I Want Bunda

I Want Bunda
Episode 167


__ADS_3

Beberapa minggu berlalu, usia kandungan Naya semakin membesar dan itu membuat Naya semakin berisi karena nutrisi yang harus dipenuhinya untuk sang bayi. Pagi ini begitu cerah, secerah hati seorang wanita yang sedang menyantap buah dipagi hari sambil menemani anak-anak bermain bola dihalaman rumah.


“Sayang, apa Aydin mau minum ? minum dulu yuk sepertinya kalian sudah kelelahan” teriak Naya memanggil anak mochi yang sedang bermain bersama teman-teman sekelasnya.


Kebetulan hari ini adalah giliran rumah Naya yang menjadi basecamp perkumpulan geng Macan (Mamah-mama cantik komplek SD ) para Ibu-ibu tersebut sedang berolahraga untuk menurunkan berat badan diruang jims rumah Naya, sedangkan Naya yang sedang mengandung memilih untuk mengawasi anak-anak bermain.


“Baik Bunda” ucap Aydin


“Ayo Adi, Nazib, Heru, Siti kita istirahat dulu” ajak Aydin


“Ah payah kalian, baru sebentar saja sudah kelelahan” ucap Siti anak perempuan satu-satunya namun bersikap tomboi


“Biarkan saja siti bermain sendiri, aku sudah lelah. Ayo Aydin kita hampirin Bunda kamu” ajak Heru


“Yaah, kalian ini tidak seru !” ucap Siti merajuk


“Nanti kita lanjut lagi ti, kita istirahat sebentar dulu yuk !” ucap Adi membujuk Siti


“Hm, baiklah” ucap Siti berjalan mendahului mereka


“Tante, Siti mau air yang warna merah” ucap Siti pada Naya


“Yang ini ? nah ini buat siti yang cantik” ucap Naya dengan lembut


“Jangan cantik tante, kereeen. Siti itu keren” ucap Siti dengan cemberut


“Hehehe, baiklah. Siti anak yang keren” Ucap Naya menggoda Siti, dia tau jika anak itu tidak suka bila dipuji cantik


“Terimakasih tante” ucap Siti sambil menerima gelas pemberian Naya dengan senyum bahagia


“Bunda, Aydin juga mau” ucap Aydin dan disusul oleh yang lainnya, Nayapun dengan senang hati membagikan minum dan buah kepada mereka yang kelelahan bermain


Naya bahagia melihat Aydin kini memiliki banyak teman, sangat berbeda sekali ketika pertama bertemu dengan anak mochi yang menggemaskan ini. Dulu dirinya hanya seorang anak yang menggemaskan dan penyendiri dengan ekspresi datarnya.


“Jeng, yakin gak ikut olahraga ?” ucap Jeng Ayu yang menghampiri Naya


“Hm, biarkan saja nanti bu sekalian selepas melahirkan baru olahraga untuk menurunkan berat badan” ucap Naya


“Ih bukan olahraga nurunin berat badan atuh jeng. Kalau lagi hamil mah terus gendutan itu hal wajar kali jeng” ucap Jeng Ayu


“Ya olahraga untuk memperlancar persalinan gitu Jeng maksudnya, nanti aku carikan pembimbingnya mau gak ?” ucap Jeng Lidya yang juga ikut keluar


“Kalau olahraga memperlancar kelahiran Naya juga sudah ada membicarakan dengan Mas Derya, Mungkin beberapa minggu lagi ketika usia kehamilan Naya sudah 8 bulan akan dimulai Bu” jawab Naya


“Oh baguslah kalau begitu” ucap Jeng Lidya


“Oh ya bu, Lusa Naya akan wisuda nanti setelahnya akan ada acara syukuran sekaligus acara 7 bulanan. Ibu-ibu datang ya” ucap Naya mengundang bu ibu


“Waaah, selamat ya Nay” ucap Jeng Ayu


“Terimakasih Bu” ucap Naya sambil tersenyum hangat

__ADS_1


“Hah ? ada apa ? ada kabar apa nih ?” Tanya Jeng Nia yang baru keluar


“Yeee, Jeng Nia datang-datang heboh sendiri” ucap Jeng Lidya


“Naya mau ngadain acara syukuran wisuda sekalian syukuran 7 bulanan bu” ucap Naya


“Owalah, makan gratis nih. Alhamdulillah” ucap Jeng Nia yang menghampiri Naya dan mendengar pembicaraan para bu-ibu tadi


“Kalau Jeng Nia mah, untuk urusan makan-makan pasti number one…” ucap Jeng Lidya meledek sambil mengankat telunjuknya ke atas


“Hehehe…” yang lainpun tertawa menimpali candaan Jeng Lidya


Begitulah keseharian Naya, dipenuhi dengan candaan bersama ibu-ibu dan menemani keluarga kecilnya dengan penuh kasih sayang


***


Sorepun tiba, Naya sedang menunggu suaminya datang sambil menyiapkan baju untuk acara wisudanya nanti.


“Waaah, baju Bunda sangat cantik ” puji Aydin yang sedang menonton tv diruang keluarga


“Terimakasih sayang, Bunda coba pakai dulu ya. Nanti Aydin nilai apakah bagus dibadan Bunda” ucap Naya dengan antusias, dia sudah memesan baju kembaran untuk keluarga besarnya agar bisa hadir dan foto bersama saat acara wisuda nanti


“Siap Bunda” ucap anak mochi


Nayapun masuk ke kamar dan mencoba pakaiannya, sekalian dia memakai toga untuk meminta penilaian yang lainnya. Nayapun selesai berganti pakaian dan keluar dari kamar


“Bagaimana sayang ? apa Bunda terlihat cantik memakai ini” Tanya Naya berdiri dihadapan anak mochi


“Hm, Kenapa memakai baju hitam seperti itu Bunda ? baju Bunda yang cantik jadi tertututpi” ucap anak mochi


“Oooh…” ucap aydin mengangguk paham


“Bagaimana ? apa Bunda cocok memakai baju ini “ Tanya Naya lagi


“Hm…” ucap Aydin sambil bergeleng kepala


“Terlihat lucu ya karena Bunda gendutan ?” ucap Naya menjadi kurang pd, karena waktu bercermin sendiri pun dia merasa tubuhnya begitu melar


“Tidak sayang, kamu terlihat sangat cantik. Tambah cantik lagi karena kamu bersedia mengandung buah hati kita. Terimakasih” ucap Derya yang baru datang dan mendapati Naya sedang bersedih


“Mas ? kapan pulang ?” ucap Naya sambil mengahadap kebelakang dan mencium tangan suaminya


“Baru saja sayang. Assalamu’alaikum” ucap Derya kemudian mencium kening sang istri


“Wa’alaikumsalam” ucap Naya dengan senyum hangat


“Hay Aydin, Bunda terlihat cantik kan ?” ucap Derya sambil mengediokan mata menyuruh Aydin mengangguk


“Iya Ayah” ucap Aydin mengerti


“Good Boy” ucap Derya merangkul anak mochi

__ADS_1


“Ayah, Ayah bau… jangan dekat-dekat Aydin” ucap Aydin ingin keluar dari rangkulan Derya


“Hehehe, maaf ya. Ayah sudah sangat kangen dengan anak Ayah yang satu ini” ucap Derya melepas pelukan dengan senyum usilnya


Naya hanya tersenyum melihat bercandaan ayah dan anak didepannya ini


“Assalamu’alaikum. Yuhuuu,,, Baginda raja ini titipan…nya…” ucap Anton yang masuk kedalam rumah dengan kantong kresek ditangannya


“Huwahahahahaa…” Anton tertawa gelak sesaat terdiam memperhatikan sesuatu


“Aku kira pepes ikan gosong, ternyata kanjeng ratu” ucap Anton yang ternyata menertawakan Naya


“Beneran Mas, apa Naya terlihat seperti pepes ikan ? segitu melarnyakah badan Naya ?” Tanya Naya dengan ekspresi sedih


“Tidak sayang, kamu tidak terlihat seperti itu. Kamu gendutan itu hal wajar karena kamu sedang mengandung” ucap Derya sambil memeluk Naya


“Hm, tapi Naya gendut mas” ucap Naya bersembunyi dipelukan Derya


“Sayang, kamu mau seperti apapun mas akan tetap mencintai dan menyayangi kamu. Mas akan semakin jatuh hati kepada kamu setiap detiknya. Karena Mas menyukai kamu bukan karena rupa ataupun bentuk badan kamu, tapi karena kelembutan dan sikap kamu yang meluluhkan hati Mas” ucap Derya dengan lembut


“Benarkah Mas ? terimakasih” ucap Naya membalas pelukan Derya, entah mengapa Naya semakin manja dengan suaminya ini ketika bertemu selalu menempel dan ingin berdekatan


“Ekheeem, kasian yang belom nikah nih. Masa meluk tiang…” ucap Anton menegur pasangan yang romantisan didepannya


“Ini semua juga gara-gara kamu ! cepat minta maaf atau …” ucap Derya mengacam


“Ehehehe, siap baginda” ucap Anton langsung tahu apa yang alan Derya ucapkan selanjutnya tanpa terucap dari mulut sang bos


“Mohon maaf kanjeng ratu, asisten ini hanya bercanda saja. Hehehe, jangan dimasukkan ke hati ya” ucap Anton meminta maaf


“Hm ya, lain kali jangan bercanda berlebihan Ton, apalagi sampai body shaming seperti tadi” ucap Naya memaafkan sambil menasihati


“Siap, laksanakan Kanjeng Ratu” ucap Anton memberi hormat


“Eh iya, ini martabak pesanan kanjeng ratu” ucap Anton teringat setelah kena tabok kresek martabak


“Terimakasih Anton, Naya kebelakang dulu ya mau ambil piring. Mas juga mandi dulu atuh, bersih-bersih. Anton jagain Aydin bentar ya” ucap Naya membagi tugas


“Siap bu Bos” ucap Anton sambil duduk dikursi dengan mengankat satu kakinya


“Heh, mana ada asisten duduk dirumah bos sesantai itu” tegur Derya


“Hehehe, sorry bos” ucap Anton cengengesan sambil menurunkan kakinya


.


.


.


See you next episode ya 😉~~~

__ADS_1


Alhamdulillah, author bisa upload lagi 😁 Thanks semuanya yang sudah setia menunggu IWB upload 🤗 sayang banyak-banyak untuk kalian semua ❤️


InsyaAllah akhir bulan agustus nanti autor bakalan rajin up karna sudah selesai kegiatan Bina Desanya ✨ Tungguin ya guys ☺️


__ADS_2