MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA

MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA
EPISODE 134


__ADS_3

Malam harinya, Qinli terus melatih kekuatan tenaga dalam miliknya. Ia memusatkan semua konsentrasinya agar kekuatannya semakin meningkat. Fokusnya hanya satu yaitu mendapatkan hadiah utama pada kompetisi tersebut.


"Aku harus mendapatkan Tetesan Embun Jiuqiong."


Tiba-tiba ponselnya berbunyi. Ting. Qinli langsung memeriksa ponselnya dan melihat siapa yang mengirim pesan.


Qinli terkejut ketika melihat Chu Zitan yang mengirim pesan kepadanya.


"Ternyata gadis ini juga datang kemari."


😊 Zitan


"Kakak ipar, aku sedang libur. Aku datang ke Chuanshu untuk jalan-jalan. Apa ada yang kau inginkan? Aku akan membelinya untukmu!" (PS: baru-baru ini aku mendapat rezeki nomplok, emot bahagia)


Qinli tersenyum mengingat saat terakhir kali mereka bertemu setengah tahun yang lalu. Hingga tak terasa ia terus membaca pesan dari Chu Zitan sambil tersenyum. Ia pun membalas pesan tersebut.


"Aku tidak mau apa pun. Kau harus pulang besok."


Pesan terkirim.


Chu Zitan mengerucutkan bibirnya karena membaca pesan dari Qinli yang tak sesuai dengan keinginannya.


Chu Zitan membusungkan dadanya sambil mengumpat.


"Aku berniat baik ingin membeli hadiah untukmu, tapi kau malah bersikap seperti itu!"


Dari atas gedung ada dua orang prajurit yang mengawasi gerak-gerik Chu Zitan. Dia adalah lelaki bertopeng merah dari pulau tersembunyi dan salah satu temannya Nie Bosang.

__ADS_1


"Kau bilang gadis itu adalah adik ipar Qinli," ucap lelaki bertopeng merah itu pada Nie Bosang.


"Benar."


Lalu Nie Bosang menanyakan sesuatu pada bosnya itu, "Bos, apa Anda ingin .... "


"Benar," jawab lelaki bertopeng merah.


Nie Bosang tampaknya bisa membaca pikiran bosnya itu. Dengan gaya kemayunya, Nie Bosang mulai berbicara lagi.


"Benar, juga, Lembah Raja Obat kali ini tidak ada bahan obat yang kau butuhkan untuk eksperimen. Tapi, jika bisa membawa subjek eksperimen yang menarik, tidak mungkin kau akan datang kemari secara personal," ucap Nie Bosang.


Tak butuh waktu lama, lelaki bertopeng merah itu segera melompat ke bawah dengan kekuatannya menuju Chu Zitan berada.


"Kau terus awasi Qinli, Xu Yinran terkena racun seranggaku, Qin Badao juga sudah sekarat. Bahkan aku sendiri juga tidak yakin bisa menyelematkan mereka."


"Aku ingin lihat apa yang bisa dia lakukan," ucap lelaki bertopeng itu sebelum terjun.


Chu Zitan terus berjalan memasuki kawasan pertokoan yang sepi dan masuk gang yang sepi. Tiba-tiba saja, tubuhnya dikelilingi oleh lingkaran emas. Sesungguhnya itu adalah energi tenaga dalam milik lelaki bertopeng yang berada di atasnya.


"Ini .... "


Saat Chu Zitan berusaha untuk menyentuhnya, tiba-tiba ia terhipnotis oleh kekuatan itu.


Kekuatan itu benar-benar menguasai tubuh Chu Zitan yang pada ahirnya menurut pada perkataan lelaki bertopeng itu.


"Gadis penurut," ucap lelaki bertopeng itu.

__ADS_1


.


.


Keesokan harinya.


...⚜⚜⚜...


...KAKI GUNUNG FHENGSAN...


Di dalam rumah yang besar itu, Qinli dan Kakek Tan Zhongguo bersama-sama para peserta kompetisi sudah berada di dalam ruang keluarga.


"Meski kekuatan tempur anggota Lembah Raja Obat tidak hebat, tapi mereka mempunyai koneksi yang sangat luas dan skill membuat obat sangat hebat dan tak tertandingi," ujar kakek menjelaskan itu pada Qinli.


"Skill membuat obat? Kira-kira ahli pembuat obat Lembah Raja Obat ini sudah mencapai level berapa, ya?" tanya Qinli.


"Yo!"


"Tan A Huan, ternyata kau juga di sini," ucap wanita cantik dengan pakaian seksi di dalam rumah itu.


"Wanita itu adalah wakil dari Keluarga Lu, Keluarga prajurit dari kota Chuansu yaitu Lu B Xue."


"Tidak disangka Lu B Xue juga d sini," ucap Nona Tan.


Lu B Xue mulai mendekati Nona Tuan Tan dan berbisik kepadanya, "Keluarga Tan seperti bodimu ini, seberapa keras berjuang juga akan sia-sia."


.

__ADS_1


.


...🌹Bersambung🌹...


__ADS_2