
"Sepertinya benar-benar tidak sakit lagi."
"Kau akan pulih kembali setelah dua hari."
"Saudara Qinli, sebelumnya kami memandang rendah dirimu dan berprasangka buruk terhadapmu, aku mewakili mereka semua meminta maaf padamu," ucap Ketua Tan Weihe.
"Tidak apa-apa, kita semua adalah satu tim, anggap saja ini sebuah kesalahpahaman," ucap Qinli.
Setelah semuanya aman, Qinli memang mengobati semua teman satu timnya. Rata-rata mereka memang terluka tapi tidak terlalu parah. Qinli bahkan sudah membalut luka mereka dengan perban.
"Untung saja kali ini ada dirimu, jika tidak kami mungkin akan mati di sini," ucap Caoge.
"Karena misi ini begitu berbahaya, kenapa harus ke luar negeri untuk penelitian?" tanya Qinli heran.
"Ini ...." Kapten Tan Weihe tampak ragu menjawab pertanyaan dari Qinli, bahkan ia sempat melirik teman-temannya.
"Sebenernya ...."
Semua orang menoleh ke sumber suara. Ternyata itu suara dari Dr. Yu.
"Hal ini harus diceritakan dari beberapa tahun lalu ...." ucap Dr. Yu.
...π~π~π...
"Bagaimana dengan uji efek pil Ningshen ini?" tanya Kader He.
"Sedang memasuki tahap uji, diperkirakan efeknya akan segera terlihat," ucap Dr. Yu muda.
Saat ini mereka sedang berada di dalam sebuah tempat rahasia milik Militer Yanxia. Mereka sedang menguji efek pil Ningshen yang sudah disempurnakan.
"Meskipun obat ini sedang dalam tahap pengujian dan belum bisa menjamin 100%, tapi tingkat keberhasilannya masih tergolong tinggi," ucap Dr. Yu sambil menyerahkan pil itu pada salah seorang prajurit.
"Apakah obat ini benar-benar bisa membuatku menembus level enam?" tanya prajurit itu senang.
"Baiklah Kak Yu, aku percaya padamu!" ucapnya sambil menelan pil itu.
...SEMINGGU KEMUDIAN...
WUSH ...
BAM ...
HIA ...
__ADS_1
Prajurit itu benar-benar berhasil meningkatkan kekuatannya. Ia bahkan berhasil menghacurkan tembok beton dan membuat lubang di tengahnya. Hasil yang di dapat saat ini benar-benar membuat semua peneliti bangga akan hasil yang sangat memuaskan itu.
"Kita berhasil! Penelitian beberapa tahun ini, akhirnya membuahkan hasil! Aku yang dari masih muda sudah hampir menjadi tua," seru Dr. Yu sangat bahagia.
PROK ... PROK ... PROK!
"Selamat! Kalian semua sudah bekerja keras, aku harap kalian semua bisa membantu dokter lebih gigih lagi!" seru Kader He.
"Baik!" ucap mereka serempak serta memberi hormat pada Kader He.
"Hehehe, aku tahu Kak Yu tidak akan membuatku kecewa," ucap prajurit itu.
Lalu prajurit itu membisikkan sesuatu pada Dr. Yu.
"Kak Yu, apakah kau masih punya pil yang lebih hebat lagi? Aku ingin menerobos ke level sembilan ...." ucap prajurit itu setengah berbisik padanya.
"Ada sih ada, tapi karena hasil penelitian ini belum keluar, jadi aku juga tidak terlalu jelas apakah ada efek sampingnya atau tidak?" ucap Dr. Yu ragu.
"Akan ada pertemuan bisnis di Amerika minggu depan. Terlebih lagi, belakangan ini juga semakin banyak orang yang menginginkan penelitan ini, aku harus cepat meningkatkan kekuatanku," ucap prajurit itu bersemangat.
Dr. Yu hanya tersenyum menanggapi itu.
"Baiklah jika ada reaksi berbahaya, ingat untuk datang mencariku."
...Sampai sekarang, aku masih menyesal kenapa waktu itu aku tidak membujuknya untuk berhenti. Kalau saja obatnya bekerja dengan baik ... dia tidak akan .......
"Aku harus berhasil meneliti pil Ningshen ini!" ucap Dr. Yu tepat di depan makam Wang Dazhuang sambil terisak.
Sejak saat itulah Dr. Yu terus memperbarui pil itus setiap tahun. Sudah banyak prajurit yang mencoba pil itu tapi sampai sekarang belum berhasil menemukan formula yang tepat.
"Sebenarnya dimana masalahnya, kenapa tingkat keberhasilannya terus berada di sekitar 50%?" ucap Dr. Yu frustasi.
Sampai akhirnya terjadi ledakan dahsyat di ruang penelitian itu.
"Uhuk, uhuk! Aku membuat pil ini berdasarkan formula peninggalan dari Dokter Qin sebelumnya, lalu kenapa bisa seperti ini?" ucapnya sambil terjatuh.
Lalu setelah kecelakaan hari itu, Dr. Yu terus mencoba formula itu. Sampai akhirnya ia menemukan sebuah cara. Saat ia memainkan layar monitor miliknya ia berhasil menemukan sesuatu.
"Ternyata begitu! Sepertinya jika ingin berhasil meneliti pil Ningshen ini, hanya bisa mencoba untuk pergi ke tempat yang penuh energi spiritual yang ada di Amerika sesuai dengan petunjuk yang ditinggalkan oleh Dokter Qin," ucapnya penuh kegembiraan.
...π~π~π...
"Jadi aku bersumpah, aku harus berhasil meneliti pil Ningshen ini dengan sempurna. Demi rekan-rekan yang telah meninggal dan demi tidak terjadi lagi korban seperti Dazhuang."
__ADS_1
"Ternyata begitu," ucap Qinli sambil mendekati Dr. Yu yang sedari tadi memainkan laptop miliknya.
"Namun, kita sudah dekat dengan tempat tujuan kita dan kemenangan sudah di depan mata!" ucap Dr. Yu dengan berbinar.
"Benarkah? Dokter, apakah aku boleh mendaftar sebagai orang pertama yang mencoba pil ini?" tanya Chenlin.
"Setelah selamat dari bencana besar, pasti akan ada keberuntungan bagus!" ucap Chumiao.
"Asalkan bisa membuat pil Ningshen ini dengan sempurna, kelak kalian pasti akan menjadi salah satu petarung terhebat di dunia ini," ucap Dr. Yu dengan sombong.
"Omong kosong!"
Teriakan seseorang itu membuat mereka terkejut sekaligus waspada.
"Cepat lindungi .... " teriak Qinli.
Tapi serangan dari orang itu lebih cepat ketimbang mereka. Beruntung Qinli dapat menghalau serangan itu.
Tap... Tap ....
"Yuqian, kau masih mau membohongi berapa banyak orang?" tanya lelaki bertopeng itu.
"Kau ...." ucap Qinli dan Dr. Yu secara bersamaan.
"Bu-bukankah kau sudah mati?" ucap Dr. Yu terbata.
"Kalau bukan karena bocah ini, aku mungkin sudah mati!" ucapnya sambil menunjuk Qinli.
"Apa maksud Anda?" tanya Qinli penasaran.
"Pemimpin itu ingin memanfaatkanmu untuk menyelesaikan penelitian orang tuamu waktu itu, jadi dia memainkan sebuah taktik bagus."
"Namun, kelihatannya kau juga tidak akan rugi. Tidak disangka di usiamu yang begitu muda sudah mencapai level master setengah langkah," ucap lelaki bertopeng itu.
"Meski aku tidak tahu ucapanmu ini benar atau tidak tapi aku tetap berterima kasih pada Anda karena telah memberiku kekuatan waktu itu. Namun aku sudah berjanji kepada seseorang akan melindungi Dr. Yu dan tidak akan membiarkan siapa pun menyakitinya," ucap Qinli sembari berdiri di depan Dr. Yu.
Kini terlihat jelas wajah ketegangan dari Qinli dan lelaki bertopeng itu.
"Sudahlah, dari pada membiarkanmu terus dibohongi oleh mereka," ucap lelaki bertopeng itu sembari menunduk.
"Lebih baik aku memberitahukan semua kebenarannya padamu," ucap lelaki itu sambil membuka topengnya.
.
__ADS_1
.
...πΉBersambungπΉ...