MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA

MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA
EPISODE 197


__ADS_3

Tiga hari kemudian


Qinli dan keempat prajurit akhirnya terpilih untuk pergi mewakili Keluarga Han untuk mencari tungku peracik bintang tujuh. Saat ini mereka masih berada di dalam kapal milik Keluarga Han.


"Hanya ada kita berlima?"


"Bukankah kau bilang ada orang lain yang ikut juga?" tanya Qinli penasaran dengan ucapan Nona Han kapan hari.


Nona Han tersenyum lalu menjelaskan apa yang diinginkan oleh Qinli.


"Kamu terlalu banyak peserta akan mempengaruhi stabilitas Alama Rahasia, jadi setiap kali Alam Rahasia dibuka, hanya bisa mengutus lima anak muda yang berbakat dari keluarga kami."


"Ini juga merupakan kesempatan bagi bintang yang sedang naik daun dari tujuh keluarga besar untuk bersaing satu sama lain."


"Oh, ya Qinli, kau berada di level berapa sekarang?"


"Aku ... Aku sekarang berada di level puncak alam langit."


"Kelihatannya aku harus mengontrol baik-baik kekuatanku ketika masuk nanti, kalau tidak ....' gumam Qinli.


Di dalam benaknya sesekali Qinli teringat wajah istrinya, Qingyin yang tersenyum padanya.


"Qingyin, tunggu aku!" gumam Qinli.


Namun,rupanya Nona Han tidak percaya begitu saja dengan ucapan Qinli. Ia meragukan jika Qinli tidak berada di level tersebut karena baru saja ia mengalahkan seseorang yang berada di atas tingkatannya.


"Sungguh? Padahal kau mengalahkan seorang kultivator Puncak Alam Langit dengan satu pukulan sebelumnya."


"Hanya sebuah kebetulan, dia saja yang ceroboh!"


Di belakang sini ternyata ada prajurit yang memperhatikannya.


"Seperti apa kultivator Puncak Alam Langit yang bisa unggul melawan Tetua Kedua yang sudah mencapai Alam Reinkarnasi, "batin Han Feng sambil terus memperhatikan Qinli.


Qinli yang merasa sedari tadi diperhatikan oleh seseorang segera menoleh. Ketika ia mengetahui jika yang memperhatikan dirinya adalah Han Feng, seketika jiwa ilfeelnya kembali lagi. Ditambah lagi Han Feng kembali mengedipkan salah satu matanya ke arah Qinli.


"Sepertinya dia memang suka pada sesama, aku harus menjauh darinya," batin Qinli.


Qinli akhirnya menanyakan keanehan yang memenuhi pikirannya pada Nona Han.

__ADS_1


"Apakah kau tidak merasa Tuan Muda Han


Feng ini sedikit berbeda?"


"Berbeda?"


Seketika Nona Han baru sadar apa yang dibicarakan oleh Qinli.


"Maksudmu dia berbeda dengan Tuan Muda dari keluarga lainnya yang sangat mudah bergaul dengan orang lain?" tanya Nona Han.


"Bukan ...."


"Sebenarnya Han Feng bukan Tuan Muda dari keluarga kami secara harafiah, sebenarnya dia adalah anggota keluarga cabang terendah."


"Jujur, sebenarnya dia bukan dari Keluarga Han, dia hanyalah orang biasa."


"Beberapa tahun ini, Han Feng berlatih dengan keras demi membantu cabang berkembang, dia mencapai level sekarang bertahap demi setahap di mulai dari level rendah. Umurnya masih muda sudah menjadi prajurit Alam Pemecah Langit, benar-benar berbakat!" terang Nona Han lada Qinli.


Padahal penjelasan sebanyak tadi tidak menjelaskan sifat dan karakter lain dari Tuan Muda Han Feng.


"Woah! Dia benar-benar berbeda!" puji Qinli.


"Gurun pasir? Kekuatan spiritual di sini sangat sedikit, aku tidak menyangka Alam Rahasia ada di tempat seperti ini."


Beberapa saat kemudian, Nona Han menyatakan jika perahu mereka sudah sampai di tujuan.


"Kita sudah sampai ...."


Pada saat itu Nona Han segera melakukan sesuatu. Terdengar suara bebatuan yang terjatuh dan membentuk sebuah simbol pentagon yang terhubung dengan benda di bawah. Sementara itu bebatuan tadi berwujud sama dengan Pentagon melayang di atasnya. Qinli yang melihat itu terkagum dengan kemampuan Nona Han.


"Tidak disangka Nona Han membawa benda ini masuk, sungguh punya selera yang bagus!"


Beberapa waktu setelahnya ada sebuah kapal yang juga datang ke tempat itu. Tuan Muda yang memiliki kapal itu bahkan menertawakan Keluarga Han, dia adalah Wei Yun.


"Ckck, ada beberapa keluarga besar yang benar-benar tidak berguna, mereka bahkan tidak dapat memilih lima murid yang memenuhi syarat sampai harus merekrut orang luar."


Ternyata bukan hanya Wei Yun yang menertawakan Keluarga Han, masih ada satu lagi prajurit yang berlaku sama dengannya.


"Darimana datangnya si sampah ini? Kalau mau merekrut orang, seharusnya merekrut yang lebih baik! Sampah sepertinya apa pantas berebut Tungku Bintang Tujuh?" ucap salah satu lelaki yang bernama Wei Hao.

__ADS_1


Badannya memang sangat terlihat berotot, sayangnya sikapnya terlalu merendahkan orang. Qinli menanggapi ucapan mereka dengan memainkan salah satu jari kelingkingnya di telinga sebelah kiri.


"Apakah semua Tuan Muda dari keluarga besar seperti ini? Bahkan kata-kata yang dilontarkan tidak berbeda jauh ... aku sampai muak mendengarnya!" ucap Qinli.


Begitu pula dengan Nona Han yang sependapat dengan Qinli. Ia bahkan mendukung ucapan Qinli barusan.


"Benar, sepertinya memang ada sekte yang khusus mengajarkan anak sombong sehingga perilaku mereka sama semua!"


Tuan Muda Wei Yun sepertinya tidak suka dengan ucapan Nona Han.


"Aku ingin lihat, apakah sikapmu akan seperti ini juga begitu Alam Rahasia segera dibuka. Ayo kita pergi!" ucap Tuan Muda Wei Yun.


Tuan Muda Han Feng muncul di belakang Qinli.


"Tujuh keluarga besar sudah sampai, kelihatannya sebentar lagi Alam Rahasia akan dibuka!" ujar Tuan Muda Han Feng.


Qinli masih penasaran dengan pemandangan di bawah kapalnya. Ada beberapa binatang spiritual yang di atas punggungnya ada rumah yang dibawa selama berjalan di gurun ini. Wujud binatang spiritual itu pun beraneka ragam.


"Bukankah semua keluarga besar sudah sampai? Siapa orang-orang di bawah itu?" tanya Qinli pada Nona Han.


"Mereka adalah bawahan di bawah perintah keluarga besar, kami akan mengizinkan beberapa dari mereka untuk masuk ke dalam Alam Rahasia."


"Kita punya lima orang, sedangkan mereka cuma tiga orang. Selain itu, perbedaan kekuatan kita sangat besar, jadi kita perlu khawatir."


Beberapa saat kemudian, Pentagon batu yang terhubung dengan Pentagon di bagian bawah yang berada di tengah gurun itu bergemuruh. Menciptakan sebuah gelombang tornado yang berasal dari pasir di gurun tersebut. Semua kapal dan keluarga besar yang sudah datang berebut untuk mendekati pusaran tersebut.


Di bagian tengah Pentagon mengeluarkan cahaya yang terus bersinar dengan sangat terang. Lalu beberapa orang berteriak tentang sesuatu hal.


"Alam Rahasia sudah dibuka!"


Ketika Pentagon itu mengeluarkan simbol hekstagramnya semua prajurit berebut masuk ke dalamnya. Dari kapalnya Tuan Muda Wei Yun justru melihat dari kejauhan. Mereka masih mengomentari para prajurit yang ikut dalam kompetisi kali ini.


"Hmph! Bahkan serangga-serangga lemah pun bisa masuk ke Alam Rahasia Wei Hao!" ujar Tuan Muda Wei Yun.


Sedangkan prajurit di sampingnya Wei Hao juga turut berkomentar. "Iya, Tuan."


Seketika muncul niat jahat di otak Tuan Muda Wei Yun.


"Halangi keluarga-keluarga lain untuk masuk Alam Rahasia!" titahnya pada Wei Hao.

__ADS_1


"Baik, Tuan Muda!" ucap Wei Hao sambil menangkupkan kedua tangannya pertanda dia menghormati keputusan Tuan Muda Wei Yun.


__ADS_2