
“Ipan cendili, hehehe…” ucap Kivanc cengengesan menunggu untuk dipuji
“Sayang, jika Kivanc pergi ke sekolah seperti ini, nanti membuat yang lain kaget” ucap Naya mendekat dan merapikan bedak Kivanc
“Kenapa meleka kaget Unda ?” tanya Kivanc
“Karena wajah Kivanc terlalu putih seperti adonan yang ditepungi, hehhee” ucap Naya bercanda
“Ue ? ipan cuka makan ue Unda” ucap Kivanc
“Kalau begitu ayo makan kue” ucap Naya mengajak keduanya segera sarapan
“Ana kuenya Unda ?” tanya Kivanc mencari-cari
“Ini Kue selai strawberry ala Bunda” ucap Naya meletakkan roti selai diatas piring Kivanc
“Ini loti Unda, ukan ue” ucap Kivanc cemberut bebek
“Kenapa cemberut seperti bebek sih sayang, nanti setelah pulang sekolah kita ke toko kue deh Kivanc boleh pilih satu kue apa saja yang Kivanc inginkan bagaimana ?” ucap Naya membuka penawaran
“Ua Unda, olehkan ?” ucap Kivanc menawar
“Baiklah dua, tidak lebih ya sayang” ucap Naya mengelus pelan rambut Kivanc kemudian duduk dikursinya dan ikut sarapan
“Baik Unda” ucap Kivanc memulai sarapannya
“De Ila hali ini ita acalan agikan ?” tanya Kivanc
“Uhuukk,,, uhuuuk,,,” Naya tersedak mendengar ucapan Kivanc
“Acalan ? apa itu bang ?” tanya Kila bingung
“Itu, ita belangkat belcama kecekolah, telus belmain belcama dengan olang yang ita cayang, de Ila cayang abang juga kan ?” Tanya Kivanc sambil menjelaskan
“Hm,,,” ucap Kila mengangguk pelan
“Nah, adi ita bica pacalan kalena caling cayang ata Ayah egitu” ucap Kivanc sambil menoleh kepada Derya
“Bukan, Ayah tidak bilang begitu. Kan kata Ayah pacaran itu hanya untuk orang dewasa bukan untuk anak kecil Boy” ucap Derya membela diri, karena tatapan Naya sudah seperti singa betina yang menatap daging
“Cenapa hanya oleh olang dewaca ? cenapa Ipan macih kecil idak oleh ?” tanya Kivanc penasaran
“Em, ya karena….” Derya berpikir mencari alas an
“Abang, sayangnya Abang pada de Kila dan sebaliknya itu bukan sayangnya orang yang pacaran atau seorang kekasih. Sayang kalian itu adalah sayang seorang saudara, saudara itu harus saling melindungi dan menyayangi bukan ?” ucap Naya menjelaskan dengan lembut karena ada Aydin juga disana, sekalian membuat mereka memahami kata pacaran ini
“Benal. Unda celing bilang cebagai abang, Ipan halus lindungin de Ila dan cayangi uga” ucap Kivanc mengangguk
“Nah, rasa sayang yang itu beda sama pacaran bang. Benar kata Ayah pacaran hanya boleh dilakukan orang dewasa karena pacaran itu agar orang saling mengenal lalu menikah, agar pasangan itu berakhir bahagia dan menjadi sebuah keluarga” ucap Naya memilah perkataan yang mudah dipahami
“Adi, kalau olang pacalan itu halus menikah ya Unda ?” tanya Kivanc
“Ya, kebanyakannya begitu sayang. Nah makanya itu hanya untuk orang dewasa, kalaunya anak-anakkan masih belajar jadi mereka harus menjalankan tugas utama mereka yaitu ?” tanya Naya
“Belajaaal…” jawab Kivanc dan Kila bersamaan
“Betul, jadi Kivanc dan Kila dan juga Ka Aydin jangan pacaran dulu ya nanti belajarnya terganggu sayang, boleh ?” ucap Naya bernegosiasi
__ADS_1
“Kenapa pacaran itu memganggu pelajaran Bunda ?” tanya Aydin
“Em,,, pacaran itu hal yang merepotkan sayang. Aydin harus lebih besar lagi nanti akan mengerti dengan sendirinya” ucap Naya dengan lembut
“Baik Bunda” ucap Aydin
“Boyeh Unda, Ipan idak ingin menikah, Ipan ingin dicini caja selamanya belsama Unda, Ayah, De Ila dan ka Ay dan uga dede Ayi” ucap Kivanc serius
“Hehhehe, Kivanc akan mengerti jika sudah besar nanti” ucap Naya terkekeh dengan perkataan polos Kivanc
“Jika pacaran hanya untuk orang dewasa berarti Om Bram harus pacaran dulu baru bisa menikah dan memberikan ibu baru untuk Nia ?” ucap Kila yang ternyata sedang ebrpikir keras kearah sana
“Ya, bisa dibilang begitu sayang” jawab Naya
“Ahaa agaimana jika ita inta Om Blam pacalan dengan Teh Canti, Ipan ihat Teh Canti cangat cayang engan Nia, Nia juga cayang Teh Canti” ucap Kivanc berantusias
“Tapi apa om Bram juga sayang dengan Teh Santi ?” tanya Kila
“Entahlah, ayo ita coba uktikan” ucap Kivanc
“Kalian mau menjodohkan Bram dengan Santi pengasuh Nia itukan ?” tanya Derya
“Codohkan ?” tanya Kivanc bingung
“Maksud Ayah kalian mau bantu Om Bram untuk pacaran dengan Teh Santi gitu ?” ucap Derya segera mengganti kata yang dipahami anak-anaknya, jika harus menjelaskan kosa kata baru akan menghabiskan waktu satu jam agar mereka paham dengan betul
“Hm, Nia cangat ingin unya Ibu Yah, Adi ita halus antu !” ucap Kivanc mengangguk
“Ayah juga setuju, nanti Ayah bantu” ucap Derya ingin ikut berpartisipasi untuk sahabatnya itu
“Yeey,,, Nia akan cenang jika unya Ibu” ucap Kivanc bahagia
“Tenang saja sayang, Mas tau bagiaman sikap Bram ini” ucap Derya meyakinkan Naya
“Hm, baiklah semoga semuanya berjalan lancar” harap Naya
“Oke, hari ini Ayah akan ikut menjemput kalian, Ayah punya rencana untuk ini” ucap Derya memutuskan
“Mas ?” ucap Naya meminta penjelasan tentang rencananya
“Nanti kau juga akan tahu sayang, Mas berangkat duluan ya” ucap Derya berdiri dan mencium kening Naya
“Ayah mau berangkat kerja sekarang, ada yang mau meluk Ayah ?” tanya Derya menunggu anak-anaknya menghampiri
“Krik,, krik,, kriik,,” semuanya tidak bergerak sama sekali dan malah sibuk menyunyah sarapannya
“Eh ? tidak ada yang ingin memeluk Ayah nih ?” gumam Derya tidak yakin
“Oh iya, aku lupa mantra ajaibnya” batin Derya baru teringat
“Siapa yang mau memeluk Ayah akan dapat uang jajan” ucap Derya percaya diri
“Ipaaan,,, ipaan mau jajan ue ciang ini” ucap Kivanc segera turun dari kursinya
“Aydin,,, Aydin ingin beli komik ditoko buku pulang nanti” ucap Aydin juga ikut berlari
“Kila, Kila ingin jajan” ucap Kila juga bersemangat dan semuanyapun berebut memeluk Derya
__ADS_1
“Bukh,,,,” Kivanc mendarat lebih dulu memeluk Derya dari sebelah kanan
“Bukh,,,” pelukan kedua dari Aydin dia memeluk dari depan membuat Derya terundur satu langkah
“Bukh,,,” pelukan kembali menghantam dari sisi Kiri
“Bunda juga mau jajan !!!” ucap Naya ikut berdiri dan berlari menghampiiri suaminya, koleksi daster impiannya akan segera terbeli hari ini
“Tunggu,,, tunggu Bunda…” ucap Derya panic
“BUUUKHHH !!!” kali ini bunyi lebih nayring karena mereka semua terjatuh keatas sofa ruang keluarga
“Beraaat….” Ucap Derya yang terhimpit
“Ahahaha,,,” tawa Naya pecah saat melihat wajah Derya kusut dan rambut yang berantakan karena terjerembab di sofa
“Hiyaaah,,,, peluk elat-elaaat” ucap Kivanc tidak mau lepas agar jajanya semakin bertambah
“Cukup,,, cukup anak-anak. Ayah sudah tidak bisa bernafas” ucap Derya ngos-ngosan
“Eh, cudah ya… yeaay. Jajan !” ucap Kivanc segera melepas pelukan
“Ayaaah…” ucap mereka semua sambil menengadahkan tangan, setelah melepas pelukan
“Iya, iya,,, Ini manfaatkan dengan baik, jangan jajan berlebihan, ingat untuk saling berbagi, jangan dihabiskan semuanya tabung sebagian jika kalian ingin membeli barang yang lebih mahal kalian harus menanbung” ucap Derya memberi beberapa uang lembaran biru secara adil sambil berceramah,
“Terimakasih Ayah” ucap mereka satu persatu dan menyalimi tangan Derya
“Ayah, punya Bunda tidak cukup segini” ucap Naya yang melihat ceban ditangannya
“Bunda harus nabung ya” ucap Derya seperti pak Guru yang memberi tahu muridnya
“Ayaaah, sini Bunda rapiin bajunya, wah rambutnya juga berantakan ternyata” ucap Naya menggunakan jurus merayunya
“Terimakasih Bunda” ucap Derya tersenyum senang
“Untuk Bunda nanti Ayah transfer” bisik Derya membuat Naya semakin sumringah
“Hati-hati Ayah, Cup…” Naya mencium pipi Derya
“Dadah Ayah…” ucap anak-anak kembali duduk dikursi makan dan melanjutkan makan saat uang sudah masuk kantong mereka
“Tidak mengantar sampai kedepan nih ?” tanya Derya namun anak-anak tidak memperhatikan ucapan Derya
“Biarkan saja mereka Mas, Naya yang mengantar Mas kedepan, mereka juga harus segera menyelesaikan sarapna agar segera berangkat sekolah” ucap Naya menghibur Derya
Keduanypun berjalan kedepan, Deryapun berangkat kekantor dengan diantar oleh sang istri tercinta sampai pintu depan. Mobilpun melaju dan ketika sudah keluar pagar Naya kembali masuk kedalam rumah untuk mengurus buah hati mereka yang kini sudah semakin besar, namun satu cebong yang masih belum lahir nampak anteng didalam perut pagi ini.
.
.
.
See you next episode ya 😉~~~
Jangan lupa like, komen dan Vote jika berkenan ✨✨✨
__ADS_1
Maaf ya pagi ini author telat uploasnya, tapi yang pasti IWB double K akan upload tiap hari, Thanks all sudah setia membaca novel author✨✨✨