
"Kau bahkan berani menghina mendiang Yang Mulia Ratu Anexta tanpa tahu alasan mengapa ia harus menyembunyikan Keira. Hei, Keira adalah seorang Crossbreed, maka dari itu, para Silverian mengincarnya. Jika ia jatuh ke tangan mereka, bukankah itu berarti akan tiba saatnya giliran Planet Diamona yang akan menjadi korban selanjutnya?" ucap Higarashi.
Chexy melotot tajam ke arah Higarashi, dan mendadak, ia merasakan ketakutan yang cukup besar.
Ia lalu berjalan mundur satu langkah, kemudian berseru, "Tidak mungkin! Keira-lah yang sudah merebut dirimu dariku, dan jika aku tidak bisa mendapatkan Starlet itu maka ia juga tidak akan pernah bisa!"
"Hei!" seru Higarashi, "Kau tidak mengincar hatiku, bukankah begitu?! Kau hanya mengincar gelar permaisuri, karena kau adalah putri bungsu, dan sudah tidak mungkin lagi menjadi putri mahkota, maka kau memanfaatkan perjodohan ini, bukan?! Kau bukan hanya mengincar gelar permaisuri, namun, juga kau mengincar energi bintang. Bukankah begitu, Yang Mulia Putri Chexy?”
Wajah Gerofin terlihat menahan malu yang sangat dalam, namun, ia juga menunjukkan kekesalannya kepada Chexy setelah mendengar seluruh perkataan Higarashi barusan dan pengakuan tidak langsung dari putri bungsunya itu. Ia kemudian menggebrak meja dengan kasar, hingga Rexi, Chexy dan Higarashi menoleh ke arahnya.
"Permaisuri!!" teriaknya dengan penuh amarah, "Cepat kau buatkan surat resmi kerajaan, karena aku akan memberikan perintah!!”
Rexi langsung menatap suaminya itu dengan wajah yang serius, dan membalas, “Katakan, Yang Mulia.”
“Mulai detik ini, akan kucabut seluruh gelar Yang Mulia Putri Chexy! Ia hanya akan menjadi seorang bangsawan tanpa gelar kerajaan! Tindakannya yang fatal itu, sudah menabuh genderang perang terhadap Halida dan Palladina, sehingga membuat nama Diamona rusak! Mulai detik ini, ia hanya akan dipanggil dengan namanya, Chexy, tanpa gelar kerajaan! Tidak ada seorang pun yang boleh memanggilnya dengan gelarnya lagi!” seru Gerofin dengan berapi-api.
Chexy langsung berjalan ke arah ibunya, lalu berlutut sambil menangis setelah mendengar titah mendadak dari ayahnya barusan.
"Ibu!! Tidak!! Bukan itu! Aku sangat menyukai Pangeran Mahkota Higarashi! Selama ini aku hidup di Planet Bumi sendirian, dan aku … sangat kesepian! Ibu, aku hanya ingin memiliki orang yang kucintai! Maafkan aku, ini semua karena perasaanku yang terlalu dalam sehingga membuatku jatuh dalam kesalahan fatal! Ayah, Ibu, Higarashi, kumohon, ampuni aku! Ibu, tolong bantu aku!" serunya sambil memohon.
"Tidak mungkin, Chexy! Kau sudah mengakui sendiri perbuatanmu itu barusan! Terlebih lagi, Perdana Menteri Xyon menjadi saksinya! Kau bukan hanya mengajak perang Planet Halida, tetapi juga Planet Palladina! Apakah kau pernah berpikir bahwa nama baik Planet Diamona akan rusak hanya karena ulahmu ini? Sudah sangat beruntung ayahmu hanya mencabut seluruh gelarmu dan menjadikanmu sebagai bangsawan, bukan rakyat biasa! Bisakah kau pikirkan apabila Perdana Menteri Xyon dari Palladina yang datang ke sini, bukannya Pangeran Mahkota Higarashi? Bisa-bisa, kau sudah hilang nyawa, Chexy! Sadarlah! Ibu tidak bisa membantumu kali ini, semua ini ulahmu sendiri!" seru Rexi dengan wajah yang dipenuhi amarah.
"Yang Mulia Pangeran Mahkota Higarashi, kumohon, maafkan seluruh tindakan ceroboh putri bungsu kami. Sebagai orang tua, kamilah yang bersalah karena tidak baik dalam mendidiknya dan cenderung memanjakannya. Kami benar-benar sangat minta maaf atas nama Planet Diamona, kumohon, maafkan kami, Pangeran Mahkota Higarashi!" seru Gerofin.
Ia hendak berlutut, namun Higarashi langsung berjalan mendekatinya dan menahan tubuhnya.
__ADS_1
"Tidak, jangan di sini," ucap Higarashi, "Anda lebih tua daripada diriku, Yang Mulia. Aku tidak pantas menerimanya."
Namun, Gerofin langsung menggenggam kedua tangan Higarashi, sambil membungkukkan badannya dan berkata, "Yang Mulia Pangeran Mahkota Higarashi, aku benar-benar malu sekali, kumohon, terimalah permintaan maafku, juga untuk Perdana Menteri Xyon. Kami benar-benar tidak pernah memperhatikan Chexy. Sekali lagi, maafkan kami.”
"Berdirilah, Yang Mulia. Akan kusampaikan permintaan maafmu kepada Perdana Menteri Xyon secepatnya, tenang saja. Maafkan aku yang harus memberitahukan kepadamu tentang semua ini," balas Higarashi.
Gerofin kemudian berdiri dibantu oleh Higarashi, kemudian menatap ke arah putri bungsunya yang masih berlutut di hadapan Rexi.
“Keluarlah! Aku tidak ingin melihat wajahmu!” teriaknya.
“Ayah!” seru Chexy.
“Keluar!” teriak Gerofin lagi.
Setelah beberapa saat, Higarashi lalu membungkukkan badannya sebentar, kemudian kembali berdiri tegak dan mengundurkan diri dari hadapan Gerofin dan Rexi.
“Aku akan kembali terlebih dahulu. Maaf sudah mengganggu hari kalian yang tenang. Aku … akan sangat menantikan kehadiran kalian pada pesta pertunanganku nanti,” ucapnya.
“Tentu saja, Yang Mulia. Kami akan hadir di sana. Semoga pesta pertunangannya berjalan dengan lancar. Sekali lagi, maafkan kami,” balas Rexi.
Higarashi menggelengkan kepalanya sekali, lalu tersenyum. Ia kemudian berjalan keluar dari ruangan itu, dengan membiarkan pintunya menutup sendiri. Ia lantas berlari menuju ke halaman depan istana kerajaan Diamona, lalu mengubah dirinya menjadi sebuah bintang dan melesat ke luar angkasa.
Ia lalu menembus atmosfer Planet Halida, dan langsung mendarat di halaman belakang istana. Setelah mengubah dirinya kembali menjadi seperti semula, ia kemudian melihat dua orang yang dikenalnya, sedang duduk di sebuah bangku taman sambil menoleh ke arahnya.
“Ayah, Ibunda?” gumamnya.
__ADS_1
“Higarashi?” ucap Neriya.
“Mengapa kau sendirian?” tanya Klafina.
Sang Permaisuri dari Halida itu tentu senang Higarashi sudah kembali, namun Neriya justru memasang wajah bingung.
"Kemana Putri Keira? Mengapa ia tidak bersamamu?" tanya sang Raja.
Higarashi lalu berjalan mendekati mereka dan duduk di sebelah ibunya. Ia kemudian menghela nafas panjang.
"Aku baru saja kembali dari Planet Diamona …," jawab Higarashi, dan ia mulai menceritakan semuanya.
Tentu saja Neriya dan Klafina terkejut dengan aksi Chexy, apalagi setelah mengetahui bahwa sang Putri dari Diamona itu sudah kehilangan seluruh gelarnya dan diturunkan statusnya menjadi seorang bangsawan.
"Astaga, untungnya kami tidak jadi menjodohkanmu dengan Chexy," ujar Klafina.
"Ibunda, aku tidak ingin berlama-lama lagi. Aku ingin langsung mengikat Keira. Jika terlalu lama, kejadian seperti ini akan terjadi lagi dan ia tidak akan bisa melindungi dirinya sendiri. Aku tidak bisa bertindak terlalu banyak karena aku sendiri belum menjadi pasangan resminya! Batalkan saja pertunangan itu!" seru Higarashi dengan wajah kesal.
Wajah Neriya dan Klafina terlihat kembali terkejut setelah mendengarkan ucapan dari anak laki-lakinya itu.
"Kau sudah gila?! Membatalkannya? Kita sudah menyebar undangan!" balas Neriya.
"Ya, batalkan saja pertunangannya! Langsung saja jadikan hari itu sebagai hari pernikahan kami!" seru Higarashi lagi.
Klafina langsung tersenyum mendengarkan mereka berdua, lalu berkata, "Anak muda yang penuh dengan cinta, aku sangat mengerti sekali perasaanmu, Nak. Namun, Perdana Menteri Xyon benar, Higarashi. Kau harus menunggu gadis itu satu tahun lagi sebelum ia siap untuk menikah denganmu. Sebelum itu, sebaiknya kita mengikat kalian berdua terlebih dahulu dengan pesta pertunangan. Tidak mungkin kau akan menikahi seorang putri yang bahkan tidak mengetahui banyak tentang Galaksi Metal, bahkan … semua orang tidak pernah mengetahui keberadaannya.”
__ADS_1