MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA

MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA
EPISODE 240


__ADS_3

Di saat seperti itu akhirnya Qinli meminta Qingyin untuk bersiap-siap.


"Qingyin!"


"Mengerti!"


Sesaat kemudian, Qinli dan Qingyin melompat ke atas dan menyerang utusan Keluarga Lei tersebut, tetapi dia justru tertawa.


"He he he ...."


"Maaf telah membuatmu menunggu lama!"


"Kekuatan spiritual kalian sedikit tidak terkontrol, biar aku yang membantu kalian menyesuaikannya," ucap utusan Keluarga Lei sambil menutup mata.


Sesaat kemudian ia segera membuka sebuah kitab lalu membaca mantra, "Kekuatan prasasti, mengusir kekuatan spiritual ...."


Tidak berapa lama kemudian, dari dalam kitab tersebut muncul huruf-huruf kanji bertujuan untuk mengunci kekuatan Qinli dan juga Qingyin. Qinli yang menyadari jika serangan yang ia gunakan cepat segera meminta Qingyin untuk membuat dinding pertahanan.


"Serangannya cepat sekali, cepat buat pertahanan!"


Serangan yang dilakukan oleh utusan Keluarga Lei mampu membuat Qinli kewalahan. Bahkan kekuatan spiritual miliknya hampir dilahap habis.


KLANG!"


"Kekuatan spiritualku, dilahap?" gumam Qinli terkejut.


Setelah beberapa saat, Qinli bisa melihat beberapa huruf kanji yang mengunci tubuhnya dan juga tubuh istrinya. "Inikah kekuatan pembatasnya? Kekuatan pembatas ...."

__ADS_1


Setelah itu terlihat ketiga trio kodok berlutut pada utusan Keluarga Lei itu.


"Tuan, ini tidak ada hubungannya dengan kami! Kami dipaksa oleh iblis ini untuk datang ke sini!" ucap mereka sambil berlutut ke arahnya.


Dilihat dari gelagatnya utusan Keluarga Lei tersebut sangat terpandang, bahkan bisa membuat ketiganya ketakutan. Sementara itu Qingyin juga mencoba melepas benteng perisai tersebut.


"Kekuatan spiritual di dalam tubuhku seolah menghilang!" gumamnya terlihat panik.


Utusan Keluarga Lei tersebut sepertinya tidak suka akan kedatangan trio kodok. "Berisik, enyahlah!"


Salah satu tangannya mampu mengibas ke arah ketiga orang anggota trio kodok tersebut.


"BAM!"


"Ini aturannya seharusnya ada di dalam buku. Aku tidak dapat menggunakan kekuatan spiritualku, juga tidak dapat berkomunikasi dengan Pedang Shi Tian. Hanya bisa mengandalkan kekuatan fisik!" gumam Qinli.


"Tuan Qin, jangan terlalu terburu-buru. Pertunjukan bagus masih belum dimulai!"


"KEKUATAN PRASASTI_KEHILANGAN KEKUATAN!"


"KEKUATAN PRASASTI_BISU!"


"Dia bisa menambah lebih dari satu aturan?"


Bukan berhenti di situ saja, tetapi urusan Keluarga Lei justru menendang punggung Qinli sambil merendahkan dirinya, "Cuma segini kekuatan level tetua kalian!"


BAM!

__ADS_1


"Qinli ... idolaku!"


Tampak sekali jika teman-teman Qinli sangat menghawatirkan Qinli. Tiba-tiba saja Qinli pun tidak bisa mengucap sepatah kata pun.


"Aku tidak dapat berbicara!"


"Suamiku!" teriak Qingyin.


Sementara itu Tetua meyakinkan Qingyin jika Qinli tidak kenapa-napa.


"Nyonya Qin, tenang! Tetua Qin masih belum mengeluarkan jurusnya.


"Bagaimana mungkin!" teriak utusan Keluarga Lei melihat Qinli tidak apa-apa.


Hanya saja Qinli masih dalam posisi berjongkok. Lalu sesaat kemudian ia mengeluarkan api hitam miliknya.


"Sekarang giliranku!" Qinli kemudian bangkit dan mulai menyerang utusan Keluarga Lei.


Namun ia bergumam, "Tidak disangka, Keluarga Lei mempunyai petarung hebat, sepertinya aku harus berhati-hati."


Api hitam milik Qinli mampu membakar kekuatan aturan milik utusan Keluarga Lei tersebut. Tentu saja kejutan yang dibuat oleh Qinli membuatnya terkejut.


"Api apa ini sampai bisa melahap kekuatan aturanku!"


Sesaat kemudian ia pun teringat akan sebuah legenda. "Apa ini api melahap yang ada di dalam legenda!"


Meskipun begitu Qinli masih belum bisa tenang, "Selama kekuatan aturannya masih belum sepenuhnya menghilang, aku hanya bisa menggunakan kekuatan api hitam ... tidak boleh membiarkannya menambah aturan lagi!"

__ADS_1


Belum sempat utusan Keluarga Lei itu bergerak, Qinli sudah lebih dulu menendang wajahnya.


"BAM!"


__ADS_2