MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA

MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA
EPISODE 202


__ADS_3

Ternyata pertarungan itu tidak hanya sampai di situ, masih banyak prajurit muncul yang terbentuk dari gumpalan awan-awan berwarna putih tersebut.


"Masih ada lagi?" gumam Qinli dengan mata menyipit.


Benar saja sesaat kemudian telah muncul beberapa prajurit dengan bentuk yang lebih bagus dari sebelumnya. Dari perwujudannya terlihat jika kedudukan mereka jauh lebih tinggi dari prajurit awan yang sebelumnya.


Beruntung Qinli selalu bersikap siaga, sehingga ketika mereka menyerang dengan tiba-tiba ia bisa menangkisnya.


...PAK...


Satu buah pukulan berhasil ia berikan kepada mereka. Kini jumlah mereka berjumlah tujuh orang dengan setiap prajurit membawa senjata rahasia mereka. Ternyata mereka bersamaan menyerang Qinli.


"Kalau terus begini, takutnya aku akan dikirim ke tingkat lima puluh satu secara paksa."


Tiba-tiba saja dari arah belakang muncul sosok makhluk lain yang berwarna biru, sepertinya ia lebih hebat daripada prajurit yang terbentuk dari awan-awan ini. Suaranya terdengar sangat sombong.


"Mundurlah!"


"Pergilah dari sini dan aku akan mengampuni nyawamu!"


Ternyata para prajurit yang terbentuk dari awal itu segera menyingkir dan memberikan jalan kepada makhluk yang berwarna biru tersebut. Qinli merasa bahagia karena akhirnya ada makhluk yang bisa diajak berbicara.


"Tidak disangka bisa bertemu dengan makhluk yang bisa berbicara."

__ADS_1


"Kelihatannya dia mempunyai formula pi-l."


Tanpa menunggu waktu yang lebih lama Qinli segera menyerang makhluk berwarna biru tersebut dengan Pedang Zanlu miliknya.


...SWOOSH!...


...KLANG!...


Beberapa saat kemudian makhluk yang berwarna itu marah karena Qinli justru menyerangnya dan tidak meninggalkan tempat tersebut.


"Cari ma-ti!"


Makhluk yang berwarna biru itu akhirnya menyerang Qinli. Pertempuran hebat akhirnya terjadi diantara keduanya sebuah ledakan bom terjadi di angkasa ketika kekuatan Qinli bertemu dengan kekuatan makhluk berwarna biru tersebut.


Sesaat kemudian Qinli mencoba menghindar, lalu mengatakan keinginannya kepada makhluk berwarna biru tersebut.


"Maaf, tapi aku buru-buru ...."


Makhluk berwarna biru itu terkejut karena kekuatan Qinli ternyata jauh lebih tinggi tingkatannya di atasnya.


"I-ini Kekuatan Alam Reinkarnasi?" ucap berwarna biru itu dengan terkejut.


Sementara itu Qinli segera menanyakan di mana formula tersebut disembunyikan.

__ADS_1


"Katakan! Di mana formula Pi-l Pembangkit Roh?" tanya Qinli.


Tiba-tiba saja Tuan Wei sudah datang di area tersebut. Ia memandang pertempuran itu dari kejauhan.


"Monster berwajah hijau sia-lan! Kau telah membuatku menunggu sangat lama! Tunggu setelah keluar dari sini, aku akan meminta kakak sepupuku untuk memberimu pelajaran!" ucap Tuan Muda Wei penuh amarah.


Betapa terkejutnya Tuan Muda Wei ketika menyadari jika kakak sepupunya justru saat ini sedang terbelenggu kekuatan dari Qinli.


"Kakak sepupu!" teriak Tuan Muda Wei.


Sayang, sesaat kemudian formula tersebut keluar dari tubuh makhluk berwarna biru itu. Bukan barang itu saja yang keluar dari sana melainkan, ada beberapa barang penting yang juga ikut keluar bersamaan dengan formula pi-l tersebut.


Di sisi lain, Qinli amat bahagia ketika berhasil menekan formula pi-l pembangkit roh.


"Formula pi-l pembangkit roh! Akhirnya aku mendapatkannya," ucap Qinli dengan sorot wajah bahagia.


Akhirnya dengan segera, Qinli menggenggam gulungan informasi formula itu lalu sesaat kemudian menoleh ke arah Tuan Muda Wei.


"Tuan Wei, kebetulan sekali," sapa Qinli dengan ramah.


Bukannya senang, Tuan Wei justru merasa terancam ketika diketahui keberadaannya oleh Qinli.


"Dia mau apa?" tanya Tuan Wei ketakutan.

__ADS_1


__ADS_2