
Kehangatan begitu terasa didalam ruangan tersebut. Walau hanya bisa berada diatas kasur namun melihat semua pemandangan didepan matanya ini membuat kebahagiaan Naya tidak luntur.
Ada suami yang siap siaga mengurus keperluannya, ada ibunya yang memberikan wejangan dan nasehat ketika Naya bimbang apakah dirinya siap menjadi seroang ibu, ada Nenek dan Kakek yang jauh-jauh menghampiri dirinya, ada adik-adiknya yang mengisi keceriaan disana, dan anak mochi yang selalu membuatnya tersenyum. Bagaikan obat yang selalu bisa menyembuhkan kala memandang wajahnya, itulah Aydin.
“Oh ya sayang, kita akan menginap disini beberapa hari. Mas juga sudah mengosongkan ruang sebelah jika ada yang ingin menginap nantinya” ucap Derya memberitahu
“Baik mas, terimakasih” ucap Naya
“Cup, sayang mas yang berhutang terimakasih pada kamu” Ucap Derya tersenyum hangat
Tatahapan hangat menjadi saksi ketulusan mereka, walau hanya dengan mata namun semua yang tidak bisa dirangkai dengan kata seakan tersampaikan dengan tatapan lembut itu, sampai tiba-tiba…
“Yuhuuuuuu, kusir kerajaan tiba” ucap Anton saat membuka pintu dan itu membuat semua perhatian tertuju pada Anton
“Eh ada banyak orang ternyata, hehehe” ucap Anton yang merasa kikuk karena ditatap banyak orang
“Permisi, Assalamu’alaikum. Saya mau ngantar paket” ucap Anton spontanitas menjadi sopan
“Wa’alaikumsalam. Silahakan masuk Nak Anton” ucap Nisa menyuruh Anton masuk
“Terimakasih ibu Mertua” ucap Anton masuk dengan sopan
“Kamu nikah dengan anak saya yang mana ?” Tanya Nisa bingung dengan panggilan tersebut
“Sama Sarah bu, tapi nanti tunggu lulus dulu” jawab Anton
“Sarahnya mau sama kamu ?” Tanya Nisa
“Maukan Rah ?” ucap Anton melempar pertanyaan pada Sarah
“Gak, Om Anton ketuaan untuk Sarah” ucap Sarah asal
“Eits, jangan lupa keuntungan kamu Rah” ucap Anton mengingatkan kanjeng siputnya itu
“Oh iya, mau deh om” ucap Sarah setelah mengingat keuntungan yang dia dapat, dengan adanya Anton semua tugas beres...
Sarah juga semakin pintar karena Anton bukan sekedar mengerjakan tugasnya, namun melatih dirinya untuk bisa menjawab dan memahami tugas tersebut.
“Siiip, cakeep” ucap Anton sambil memberi dua jempol pada Sarah
“Oh ya Bos, nih perlengkapan anda dan juga Aydin” ucap Anton sambil menyerahkan sebuah koper kecil
“Terimakasih Ton, letakkan disamping box bayi” ucap Derya
“Siap, laksanakan” ucap Anton
__ADS_1
“Eh, kok nama bayinya aneh ?” gumam Anton yang ternyata terdengar oleh Derya
“Aneh, maksud kamu Ton ?” Tanya balik Derya
“Itu Bos, namanya kok baby K ? jadi apa kepanjangannya ? K untuk Kakanda, Kanjeng Ratu, Keong Mas, Keong Racun, K….” ucap Anton sambil berpikir
Tuuuuk ! Sebuah botol kosong mendarat dikepala Anton
“Tuh, baca tulisan dibawahnya!” ucap Derya yang merupakan pelaku botol terbang tadi
“Oooh, Kila dan Kivanc. Bagus bos” ucap Anton kembali memberi dua jempolnya
“Aneh-anh saja om ini, masa memberi nama bayi begitu” ucap Sarah
“Yakan aku gak pengalaman Rah buat beri nama bayi, belum punya anak soalnya” jawab Anton
“Bikin anak kalo gitu om, biar punya pengalaman” ucap Sarah asal ceplos
“Ya ayuk, kamunya siap gak ?” ajak Anton
“Lah kenapa Sarah om ?” Tanya Sarah bingung
“Kamukan pacar saya” ucap Anton lagi
“Cukup Ton ! itu anak saya mau nangis. Lebih baik kamu kerumah saya, tolong periksa kamar baby apakah semuanya sudah lengkap” ucap Derya menghentikan perdebatan tersebut
“Terus ?” Tanya Derya
“Hehehe, 5 menit ya bos. Gak akan bikin ribut kok” ucap Anton memohon
“Ya” jawab Derya singkat
5 menit berlalu begitu saja, para keluarga juga sangat menyukai baby K. riuh semakin menjadi ketika Baby Kila membuka matanya, bayi yang baru lahir tersebut nampak tidak peduli dengan orang-orang dia hanya mengecapkan mulutnya mencari sumber nutrisi.
“Waah, Baby Kila udah bangun” ucap Sarah yang saat ini menggendong Baby tersebut
“Oeeeek,,, oeeekkkk…” Baby Kilapun menangis karena tidak menemukan asupan nutrisinya
“Yaaah,, Yaaah Nangis Kak. Gimana nih ?” ucap Sarah panik
“Kasih ke Naya Rah, aduh itu anak orang hati-hati rah” ucap Anton yang ikut panik saat melihatnya
“Sini Dek Kilanya” ucap Naya kemudian menggendong Baby Kila dan mencoba menenangkannya
“Sepertinya mereka sudah pada lapar. Kalau begitu kami pamit dulu ya Nak Naya, biar kamu bisa memberi asi dengan tenang” ucap Alara yang mengerti keadaan disana
__ADS_1
“Terimakasih Grandma sudah menjenguk Naya” Ucap naya sambil menyalimi tangan Alara
“Iya Nak Naya, kamu juga jaga kesehatan ya dan selamat atas kelairan kamu” ucap Alara mengusap pelan kepala Naya
“Grandma juga jaga kesehatan ya, Terimakasih grandma atas ucapan dan hadianya” ucap Naya tulus, Alara hanya mengangguk merespon ucapan Naya tadi.
“Jaga kesehatan kamu” ucap Metin mendekat
“Terimakasih Grandpa” ucap Naya juga ikut menyalimi Metin
Alara dan Metinpun pergi keluar untuk istrirahat dipenginapan mereka, sementara itu Anton masih saja menggoda Sarah dan itu tidak luput dari pandangan Derya.
“Ton, ini sudah lebih dari 5 menit” Tegur Derya
“Eh iya bos, hehehe… Khilaf saya bos” ucap Anton cengengesan
“Sayang, Mas keluar sebentar ya mengantar Anton” ucap Derya pamitan kepada Naya
Naya hanya mengangguk dan tersenyum mengijinkan Derya pergi
“Sini Ton !” ucap Derya saat mereka tiba diluar ruangan
“Siap Bos” ucap Anton siap seperti biasanya
“Sterilkan ruangan baby, tolong pilah baju dan juga mainan disana sesuai warnanya. Saya ingin mengganti wallpaper kamar, harus terlihat girly disalah satu dindingnya !” ucap Derya mengatakan idenya
“Kan kamar mereka sudah didesain netral bos. Cocok untuk bayi laki-laki dan perempuan” ucap Anton bersaha bernegosiasi agar pekerjaanya tidak bertambah
“Tidak, itu terlalu monoton untuk dilihat bayi. Kamu carikan referensinya nanti kirim ke saya” ucap derya langsung menolak
“Tapi bos,,,” ucap Anton lagi ingin protes
“Waktu kamu 3 hari” ucap Derya kemudian pergi kedalam ruangan meninggalkan Anton dengan sejuta beban dipundaknya
“Yang punya anak siapa, yang repotnya siapa… Huuuuuh, untung bos kalau bukan dah aku santet tuh orang !” batin Anton yang kesal dengan tugas dadakan yang diberikan Derya
.
.
.
See you next episode ya 😉~~~
Jangan lupa tinggalkan jejak 👣
__ADS_1
Nambah personil kerajaan sama dengan nambah pekerjaan Asisten Serbaguna kita 😁 Semangat Anton 💪