I Want Bunda

I Want Bunda
Episode 95


__ADS_3

Merekapun berangkat…


Alunan musik mengisi mobil, Anton dengan sengaja menciptakan suasana agar perjalana menjadi lebih menyenangkan…


“Ton, bisa tidak putar lagu anak-anak saja. Disini ada Aydin masa kamu putar lagu cinta-cintaan seperti itu, mana ngerti Aydin…” ucap Naya akhirnya, karena lagu yang diputar seperti sedang menggambarkan isi hatinya saat ini. Bernahkah cinta ? siapakah dirinya untuk jatuh cinta lagi… dia sedikit terganggu akan hal itu.


“Lagu apa Nay ?” Tanya Anton yang saat ini sedang menjadi kusir istana kembali


“Nih, hubungkan ke handphone aku aja Ton. Aku play dari youtube…” ucap Naya sambil memutarkan lagu anak-anak


Perjalanan merekapun di isi oleh keceriaan, Aydin dan Naya bernanyi dengan semangat mengikuti lagu. Jiwa polos Naya yang membawa keceriaan itu juga tersampaikan pada laki-laki disampingnya, Nampak laki-laki tersebut tersenyum menambah keceriaan didalam mobil…


“Meletus balon hijau…” nyanyi keduanya


“Doooorrrr…” nyanyi Naya sambil berniat membuat laki-laki disampingnya kaget, namun malah dirinya sendiri yang dibuat kaget.


Dooor Naya benar-benar tepat sasaran, sebuah wajah tampan yang dihiasi senyuman kini ada dihadapan. Sangat dekat dengan dirinya yang secara tiba-tiba menghadap kesamping untuk mengejutkan sang bos…


“Hati-ku sangat ka-cau…” kata Naya bernyanyi sambil melamun tidak fokus


“Tam-pan…” gumam Naya saat melihat senyum itu bertengger diwajah yang biasanya dingin, dia mengamatinya dari dekat.


“Makasih…” sahut Derya yang masih tersenyum menatap Naya


Tatapan terjadi, sengatan-sengatan perasaan saling menarik untuk membuat mereka saling terus menatap. Tak ada yang sadar bahwa mata mereka tidak berkedip ketika saling menatap, melihat apa yang ingin hati mereka lihat.


Lagu selesai diputar dan iklan youtube menganggu kesenangan anak mochi untuk terus bernyanyi, Aydin yang kebetulan duduk didekat jendela dan Naya ada ditengah anatara Aydin dan Derya. Anak mochi segera berubah menjadi anak kangguru yang ingin digendong Naya, dirinya berniat menganggu Naya agar Naya segera melewatkan iklan yang sedang tayang dilayar handphone itu…


“Bunda…” lompat Aydin secara tiba-tiba, dirinya langsung menempel dipunggung Naya


“Aduuhh…” kata Naya kaget dan terdorong kedepan, itu membuat apa yang tidak di inginkan terjadi…


Sesuatu menempel didahi Naya dan perasaan itu mengalir sampai kejantungnya, menyebabkan birama jantung menjadi tempo 2/4 seperti lagu kemerdekaan.


“Ma-maaf…. Saya tidak sengaja…” kata Derya langsung menjauhkan bibirnya yang menyentuh dahi naya


“Eeeeh,,, i-iya saya minta maaf juga bos…” ucap Naya langsung berdiri tegak dan menunduk malu tak berani menatap wajah orang yang tidak sengaja mencium dahinya


“Bunda, ada iklannya… bisa tidak iklannya dilewati saja ? Aydin ingin segera bernyanyi kembali” ucap anak mochi yang tidak tahu sesuatu yang besar telah terjadi disebabkan oleh dirinya

__ADS_1


“Aah, iya sayang…” kata Naya mencoba mengalihkan perhatiannya pada Aydin


Anton yang kebetulan melihat semua kejadian tersebut melalui kaca spion depan senyam senyum sendiri, dirinya tidak ingin merusak suasana… Namun ternyata anak mochi yang menciptakan moment malah merusaknya sendiri, Anton menjadi kecewa karena tidak bisa melihat live drama korea yang sedang menanyangkan sepasanag insan saling menatap dengan penuh cinta seperti tadi…


Setelah kejadian tadi selang tak berapa lama merekapun tiba ditempat tujuan, para rombongan yang berjumlah sekitar 10 orang turun dari bus lebih dulu… mereka menyiapkan peralatan mereka untuk sesi foto bersama model nantinya…


Ka Tina dan Andre mereka memakai mobil sendiri dan tiba lebih dulu dipantai yang sudah dijanjikan, Naya yang baru tiba bisa melihat Ka Tina memperkenalkan diri sebagai model yang sudah Naya panggil untuk membantu mereka hari ini…


Nayapun bergegas ingin turun dari mobil namun sesuatu baju Naya dari belakang…


“Tersangkut dimana sih nih baju…” gumam Naya sambil mencoba menarik baju nya padahal satu kakinya sudah keluar dari mobil


“Mau kemana kamu buru-buru ?” Tanya Derya dingin


“Itu Bos, ka Tina sudah sampai… saya mau menyambut dia lebih dulu…”Ucap Naya sambil melihat posisi Tina


“Saya yang lebih penting disini, saya sponsor di acara kamu. Seharusnya kamu lebih menghargai saya…” kata Derya tidak suka Naya memprioritaskan orang lain


“Iya bos, lepasin dulu baju saya. Sini saya buka in pintu…” ucap Naya sambil menarik paksa bajunya


“Silahkan turun bos….” Kata Naya saat membukakan pintu untuk Derya


Aydin ada digendongan Derya dan itu membuat perhatian rekan mahasiswa lainnya tertuju pada duda keren ini, ada Naya yang berjalan disamping Derya dan itu semakin menggambarkan kecocokan mereka menjadi keluarga harmonis.


“Wuuuiih aku kira ada keluarga baru yang sedang berbulan madu disini…” goda ka Tina saat Naya mendekat ke arah dirinya


“Ishh, apaan sih ka… dia itu Bos aku dan juga dia sponsor kegiatan ini makanya ada disini…” jelas Naya


“Hay Nay,,,” sapa Andre yang ada disamping Tina


“Hay ka…” ucap Naya yang juga memanggil Andre dengan sebutan kakak


“Ekheeem, Naya ini gendong anak kamu dan yang lain segera atur set agar kita bisa langsung mulai” ucap Derya sambil menyerahkan Aydin kepada Naya


“Bunda…” ucap anak mochi sambil merentangkan tangannya ingin berpindah pohon


“Jadi Aydin anak kamu Nay ?” Tanya Andre


“Hehe, bukan kak. Dia anak bos saya dan dia sudah terbiasa dengan saya jadinya menganggap saya sudah seperti Bundanya, begitupula saya…” jelas Naya

__ADS_1


“Naya… cepat kesini…” panggil Derya yang lumayan jauh berada dari mereka bertiga yang sedang mengobrol tersebut


“Iya bos, sebentar…” sahut Naya


“Saya permisi dulu ya Ka Tina, ka Andre…” kata Naya sopan


“Iya Nay…” sahut keduanya


Nayapun berjalan mendekati Derya yang sepertinya sibuk mengawasi rekan mahasiswa mengatur beberapa set kamera dan spot foto dengan angel yang memuat pemandangan pantai nan indah…


“Ada apa bos ?” Tanya Naya saat dirinya sudah berada disamping Derya


“Tetap disamping saya, kamu sebagai ketua rombongan seharusnya mengawasi dan mengarahkan mereka bukan malah mengobrol…” tegur Derya


“Iya bos, baik… Saya ingin membantu dan apa bisa Aydin bos yang menggendongnya…” Tanya Naya ingin menyerahkan Aydin


“Ya, sana kamu bergabung dengan mereka yang mengatur kamera saja…” ucap Derya yang melihat bahwa kelompok tersebut sepenuhnya adalah perempuan


Nayapun berjalan menghampiri kelompok yang dimaksud Derya dan mulai membaur dengan rekan mahasiswa untuk mengatur kamera yang mereka bawa, namun ada seseorang yang menatap sini Naya dalam kelompok tersebut.


“Sejak kapan kamu suka sama suami orang Nay ?” Tanya Ajeng dengan naya mengejek


“Hah, maksud kamu jeng ?” Tanya Naya


“Iya, itu Pak Derya ternyata sudah punya anak dan ber istri. Aku kira masih single…” kata Ajeng


“Oooh, itu…. Iya Pak Derya memang sudah memiliki anak, kenapa mau mundur ?” Tanya Naya menantang Ajeng


.


.


.


.


.


See you next episode ya 😉~~~

__ADS_1


__ADS_2