang-terangan seperti suami istri mengani kehamilan Naya.


“Beb, apa benar mereka pacaran ?” Tanya Amel mulai curiga


“Sepertinya mereka anak kuliahan yang baru lulus kuliah beb, sebentar lagi akan menikah makanya terang-terangan begitu” bisik Rey menjawab


“Kamu kapan nikahin aku beb ?” Tanya Amel


“Beb, kita kan sepakat setelah aku lulus kuliah dan dapat pekerjaan kita akan menikah. Kita baru semester awal loh beb” ucap Rey membujuk Amel


“Hm, iyadeh beb. jadi kita tetap mengikuti mereka ?” Tanya Amel


“Kak Derya berjanji akan traktir kita, mumpung gratis jangan disia-siain Beb” ucap Rey tetap mengikuti Derya


“Disini tidak apa kan bro ?” Tanya Derya setelah mereka berhenti didepan restoran Italia


“kak, apa tidak apa mentraktir kami disini ?” tanyaRey ragu karena restoran ini terkenal dengan harga menunya yang selangit


“Istriku sedang ingin makan pasta, ayo masuk” ucap Derya keceplosan membongkar acting mereka


“Istri ?” gumam keduanya bingung saling menatap ? apa mereka selama ini salah ? apakah merkea sudah menikah ? apakah itu kehamilan yang sah dimata hukum, lalu untuk apa simpati mereka tadi ? pikir keduanya bertanya-tanya


.


.


.


See you next episode ya 😉~~~

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak 👣👣👣


Walau udah hampir berekor 4 tapi jiwa tetap muda, ye kan Ayah bear 😉😉😉🤭


__ADS_2