I Want Bunda

I Want Bunda
Episode 53


__ADS_3

Kini merekapun sudah berkumpul di musholla panti, Aydin Naya dan Derya beserta ibu ASih ada didepan. Ibu Asih menyampaikan maksud kedatangan Aydin dan mereka sangat senang saat mengetahui bahwa mereka akan mendapatkan hadian dari Aydin.


“Anak-anak, hari ini teman kalian berulang tahun namanya Aydin. Silahkan Aydin perkenalkan diri kamu kepada teman-teman” kata Ibu Asih


“Bunda…” kata Aydin ragu sambil menatap Naya


Naya pun memberi semangat dengan senyuman dan anggukan dirinya, berharap energy positif segera datang kepada Aydin dan membuatnya percaya diri


“Hay semuanya, perkenalkan nama ku Aydin, Aku sekarang berumur 5 tahun dan aku memiliki Bunda cantik yang selalu ada untukku. Itu Bunda aku…” kata Aydin sambil menunjuk Naya


“Semoga kita semua dapat berteman baik…” sambung Aydin lagi mengakhiri perkenalannya


“Selamat ulang tahun ya nak Aydin, semoga menjadi anak sholeh dan berbakti dengan orang tua” do’a sang Ibu Asih dengan tulus


“Terimakasih Bu…” kata Aydin


“Nah sekarang Aydin mau berbagi hadiah nih dengan kalian semua, Ayo semuanya baris satu-satu ya…” kata Bu Asih mengatur para anak asuhnya


Para anak pantipun berjejer rapi membentuk kereta api, mereka dengan senang hati menerima hadiah dari Aydin. Derya dan Naya sibuk membagikan bingkisan tersebut sedangkan Aydin dia memperhatikan seseorang yang nampak merasa sedih dan tidak ikut berbaris.


“Bunda, Aydin mau kesana ya” kata Aydin meminta ijin


“Oh, Aydin mau menghampiri Naura. Ya Sudah, Aydin kesana saja dan itu jangan lupa dikasih hadiah untuk Naura ya sayang” kata Naya mengingatkan Aydin untuk memberikan hadiah khusus untuk Naura


“Siap Bunda…” Aydinpun berjalan menghampiri Naura dengan membawa hadiah


“Hai Naula” sapa Aydin


“Iiih, bukan Naula tapi Naurrrra” kata Naura yang kesal


“Hahaha,,, iya Naurrrrraaa” kata Aydin sambil tertawa karena merasa lucu melihat Nauar yang jengkel


“Hm,,, ada apa Aydin kesini ?” tanya Naura yang dengan gaja jengkel kepada Aydin


“Ini, Aydin mau kasih ini ke Naura ” kata Aydin sambil menyodorkan sebuah paper bag berisi mainan


“Apa ini ?” tanya Naura


“Buka saja” kata Aydin


“Waaaah, mainan peralatan dokter. Makasih Aydin” kata Naura senang

__ADS_1


“Aydin ingin nanti kalau besar Naura menjadi dokter, jadi kita bisa terus berteman sampai besar” jelas Aydin


“Aydin kalau sudah besar mau jadi dokter ?” tanya Naya


“Iya, kalau Naya mau jadi apa kalau sudah besar ?” tanya Aydin penasaran


“Em,,, kalau sudah besarr Naurra mau jalan-jalan sendirri, mau belajarr bela dirrri, terrus karrena Aydin mau jadi dokterr Naura juga mau jadi dokterr deh” Kata Naura penuh semangat menceritakan keinginannya


“Aydin juga mau jalan-jalan sendiri nanti jika besar, Aydin mau kegunung, mau kepantai, mau main salju,,,” kata Adyin yang juga menceritakan keinginannya


“Waaaahhh, Naurra juga mau…” kata Naura dengan mata berbinar membayangkan diirnya dapat melakukan semua itu ketika besar nanti


“Aydin ayo kita bermain, lihat aku mendapatkan mainan robot. Terimakasih ya” ucap Adi


“Iya, ayo kita bermain. Aydin juga ada mainan robot-robotan” kata Aydin semangat


“Tapi Naurra tidak punya robot. Naura hanya punya ini” katanya sambil menunjukkan hadiah yang diberikan Aydin


“Zahra juga tidak punya robot, Zahra mendapatkan boneka…” kata Zahra


“Biar anak laki-laki saja yang main robot-robotan, Naura dan Zahra main dokter-dokteran saja. Nanti jika robot kami terluka, baru kami akan bermain dokter-dokteran dengan kalian “ kata Nazib memberi ide


"Baiklah,,,” kata Naurra


Ketika didalam mobil Aydin terus saja menceritakan pengalamannya hari ini, sepanjang perjalanan dipenuhi dengan cerita Aydin yang penuh semangat. Begitulah hari ulang tahun Aydin yang sangat luar biasa baginya. Berkat kehadiran Naya, Aydin merasakan ulang tahunnya kali ini sangat istimewa berbeda dari ulang tahun – ulang tahun sebelumnya…


***


Tak terasa seminggu sudah Naya bertugas menjadi tour guide untuk Aydin, entahlah disebut apa itu tour guide atau menjadi babby sister tapi yang jelas Naya menjalaninya dengan senang hati. Kini Naya kembali standby di perusahaan untuk menerima perjalanan tour guide berikutnya…


Si Beaty juga sudah sembuh dan Naya kembali mengendarai Beaty dengan senang hati, karena saldo go-pay nya tidak akan berkurang lagi. Naya kini menuju perusahaan kaerena manajer menelpon diirnya dan berkata bahwa ada job untuk Naya.


“Pagi Nyonya Bosss…” kata Anton saat bertemu Naya didepan perusahaan, sepertinya dia ingin pergi rapat diluar bersama Derya


“Apaan sih kamu Ton, jangan ngada-ngada. Tuh ada si bos, mau dipotong gaji ya ?!!” ancam Naya


“Wuihhh, auranya mulai sama nih sama si Bos. Udah cocok kok Nay” kata Anton lagi


“Ayo berangkat !” kata Derya berlalu begitu saja dihadapan Naya


“Huhhhh,,,” kata Naya dibuat kesal dengan bos dan asistennya itu

__ADS_1


“Sudah seminggu tidak datang kesini, sepertinya karena si Bos keluar aura disini terasa lebih nyaman” gerutu Naya sambil berjalan menuju ruangan manager


“Tok,,tok,,tok,,,” Naya mengetuk pintu ruangan manager


“Selamat pagi Bu…” kata Naya mnyapa atasannya


“Pagi Naya, bagaimana dengan pekerjaan pertama kamu kemaren ? apa lancar ?” tanya sang atasan yang bernama Bu Rika


“Alhamdulillah sangat menyenangkan dan lancar Bu Rika” jawab naya, dia sambil tersenyum mengingat tingkah anak mochi.


Tadi pagi saja, sebelum Naya berangkat kerja anak itu sudah menelpon Naya dan menanyakan kabarnya padahal kemaren mereka masih sempat bertemu, benar-benar lucu tingkah anak mochi ini melebihi protektifnya emak-emak kepada anak gadisnya disaat ingin pergi keluar.


“Syukurlah jika berjalan dengan lancar. Oh ya saya memanggil kamu hari ini karena ada clien lagi yang ingin dibimbing oleh kamu untuk berwisata dikota ini” jelas Bu Rika


“Iya Bu. Kalau boleh saya ingin lihat berkasnya Bu, ada ?” tanya Naya


“Oh untuk itu dia belum mengisi berkasnya, tadi saya sudah menghubunginya dan dia mengatakan sebentar lagi akan sampai kesini untuk melengkapi berkas sekalian bertemu dengan kamu katanya” Kata bu Rika


“Oh,,, begitu ya” kata Naya mengerti


“Iya, katanya dia teman lama kamu Nay” kata Bu Rika memberitahu


“Hah ? teman lama saya, siapa ya bu namanya ?” Tanya Naya pensaran


“Nama dia Haris, dia satu kampung dengan kamu katanya “ ucap bu Rika


“Haris ?” kata Naya mengulangi, dia tidak percaya bahwa orang itu akan menjadi cliennya kali ini


.


.


.


.


.


See you next episode ya 😉~~~


Jangan lupa 👍,💬,🎫 ....

__ADS_1


Tinggalkan jejak 👣 ya


__ADS_2