I Want Bunda

I Want Bunda
Episode 15


__ADS_3

"Ya, tapi kamu selesaikan dulu masalah Aydin yang tidak ingin ikut. Terserah kamu seperti apa, tapi pastikan dia tetap aman” kata Derya mengakhiri panggilan telpon dan kemudian masuk kekamarnya untuk memakai dasi dan jasnya


***


Belum sempat Anton menjawab ucapan bosnya, telpon sudah terputus…


“Aish,,, nasib gue gini banget ya, punya Bos apa-apa gue kena mulu “ gumam Anton mengungkapkan kekesalannya


“Hm,,, terserah gue yang penting Aydin aman ? “ Ucap Anton mengulang ucapan bosnya sambil memikirkan solusi


Disela berpikir tiba-tiba ada beberapa orang yang lewat didepan ruang kerjanya, Ruang kerja Anton berdinding kaca yang ditutupi dengan tirai , sehingga jika dari dalam bisa melihat seseorang yang lewat didepan ruangan tersebut.


“Ah,,, itu bukannya para pegawai baru yang diterima saat wawancara kemaren ya ? sepertinya Mbak Nayyara juga ada disitu” kata Anton pada dirinya sendiri


“Ahaaa,,, I have good idea !!!“ ucap Anton tersenyum dan langsung mengangkat ganggang telpon yang ada dimejanya.


Anton menghubungi bagian HRD untuk memanggilkan Naya datang keruangannya, tak selang berapa lama suara pintu diketukpun terdengar.


“Silahkan masuk !” sahut Anton dari dalam


“Selamat pagi Pak, apa benar Bapak memanggil saya ? “ tanya Naya sopan, dia baru tahu bahwa Anton akan menjadi atasannya diperusahaan ini

__ADS_1


“Iya, Naya karena kamu sekarang sudah menjadi pegawai disini, saya hanya akan memanggil nama kamu saja sekarang. Untuk tugas pertama kamu, kamu akan menjadi tour guide dari seseorang yang special, cukup kamu bawa dia berkeliling kota senangkan dia dan pastikan dia aman. Ini dia biodata client pertama kamu dan tourguide ini dilakukan selama seminggu penuh” Jelas Anton kepada Naya


“Baik Pak, terimakasih banyak. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuat perjalanan client menjadi lebih menyenagkan” ucap Naya penuh semangat tanpa mebuka map yang berisi biodata client pertamanya tersebut


“Iya, pastikan setelah ini kamu segera menemui client tersebut “ ucap Anton


“Baik pak, saya akan segera menemui client” jawab Naya


“Baiklah, jika tidak ada yang ingin ditanyakan kamu dapat keluar sekarang…“ ucap Anton, karena dirinya juga harus bersiap menjemput sang Bos untuk pergi ke kota Y


“Baik, saya permisi Pak” kata Naya, setelah mendapat anggukan dari Anton Nayapun keluar dari ruangan tersebut.


Sambil berjalan keluar perusahaan Naya berhenti sebentar di lobby untuk memeriksa biodata dari clienya.


“Tapi,,,, apa cuma anak itu yang bernama Aydin, mungkin saja ini Aydin yang lain. Sudahlah, aku harus focus dengan tourguide pertama ku ini, Semangat Naya !” ucap Naya pada diirnya sendiri, lalu dia melajukan motornya kealamat yang ada di biodata sang client tersebut.


Sesampainya Naya dialamat tersebut, dia terperangah karena melihat bangunan megah bernuansa classic dihadapannya, Naya melihat kembali biodata snag client memastikan apakah sudah benar alamat yang dituju atau salah.


“Pantas saja Pak Anton menyebutnya adalah client special, ternyata client kali ini adalah orang kaya. Wah,,, aku tidak boleh membuat kesalahan karena ini pasti client VVIP “ ucap Naya saat berada didepan pagar rumah mewah tersebut


“Selamat pagi… Ada yang bisa saya bantu ?” kata satpam yang berjaga didepan gerbang

__ADS_1


“Pagi Pak, begini sebelumnya perkenalkan saya Nayyara dari M tourguide kesini untuk menjemput client pak” jelas Naya


“Atas nama siapa ya Mbak ?” tanya satpam


“Atas nama, Aydin Ilker Murat Pak” jawab Naya


“Oh,,, Mbaknya ingin bertemu dengan aden muda ? Tunggu sebentar Mbak saya menghubungi pembantu didalam untuk memastikan” jawab sang Satpam yang langsung menuju posnya dan mengangkat telpon, berbicara sebentar ditelpon dan kemudian kembali


“Silahkan Mbak, Aden muda sudah menunggu” kata Satpam tersebut sambil membukakan pagar untuk Naya masuk berserta motornya


“Terimakasih Pak Udin” kata Naya, Naya mengetahui nama satpam tersebut karena melihat name tag yang ada dibaju satpam tersebut


Sang satpam membalas dengan tersenyum, Nayapun melajukan motornya dihalaman yang luas seperti lapangan bola ini. Jika dia jalan kaki mungkin bajunya akan basah karena keringat, syukurlah dia menggunakan motornya sehingga dia tidak marathon untuk masuk menemui clientnya. Kini Naya sudah berada didepan pintu yang besar dan mewah, Nayapun membunyikan bel …


.


.


.


.

__ADS_1


.


See you next episode ya 😉~~~


__ADS_2