I Want Bunda

I Want Bunda
S2_ Conan


__ADS_3

Keesokan harinya Anton berubah menjadi seseorang yang misterius, dengan kacamata bertengger dihidungnya, dasi kupu-kupu dan setelan rapi dengan celana pendeknya. Tak lupa kaca pembesar berada disaku dan sebuah kamera digital tergantung dilehernya


“Hari ini kau jadi apa Ton ?” Tanya Derya yang kaget saat dijemput oleh asistennya pagi ini


“Hehe, ini cita-cita saya dari kecil Bos. Berkat kakak ipar saya bisa merasakannya” ucap Anton tersenyum riang


“Oh, tentang mengawasi Bu Angel itu ?” ucap Derya yang teringat pembicaraanya dengan sang istri tadi malam, berkat pembicaraan itu dirinya mendapatkan bonus banyak dari sang istri


“Iya, bos sudah tau kan ? pasti kanjeng ratu sudah meminta ijin dengan baik” selidik Anton sambil melihat wajah sang Bos pagi ini sungguh sumringah


“Ya, dia adalah Nayaku. Pasti berhasil membujukku dengan caranya itu” ucap Derya tesenyum karena perjanjian cocok tanam yang sudah disepakati tadi malam


“Assiiik, entar kalau aku minta naik gajih minta Kakak ipar deh yang bujuk Bos lagi, kalau kakak ipar lelah aku siap bantu” gumam Anton tiba-tiba mendapatkan ide seperti itu


“Pltak ! anganmu tidak akan pernah terkabul dan amit-amit jabang cicak jangan harap kau bisa mengganti Naya untuk membantunya, itu hanya bisa dilakukan oleh Naya !” ucap Derya menyentil kepala Anton


“Shht, sakit bos… memangnya kanjeng ratu pakai cara apa sih ?” ucap Anton sambil mengusap kepalanya


“Kau terlalu banyak tanya untuk ukuran seorang laki-laki ! Platak !” Derya kembali menyentil sang asisten yang hari ini sedang merangkap menjadi kusir dan prajurit kerajaan


“Aduh,,, saya lagi nyetir bos, entar kesenggol dikit lecet nih mobil” ucap Anton sambil mengusap kepalanya


“Ya potong dari gaji kamu saja” ucap Derya enteng


“Haaah, bagaiamana saya membelikan skincare istri jika gajih saja kena potong mulu” batin Anton sambil menghembuskan nafas kasar


“Bos kita sudah sampai” ucap Anton saat tiba didepan perusahaan


“Ya, ijin kamu hanya sampai makan siang saja. Habis itu datang ke kantor, kita aka nada meeting bersama pemegang saham hari ini” ucap Derya sambil melepas sabuk pengamannya


“Siap baginda raja, laksanakan !” ucap Anton memberi hormat


“Dan ingat jangan ke kantor dengan peralatan dan pakaian seperti ini, jadilah normal saat aku melihat kamu kembali” ucap Derya sebelum masuk keperusahaan


“Hehe, boleh jika nanti saya tidak lupa bos” ucap Anton yang menurunkan kaca mobilnya


“Hm, lihat saja nanti” ancam Derya


“Baik bos, baik perintah akan dilaksanakan” ucap Anton tidak berani

__ADS_1


“Hm” Deryapun berlalu dan masuk keperusahaan dengan gaya gagahnya


“Yosh, baiklah misi pertama akan segera terpecahkan !” ucap Anton merapikan dasi kupu-kupunya kemudian segera menginjak gas untuk melaju menuju tempat pengintaian pertama


Dimulai dari rumah target, dirinya menunggu tidak jauh dari pagar rumah yang cukup mewah itu. Selang beberapa menit mobil pertama keluar dari rumah, nampak dari kaca mobil yang diturunkan jika itu adalah Aldo yang melambaikan tangan padanya


“Yosh, god job dia memberikan kode yang benar, tapi tidak sambil lambai tangan juga kali


...” gumam Anton karena dengan ini dia tahu jika mobil selanjutnya pergi tiu pasti Bu Angel, dengan mobil yang sudah dikenalinya tidak mungkun dia salah mengikuti


30 menit berlalu membuat Anton sedikit bosan, namun setelah itu kejadian menarik terjadi dihadapannya. Sebuah mobil berhenti tepat didepan pagar dan memberi klakson untuk dibukakan pagar namun tak kunjung dibuka.


“Aish ! Heey Angel. Buka pagar ini, rumah ini juga ada hak ku !” teriak seorang lelaki dewasa yang nampak maskulin turun dari mobil


“Cih, dasar wanita brengsek penggila harta ! keluar kau !” teriak lelaki itu lagi


“Wuuih cerita menarik nih, harus diabadikan terus ditulis novel biar gak kalah sama film-film di cannel ikan terbang. Ibu mertua pasti suka nih” ucap Anton segera mengeluarkan kameranya dna menjepret


“Angel keluar kau !” teriak pria tersebut kini mulai memukul pagar


“Tiit,,, tiit,,,” sebuah mobil kembali berhenti didepan pagar


“Selamat pagi Pak. Mohon maaf mobil anda menghalangi jalan, saya bisa masuk sendiri pak” ucap lelaki yang ada didalam mobil, menjawab dengan ramah


“Hm, itu si Haris kan ? pegawai magang di perusahaan tapi gayanya udah wah aja, sepertinya lunya backup yang tangguh” ucap Anton sambil menggunakan kaca pembesarnya


“Ah iya, benar ini adalah kandidat nomer 1 yang dekat dengan bu Angel” ucap Anton segera teringat


“Baik, terus pria yang sejak tadi marah-marah siapa ?” ucap Anton lagi mengarahkan kaca pembesar


“Wah bule nih ? tapi kok fasih ya bahasa indonesianya. Apalagi pas marah-marah tadi jelas banget Indonesianya” ucap Anton terus meneliti lekuk wajah si Pria yang marah-marah itu


Mereka berdua masih berdebat dan tidak ada yang ingin mengalah, sampai pagar itu terbuka dari dalam dan nampak sosok wanita yang dipanggil sejak tadi keluar dari dalam


“Angel ! biarkan aku masuk dan mana anakku ?” Tanya lelaki bule tersebut menahan tangan Angel


“Lepaskan Hans, kita sudah tidak ada hubungan sama sekali. Kau bukan siapa-siapaku dan hak asuh Aldo ada ditanganku, kau tidak bisa merebut apapun lagi dariku” ucap Angel dengan berani


“Kaau….” Ucap Hans dengan emosi sambil mengangkat tangannya untuk menampar

__ADS_1


“Grep… cukup ! jangan pernah anda kasar pada wanita” ucap Haris dengan sigap menahan tangan Hans


“Cih, kau bocah ingusan untuk apa ikut campur urusan rumah tangga orang” ucap Hans segera menepis tangan Haris


“Kita sudah tidak ada hubungan apapun lagi setelah kau pergi begitu saja 3 tahun yang lalu. Aku sudah mengurus semuanya kemeja hijau. Jangan lagi hadir di hidupku !” ucap Angel dengan tegas


“Heh, aku kembali untuk mengambil anakku dan merebut semua hartaku yang kau gunakan” ucap Hans


“Hans ? terdengar seperti utusan dari perusahaan luar negri yang akan bekerjasama dengan kita” gumam Anton yang terus memperhatikan drama real life dihadapannya


“Hartamu hanya cukup untuk biaya persalinan Aldo, kuganti semua. Berapa maumu ?” ucap Angel menantang


“Seratus ribu dollar dengan bunganya” ucap Hans dengan enteng


“Hah, bahkan biaya persalinan tidak sampai sepuluh persen dari itu” ucap Angel mengejek


“Aku sudah menghitung semuanya, dengan biaya bunga sepuluh persen tiap bulannya” ucap Hans


“Pergilah sana, itu semua hanya leluconmu yang sama sekali tidak lucu” ucap Angel menerobos Hans dan segera masuk ke mobil Haris


“Cih, wanita rendahan….” Gumam Hans sambil mengeluarkan sesuatu dari kantong celananya


“Iiii.... iitu….”Anton kaget saat melihat benda tajam yang mengkilap saat terkena sinar mentari itu kini berada ditangan Hans


“Aduh, apa ? apa yang harus kulakukan” ucap Anton panik sambil melihat kesana kemari siapa tau ada benda yang bisa membantunya


“Ah iya, kunci ? mana kunci mobil” ucap Anton dengan panic meraba sakunya untuk mencari keberadaan kunci mobil


“Ah ini dia !!!” ucap Anton dengan senyum sumringah menjunjung tinggi kunci yang akhirnya berhasil dia temukan


“Tiiiiiiiiiiiitttttttt!!!” dengan segera Anton membunyikan klakson mobilnya


.


.


.


See you next episode ya 😉~~~

__ADS_1


Thanks yang sudah setia menanti, maafken othor yg gak bisa update beberapa hari ini 🙏🙏🙏 sebagai gantinya author bakaan double Up hari ini. Tungguin ya 🤗🤗🤗


__ADS_2