
Happy reading all😎
.
.
"Ke-kenapa wajahmu menjadi seperti ini?" ucap Dr. Yu panik.
Hal yang sama juga terlihat di wajah Qinli.
"Hng, kau jangan berpura-pura tidak tahu, ini terjadi karena dirimu!" gertak lelaki bertopeng itu.
"Kalau bukan karena memakan pil Ningshen-mu, aku juga tidak akan menjadi seperti ini. Namun berkat pil Ningshen, aku bisa lolos dari ledakan waktu itu," ucapnya sambil meremas topeng tersebut.
"Omong kosong!"
"Aku tidak pernah memberimu pil Ningshen. Terlebih lagi, kau, Qin Badao adalah pengkhianat di markas militer! Qinli cepat bunuh dia!" gertak Dr. Yu.
Qinli terkejut akan ucapan Dr. Yu barusan, ia pun menoleh padanya.
"Kau bilang ... dia siapa?"
"Qin ... Qin Badao! Ada apa?" tanya Dr. Yu khawatir.
Bayangan seorang kakek yang datang di saat Qinli terbuang di waktu kecil setelah kehilangan kedua orangtuanya terlintas. Seorang kakek yang datang kepadanya dan membimbingnya untuk menjadi kuat dan melatihnya sampai ia bisa memiliki ilmu tenaga dalam, kini ia bisa bertemu dengannya. Orang yang selama ini Qinli cari akhirnya menemuinya dengan wujud yang sebenarnya. Mata Qinli berembun, mengingat semua kebaikan yang diberikan sang kakek kepadanya selama ini sangatlah berharga untuk Qinli.
Ia pun mulai mendekati Qin Badao.
"Ka-kakek badao?" ucap Qinli terbata.
Ucapan Qinli barusan membuat Dr. Yu cemas sekaligus panik, banyak pertanyaan kenapa Qinli bisa mengenal Qin Badao, kapan dan dimana.
"Aih, tidak disangka kita saling mengenal di tempat seperti ini?" ucapnya sambil memejamkan mata.
Tentu saja ucapan Qin Badao barusan semakin membuat Dr. Yu ketar-ketir. Itu artinya keselamatannya terancam, apalagi ada hubungan antara Qin Badao dan Qinli. Kini wajah Dr. Yu menjadi pias.
"Gawat, ternyata mereka ada hubungan kakek dan cucu!" batinnya panik.
Karena terlalu ketakutan Dr. Yu bahkan sampai menggigiti tangannya. Lalu ia pun bersiap untuk kabur dari tempat itu.
"Si muka cacat itu pasti akan membunuhku, bagaimana kalau cucunya mendengar kata-katanya ... aku harus kabur selagi mereka berdua mengobrol!"
Tiba-tiba pintu di depan Dr. Yu menutup secara otomatis.
BAM!
"Yuqian, masalah kita berdua belum selesai" gertak Qin Badao dari arah belakang.
Tentu saja langkah kaki Dr. Yu terhenti karenanya. Mau tak mau ia pun terjebak di tempat itu.
"Bukankah kau bilang aku membodohimu?" ucap Qin Badao sambil mengeluarkan sesuatu dari dalam bajunya.
Dr. Yu menoleh.
Sebuah kalung bernama Wang Dazhuang dikeluarkan oleh Qin Badao dari dalam bajunya. Hal itu membuat Dr. Yu semakin panik.
"Ba-bagaimana kau bisa mempunyai tanda pengenal militer Wang Dazhuang?" ucapnya mulai ketakutan.
__ADS_1
"Karena kau ingin tau, maka aku akan memberi tahumu!"
...⚜⚜⚜...
"Beberapa tahun lalu, demi menyelidiki hilangnya keberadaan orang tua Qinli, aku sengaja menyelinap ke dalam militer untuk mencari berita itu, sampai suatu hari aku mendengar ...."
Di ruangan itu hanya ada Kader He dan Dr. Yu. Kelihatannya mereka sedang membicarakan hal penting saat itu.
"Bagaimana, apa kau tertarik?" tanya Kader He.
"Pemimpin, maksud Anda?"
"Bukankah kau selama ini ingin membuat penelitian besar? Aku berencana ingin mengulang kembali "Proyek Ciptaan Dewa," ucap Kader He dengan sangat yakin.
Sepertinya memanfatkan ambisi Dr. Yu membuatnya senang. Sayang, Dr. Yu masih belum terlalu yakin akan hal itu. Masih tampak keraguan yang jelas dari wajah Dr. Yu.
"Dengan kemampuanku meneliti pil Ningshen takutnya ...."
"Selain itu, jika kualitas pil Ningshen semakin tinggi, efek sampingnya juga akan semakin kuat, takutnya tidak ada orang yang bersedia mencobanya."
"Tenang saja, aku akan memikirkan cara, aku akan memilih prajurit kelas tinggi setiap tahunnya, untuk dijadikan percobaan," ucapnya sambil memainkan caturnya hingga membuatnya skakmat.
Sementara itu Qin Badao yang bersembunyi di balik pintu juga memikirkan perkataan Ayah Qinli.
"Si bocah Qin juga pernah bilang, meski pil Ningshen berkualitas tinggi bisa meningkatkan kekuatan, tapi juga punya efek samping yang sangat kuat. Kalau ringan, bisa hidup sampai tiga tahun. Kalau berat, kultivasimu akan hilang dan bisa mati mendadak."
Qin Badao mengusap kasar wajahnya.
"Kedua pasangan Qin ini menghilang tanpa sebab, bisa jadi ada hubungannya dengan pil Ningshen ini."
"Kelihatannya aku harus menyusup ke internal mereka baru bisa mendapatkan lebih banyak informasi."
...SEBULAN KEMUDIAN...
"Kelihatannya hanya bisa mencobanya agar mereka mendapatkan kepercayaan mereka!" ucap Qin Badao yang sudah berubah menjadi Wang Dazhuang.
Saat itu ia pun sedang meminum ramuan mereka.
Tiba-tiba hawa panas menyebar ke tubuh Wang Dazhuang. Seakan efek obat itu mulai bekerja pada tubuhnya. Tetapi karena rasanya tidak sama dengan yang sebelumnya ia pun bertanya pada Dr. Yu.
"Kak Yu, apa ada masalah dengan pil ini?" tanya Wang Dazhuang sambil memegangi perutnya yang mulai kesakitan.
Dengan takut Dr. Yu menjawab pertanyaan Wang Dazhuang seolah tidak ada apa-apa.
"Tidak ada, kita hanya perlu menunggu sampai kau mencapai level sembilan."
Padahal saat itu tubuh Wang Dazhuang merasakan hal yang sangat tidak nyaman dengan tubuhnya. Bahkan tubuhnya seolah terbakar karena efek obat itu.
Hingga akhirnya Wang Dazhuang meninggal setelahnya.
"Pemimpin, ini adalah percobaan ke dua belas yag telah gagal, kalau begini terus, takutnya ...."
"Selama ada setitik harapan, aku tidak akan menyerah! Mengerti tidak!"
Di dalam peti pemakaman milik Wang Dazhuang.
"Baiklah!"
__ADS_1
Tangannya mulai bergerak, lalu kedua matanya kini juga mulai terbuka.
"Hampir saja!"
"Untung saja aku lebih dulu menggunakan fuxi sembilan, jarum untuk mengunci titik daxue, kalau tidak aku pasti sudah mati ...."
Ia pun menarik satu jarum terakhir yang masih menancap tepat di atas dadanya.
WUSH ...
Tiba-tiba efek obat itu sudah menguar hilang.
SRASHH ...
Makam Wang Dazhuang meledak.
BAM!
Wang Dazhuang akhirnya keluar dari makam.
"Menyesakkanku saja! Akhirnya keluar juga!"
"Eh, ini ...."
"Aahhhh!!! Wajahku!!" teriaknya dengan sangat kecewa.
"Aaaaaaaaaa ...."
Di tengah guyuran hujan itu ia pun meratapi nasibnya.
.
.
"Karena aku sama sekali tidak mendapatkan informasi mengenai orang tua Qinli dan khawatir kalian akan menyerang Qinli, jadi aku memberitahu Qinli metode kultivasi!"
"Tidak disangka, ternyata kau adalah Wang Dazhuang!" ucap Dr. Yu terkejut.
Kini ketakutannya semakin bertambah.
"Aku juga tidak menyangka sudah bertahun-tahun berlalu, kau masih tergila-gila dengan pil Ningshen ini."
"Matilah!" teriak Qin Badao sambil mengarahkan pukulannya ke arah Dr. Yu.
"Tunggu, kau tidak boleh membunuhku!" ucap Dr. Yu ketakutan.
"Mengulur-ulur waktu juga tidak akan ada yang menolongmu!" ucapnya sambil mengarahkan satu jarum perak ke arah Dr. Yu.
Di tengah keputusasaan Dr. Yu mengucapkan sebuah kata-kata yang mampu mengurungkan niat Qin Badao agar tidak menyerangnya.
"Apakah kau tidak ingin tau keberadaan Dr. Qin dan istrinya?"
BERHENTI
.
.
__ADS_1
...🌹Bersambung🌹...