
Para tamu langsung bertepuk tangan setelah mendengarkan pidato tersebut. Mereka lalu mengalihkan padangan ke arah Neriya dan Klafina yang terlihat sedang berjalan masuk ke dalam ruang utama istana, menuju ke atas altar.
Setelah mereka tiba di atas altar dan melihat ke arah para tamu yang hadir di sana, Higarashi kemudian muncul dan berdiri tepat di depan pintu masuk ruang utama, seolah sedang menunggu seseorang untuk datang kepadanya. Seluruh tamu langsung menoleh ke arahnya dan menatapnya dengan terkagum-kagum.
Ia memakai kemeja berwarna hitam dan jas formal yang berwarna sama dengan celana panjangnya, yakni merah gelap.
“Sungguh Pangeran yang tampan. Mengapa ia bisa-bisanya jatuh cinta kepada seorang Crossbreed?” tanya seorang pejabat tinggi dari salah satu planet, ketika Higarashi sedang berjalan menuju ke atas altar.
“Astaga, menikah dengan seorang Crossbreed?” tanya pejabat lainnya yang berasal dari planet lain.
Tiba-tiba, Keira datang dari samping Higarashi, lalu menggenggam lengan kekasihnya itu dengan tangan kirinya dan mereka kini saling melangkah bersama, menuju ke atas altar. Ia mengenakan gaun malam berwarna biru tua dengan anting berwarna biru muda, sambil menggenggam sebuah buket bunga kecil yang berwarna biru pastel dengan tangan kanannya.
Sontak saja kehadirannya membuat seluruh tamu yang hadir terkejut. Suasana langsung berubah, dari tenang menjadi riuh. Mereka menatap Keira sambil bertanya kepada satu sama lain tentang dirinya. Ada juga beberapa yang justru melangkah mundur karena ketakutan dengan mata yang melotot tajam ke arah sang Putri dari Palladina itu.
“Aura energi kosmiknya kuat sekali!” bisik salah satu putri dari planet lain.
__ADS_1
“Astaga, aku tidak pernah bisa merasakan aura energi kosmik dari immortal lainnya, namun, gadis Crossbreed itu benar-benar berbeda! Menakutkan!” balas salah seorang putri lainnya.
Suasana yang mulai tegang tidak membuat pesta pertunangan itu berhenti. Begitu Higarashi dan Keira berdua sudah tiba di atas altar dan berdiri saling berhadapan, Leino yang sedang memegang sebuah kotak perhiasan kecil berwarna putih, lalu menatap kepadan keduanya. Hal ini membuat para tamu terdiam dan kembali memperhatikan acara tersebut.
"Baiklah, kalau begitu, Yang Mulia Pangeran Mahkota Higarashi dari Halida dan Yang Mulia Putri Keira dari Palladina, kita akan memulai acara pertunangan ini,” seru Leino.
Ia kemudian membuka kotak perhiasan itu dan memberikannya kepada Higarashi terlebih dahulu. Sang Pangeran Mahkota dari Halida tersebut kemudian mengambil satu buah cincin, lalu memakaikannya di jari manis tangan kanan Keira.
Setelah itu, Leino memberikan kota perhiasan itu kepada Keira dan gadis itu kemudian mengambil cincin lainnya dari sana, lalu memakaikannya di jari manis tangan kiri Higarashi. Mereka berdua kini saling bergandengan tangan sambil menatap satu sama lain, dengan tatapan yang penuh kasih sayang.
"Aku, Yang Mulia Pangeran Mahkota Higarashi dari Halida, dengan ini, resmi mengikat Yang Mulia Putri Keira dari Palladina, sebagai tunanganku!" seru Higarashi.
Namun, seorang wanita dengan rambut berwarna hitam yang terlihat mengenakan penutup wajah dari hidung hingga ke lehernya dan sedang berdiri di bagian pojok ruang utama, tiba-tiba berjalan ke tengah-tengah sambil menunjuk-nunjuk ke arah Keira.
"Pertunangan ini tidak bisa dilanjutkan! Gadis itu adalah seorang Crossbreed! Apa kalian semua tidak mengetahui bahwa Crossbreed adalah makhluk yang dikutuk oleh alam semesta ini?! Bukankah kalian semua sudah menerima informasi tentang dirinya melalui undangan yang kalian terima? Lihatlah gadis Crossbreed itu, dari lahir pun, ibunya sudah dibunuh, bahkan mendiang Yang Mulia Ratu Anexta dari Palladina sendiri tidak memberikannya gelar putri mahkota kepadanya! Mengapa ia harus disembunyikan sekian lama hingga hari ini tiba? Bukankah sejak awal memang kutukan alam semesta ini sudah melekat kepadanya?! Lalu, mengapa kalian sangat tenang sekali, padahal bahaya ada di depan mata kalian!" teriak wanita itu.
__ADS_1
Sontak saja seluruh tamu yang hadir di sana, mulai kembali gaduh. Neriya dan Klafina langsung terkejut setelah mendengar teriakan dari wanita tersebut, begitu juga dengan keempat jenderal senior yang sedang berada bersama dengan Xyon, namun tidak dengan sang Perdana Menteri dari Palladina itu, Higarashi, dan Keira. Mereka justru menatap wanita tadi dengan sorot mata yang tajam dan wajah yang serius.
Higarashi lalu melepaskan salah satu genggaman tangannya dari Keira, dan berseru hingga semua orang kembali memperhatikan dirinya, “Apa yang sebenarnya Anda inginkan, Nona? Ini adalah persta pertunanganku dan Keira, dan aku tidak ingin ada keributan di sini.”
Wanita itu kemudian menatap Higarashi dengan sorot mata yang tajam dan tiba-tiba berteriak lagi, "Seorang Crossbreed yang mampu mengendalikan seluruh energi di alam semesta ini justru adalah sebuah ancaman serius bagi kita, bukan?! Karena ia terlalu kuat, maka tidak ada satu pun dari kalian yang sanggup melawannya. Siapa yang berani menentang keinginannya? Bisa-bisa dia seenaknya membunuh kalian jika kalian tidak bisa menyenangkan dirinya!!"
"Keira bukanlah gadis yang seperti itu! Kau tidak pernah mengenalnya, namun bisa langsung menghakiminya. Sungguh sesuatu yang aneh, Nona!” seru Higarashi dengan wajah kesal.
Keira hanya bisa terdiam. Wajahnya sendu, namun ia tidak bisa berkata apapun karena memang, yang dikatakan oleh wanita tersebut tentang dirinya adalah … benar.
"Planet Palladina sudah sangat kuat, ditambah lagi dengan sekutunya, Planet Halida. Namun tampaknya para Palladina akan bertambah menjadi terlalu kuat karena gadis Crossbreed itu sudah kembali ke sini, bukan? Bahkan sekarang, Planet Halida juga menginginkan kekuatannya, dengan mengikat kalian ke dalam sebuah pertunangan yang nantinya akan dilanjutkan dengan pernikahan. Mau sampai kapan kalian, para Palladina dan Halida, saling memamerkan kekuatan?!" teriak wanita itu lagi, kali ini dengan berapi-api.
Higarashi menggeram, ia hendak menyuruh beberapa pengawal untuk mengusir wanita itu, namun, Keira mendadak mencengkram erat lengannya hingga ia menghentikan niatnya barusan.
“Keira,” bisik Higarashi.
__ADS_1
Keira kemudian tersenyum kepada wanita itu dan berkata, "Aku memang benar, seperti yang baru saja kau katakan. Ya, aku adalah seorang Crossbreed. Aku mampu mengendalikan seluruh energi yang ada di dalam alam semesta ini. Kau juga benar, aku memang terkutuk. Dunia ini menginginkan keseimbangan, maka dari itu alam semesta tidak mengizinkan orang sepertiku hadir di sini. Namun, aku akan berusaha untuk menghentikan para Silverian, dan kembali membawa kedamaian bagi Galaksi Metal, dengan kekuatan yang kumiliki! Aku … meminta kepada kalian semua untuk memberikanku kesempatan, dan aku akan membuktikan bahwa kutukan ini tidaklah terbukti!”
Wanita itu justru tertawa kecil setelah mendengarkan ucapan Keira barusan.