
Disuatu siang yang terik, Naya sedang menemani double K bermain…
“Unda, agaimana pasang yang ini ?” Tanya Kivanc yang sedang bermain lego
“Sini sayang, ini memang sedikit keras” ucap Naya sambil memasangkan manusia lego ke mobil-mobilan
“Terimakasih Unda” ucap Kivanc senang kemudian bermain kembali
“Bunda, apakah ini benar ?” Tanya Kila yang sedang bermain puzzle disamping Naya
“Waah, benar sayang. sedikit lagi puzzlenya selesai tersusun” ucap Naya memberi pujian atas kerja keras Kila
“Yey, hari ini Kila sudah menyelesaikan 3 puzzle Bunda” ucap Kila menunjuk puzzle yang ada diatas meja
“Wah pintarnya anak Bunda” ucap Naya sambil memandang kea rah meja yang ditunjuk Kila
“Ngeeeng, awas ada jalan lusaaaak…” ucap Kivanc yang ternyata menjadikan puzzle sebagai tempat bermain
“Abaaaang Ivaaan, Puzzle Kila jadi berantakan” teriak Kila
“Hah ?” Kivanc hanya menoleh karena diteriaki
“Bunda, hiks,,, hiks,,, Puzzle Kila dirusak Abang” ucap Kila menangis sambil memeluk Bundanya
“Sayang, nanti kita bikin yang baru ya. Nanti Bunda bantu” ucap Naya menenangkan Kila
“Abang, sini dulu sayang” ucap Naya
“Kenapa Unda ? Ivan calah apa ?” Tanya Kivanc sedikit takut mendekat karena melihat adiknya menangis
“Sayang, coba kamu lihat puzzle itu jadi apa sekarang ?” Tanya Naya
“Uzelnya atuh-aatuuh Unda” ucap Kivanc
“Puzzlenya disusun siapa tadi ?” Tanya Naya lagi
“De Ila” jawab Kivanc sambil menunjuk Kila
“Ops,,, Ivan anculin mainan Ila ya ?” Tanya Kivanc sambil menutup mulutnya kaget dengan perbuatannya
“Kalau Abang hancurin mainan adenya harus bilang apa bang ?” Tanya Naya
“De Ila, Ivaan inta maap. Ivan tidak tau jika itu mainan Ila” ucap Kivanc sambil memegang tangan Kila
“Maapin Ivaaan Ila, Abang calaaaah…” ucapnya sambil mengayunkan tangan Kila
“Hm,,, hiks,,, hiksss,,, padahal Kila ingin tunjukkan ke Ayah, Bunda…” ucap Kila masih menangis
__ADS_1
“Nanti abang bantu uatkan lagi Ila, maapin Ivan ya” ucap Kivanc masih berusaha meminta maaf
“Hiks, beneran ya. Kila dibantuin ?” Tanya Kila mulai berhenti menangis
“Em, ayo kita cucun agi…” ucap Kivanc berlari mengambil puzzle yang berantakkan
“Sayang, satu-satu ya puzzlenya biar tidak tercampur” ucap Naya memberi nasihat
“Baik Unda” jawab Kivanc
“De Ila, kita cucun yang mana ulu ?” Tanya Kivanc yang sudah membawa puzzle pertama
“Ini Abang. Susun yang ini” ucap Kila memulai dan merekapun akhirnya menyusun bersama puzzle tersebut
Hampir satu jam mereka bergelut dengan dunia puzzle tersebut, hingga akhirnya menyelesaikan 3 puzzle dengan masing-masing terdiri dari 20 potong puzzle.
“Huummm, aus…” ucap Kivanc merasa lelah dan haus
“Mau minum apa ? Biar kila ambilkan untuk abang” jawab Kila
“Mau beli es dogel boleh Unda ?” Tanya Kivanc yang ternyata ingin jajan diluar
“Hm, tapi Bunda masih sedikit pusing sayang. ade bayi diperut Bunda belum mau diajak jalan-jalan” ucap Naya sambil mengelus perutya yang kini jalan kehamilan 3 bulan, dikehamilan ini dirinya nampak kewalahan dengan morning sickness yang berkunjung setiap harinya
“Ivan bisa beli cendili. Om es dogel ada didepan kan Unda, tidak jauh kok?” ucap Kivanc
“Gimana kalau tunggu kakak Aydin pulang dulu sayang. Jadi nanti Abang bareng ka Aydin belinya” ucap Naya
“Hm, dirumah hanya ada Pak Sholeh yang nampak senggang, tapi beliau sudah usia lanjut.” Batin Naya bingung minta tolong dengan siapa sebab kebetulan bi Lastri sedang kepasar dan belum pulang
“Biar Kila temani abang Bunda. Kila berani kok” ucap Kila turut membantu karena kasihan melihat abangnya yang cemberut
“Hm…” Naya masih ragu dan tiba-tiba datanglah seorang penolong yang sangat diharapkan
“Selamat siang keluarga kerajaan. Saya diminta paduka untuk mengambil berkas yang tertinggal, permisi...” sapa Anton kemudian langsung naik ke atas menuju ruang kerja Derya
“Pas banget nih…” Batin Naya
“Bunda ambilkan uang dulu ya keatas” ucap Naya
“Baik bunda” jawab double K
Nayapun berjalan ketas dan mengambil dua lembar sepuluh ribuan untuk anaknya jajan. Tak lupa dirinya juga menghampiri Anton.
“Tok,,tok,, Ton minta tolong boleh ?” Tanya Naya setelah mengetuk kemudian masuk kedalam ruang kerja
“Ashiyaap, apasih yang tidak untuk kakak Ipar” ucap Anton
__ADS_1
“Gimana pengantin baru, unboxingnya lancar ?” goda Naya
“Hehehe, aman kak. Do’ain ya biar cepet nyusul punya anak” ucap Anton hanya cengengesan
“Baru juga seminggu Ton, udah kepengen isi aja kamu” ucap Naya
“Hehehe, usaha kak” ucap Anton lebih sopan pada Naya
“Ya semoga cepet isi ya. Hm gini kamu bisa tidak awasi sebentar anak-anak keluar” ucap Naya kembali ketopik utama
“Memangnya mau kemana kak ?” ucap Anton mulai memanggil Naya dengan kakak
“Sepertinya ini saatnya tugas pertama mereka untuk keluar sendiri, mereka ingin membeli es doger yang ada disimpang 3 komplek itu Ton. Lumayan dekat tapi kepala aku masih pusing jika keluar rumah” ucap Naya
“Oh, tugas pertama double K ya ini ceritanya kak. Oke siap laksanakan, saya akan berubah menjadi detektif conan siap memata-matai” ucap Anton sambil merapikan kacamatanya
“Setelah ini kamu langusng turun ya ton, ikuti mereka dari belakang. Jangan keluar jika kamu rasa mereka bisa menangani sendiri masalah mereka” ucap Naya
“Siap laksanakan kanjeng ratu” ucap Anton
Nayapun turun kebawah dan menyerahkan kepada double K uang jajan mereka
“Sayang ingat ya, jalannya dipinggir. Jika ada mobil menepi ya, jangan lari-lari dijalan dan juga hati-hati dijalan, uangnya jangan sampai hilang ya sayang” ucap naya sambil menyerahkan uang kepada mereka
“Baik Bunda” jawab Kila segera memasukkan uang kedalam sakunyaa
“Unda apa juga mau es dogel ?” Tanya Kivanc
“Hm, boleh sayang. Nah ini uang untuk es doger Bunda ya” ucap Naya menambahkan uang lagi kepada Kivanc
“Siiiap Undaaa” ucap Kivanc sambil memberi hormat dengan dua lembar sepuluhribuan ikut menempel dikeningnya
“Uangnya dijaga ya sayang” pesan Naya sekali lagi sambil melepas double K didepan pintu
“Dadah Undaaa” ucap Kivanc sambil melambai-lambaikan tangan berisi uang tersebut, Naya membalas lambaian tangan tersebut
“Ton, jangan sampai ketahuan ya” ucap Naya saat melihat Anton keluar dari pintu belakang rumah, si Anton sudah bersembunyi dibali pagar sambil mengawasi
“Siiiaaap…” ucap Anton sambil mengacungkan jempolnya
.
.
.
See you next episode ya 😉~~~
__ADS_1
Author belum bisa move on dari novel IWB nih, masih kepikiran aja gimana jalan cerita untuk IWB. So, bakalan ada ekstra part selanjutnya ya. Tungguin guys 🤗 Sambil nunggu jangan lupa mampir di novel terbaru author ya ✨
By by 👋👋👋