I Want Bunda

I Want Bunda
Episode 55


__ADS_3

"Derya ????” kata Naya dalam batinnya bingung


“Nay kamu lihatkan itu bos kamu ? kamu tau gak clien yang dia temui itu siapa ?” tanya Haris


“Hah, oh iya itu bos saya. Gak tau tuh siapa clienya dia, kan bukan urusan aku” sahut Naya pura-pura baru melihat


“Itu salah satu pengusaha makanan cepat saji Nay” Jelas Haris


“Ohhh….” Kata Naya


“Apa ini maksudnya ?” batin Naya mengira-ngira


“Nanti kamu pas clien itu keluar kamu samperin Bos kamu ya, aku mau ngomong sama clien itu sebentar. Halangin aja gitu biar bos kamu gak lihat aku” kata Haris menyebutkan rencananya


“Oh begitu, dia pikir aku tidak dapat membaca rencana ini sejak awal ? dia pikir aku masih Naya yang dulu, yang dibutakan cinta sehingga menutup mata dan telinga mengenai tindakan curang yang sering dia lakukan” batin Naya yang jengah dengan keadaan ini


“Sorry Ris, aku gak mau dan kontrak kita batal. Nanti aku kasih uang kompensasinya…” ucap Naya langsung berdiri


“Nay, kali ini aja… Please !!! clien ini tu kalau aku berhasil mendapatkannya pasti akan untung besar. Kamu nanti dapat komisi kok untuk rencana ini, tenang aja. Kan lumayan untuk menghidupi keluarga kamu dikampung” Bujuk Haris


“Tanpa gini aku juga bisa transfer uang ke ibuku ya Ris, maaf aku gak gila materi… ucap Naya langsung beranjang pergi


“He ah, jangan sok gak butuh uang gitu Nay. Aku tau utang Bapak kamu bejibun kamu tau gak tiap bulan para rentenir masih saja datang dan marah-marah ke ibu kamu. Kalau kamu ngikut rencana aku, aku jamin setidaknya sepertiga dari utang ayah kamu bakalan lunas” Kata Haris masih berusaha membujuk Naya


“Apa katamu ? rentenir itu masih berani datang kerumah ? Kamu jangan mengada-ada Ris ! ibuku bilang semua hutang sudah lunas” kata Naya tak percaya


“Haha,,, Ibu mana yang mau membebani anaknya Nay. Ibu kamu itu terlalu baik sehingga membuat dirinya tersiksa sendirian. Ayo gabung sama rencanaku untuk meringankan penderitaan ibumu ” kata Haris mempengaruhi Naya


Naya memicingkan matanya mencari kebohongan dari ucapan Haris, namun Haris tetap saja dengan percaya dirinya mengatakan semua itu entah itu kebenaran atau kebohongan Naya tidak dapat mendeteksinya.


“Thanks atas omongan kamu, tapi aku tidak tertarik “ kata Naya kemudian benar-benar keluar dari rumah makan tersebut


Dan saat itu berpapasan sekali dia dengan sang bos yang keluar dari restoran…


“Bundaa….” Teriak anak mochi dari sebrang jalan


“Hay Aydin,,, diam disana ya jangan nyeberang. Biar Bunda saja” kata Naya karena khawatir Aydin akan menyebrang tiba-tiba

__ADS_1


“Baik Bunda” ucap Aydin dengan kedua jempolnya


“Hay sayang,,, Aydin sudah makan siang ?” tanya Naya karena sudah hampir jam 12 sekarang


“Sudah Bunda” ucap Aydin yang sudah memeluk naya


“Apa yang kamu lakukan didekat sini ?” tanya Derya


“Anu bos, oh itu,,,, saya tadi bersama clien saya disini tapi dia berencana untuk mengambil alih clien bos yang pengusaha makanan cepat saji itu bos… Ayo bos dimana pengusaha itu, kita harus menghalangi agar tidak direbut ” kata Naya yang gugup karena secara tidak langsung dirinya benar-benar mengaluhkan perhatian dari cliennya hari ini


“Aduh,,, apa jangan-jangan Haris sudah berhasil menemui clien pak Bos” batin Naya khawatir


"Kamu pergi makan siang dengan laki-laki ?" tanya Derya memastikan


"Hm, gak juga bos. tadi dia itu clien saya dan saja menjadi tourguide dia untuk kulineran" jelas Naya


“Sudah biarkan saja, jika clien saya itu memang mau bekerjasama dengan saya besok dia akan datang keperushaan untuk tanda tangan kontrak” ucap Derya yang merasa yakin cliennya tidak kelain perusahaan untuk bekerjasama


“Saya sudah beri tahu ya Bos, jangan salahkan saya jika sesuatu terjadi” kata Naya yang senang karena tindakan Derya tidak sesuai ekspektasinya


“Sayang Bunda mau pulang dulu ya, Aydin jadi anak yang patuh ya” ucap Naya berpamitan kepada Aydin


“Nggggg,, jangan Budaaa… Aydin masih ingin bersama Bunda” kata Aydin merengek


“Bunda belum makan siang sayang, kan Aydin juga harus tidur siang setelah ini. Jadi nanti saja ya Bunda menemani Aydin…” kata Naya yang merasakan hawa-hawa orang tidak suka ketika anaknya lebih menyukai orang lain


“Huuuwaaaaa,,, Bundaaa….” Rengek Aydin lagi


“Kenapa dengan anak mochi ini ? kenapa manja sekali hari ini ?” batin Naya


“Bundakan janji katanya dulu mau Bantu Aydin untuk bujuk Ayah biar Aydin bisa sekolah, Bunda belum menepatinya” kata Aydin membujuk Naya agar tetap bersama dirinya dan ayahnya


“Hehe, iya sayang nanti Bunda bujuk kok Ayahnya Aydin” kata Naya canggung karena dia terlupa akan janjinya itu


“Sekarang Bunda,,, Aydin ingin cepat-cepat sekolah “ kata Aydin lagi


“Apa yang kalian diskusikan ? cepat masuk !” kata Derya yang sejak tadi sedang sibuk berbicara dengan Anton sehingga dia tidak tahu apa yang Aydin dan Naya ceritakan

__ADS_1


“Ya kamu masuk ! karena kamu tidak ada kerjaan jadi kamu temani Aydin tidur siang saja. Setelah ini saya masih ada urusan diluar” ucap Derya


“He ah dia pikir aku ibu rumah tangga ? aku ini wanita karir yang juga banyak kerjaanya” batin naya tidak setuju dibilang tidak ada kerjaan


“Nanti saya transfer untuk upahnya” sambung Derya


“Bener ya bos ? saya ini juga harus bekerja untuk menghidupi keluarga dikampung” Kata Naya


“Iya, cepat masuk” kata Derya sambil berjalan memasuki mobil dikursi depan


“Siang Nay” sapa Anton yang sudah standby dikursi kemudi


“Siang Ton...” balas Naya


Aydin sudah duduk dipangkuan Naya, Naya yang mengerti bahwa anak mochi ngantuk dia juga sambil menepuk pelan pundak anak mochi dan bersenangdung shalaeat dengan pelan


“Apa yang kamu bisikan pada anak saya ? jangan pernah kamu mengajarinya hal-hal yang buru ya ! ” tanya Derya sambil memperingati, karena jika dilihat dari kaca spion depan nampak Naya seperti berbisik kepada Aydin


“Saya tidak berbisik bos, hanya menyenandungkan shalawat untuk membuat Aydin lebih cepat tidur” jawab Naya


“Hm…” sahut Derya yang artinya sudah cukup dirinya sudah mengerti


“Bos “ kata Naya ingin membicarakan sesuatu


“Apa ?” kata Derya singkat


.


.


.


.


.


See you next episode ya 😉~~~

__ADS_1


__ADS_2