MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA

MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA
EPISODE 159


__ADS_3

Di dalam perahunya laki-laki yang memakai baju pangeran tersebut sempat mengeluh saat memegang dadanya.


"Kalau tidak ada perisai giok milik guru, mungkin aku akan terluka oleh serangan pria itu."


"Tidak disangka prajurit daratan sampah bisa begitu hebat."


Chu Zitan ternyata diikat dengan kekuatan dari laki-laki tersebut. Kini ia meronta agar bisa terlepas dari sana.


"Lebih baik kau segera melepaskanku, jika tidak, kau akan mati saat kakak iparku datang!" teriaknya.


Laki-laki tersebut menoleh ke arah Chu Zitan, "Kakak iparmu adalah orang biasa, dia tidak akan bisa datang ke tempat ini."


Laki-laki berpakaian pangeran itu berbalik dan memegang wajah Chu Zitan dengan lembut.


"Aku hampir melupakan keberadaanmu kalau tidak bersuara tadi."


Tentu saja wajah Chu Zitan menjadi panik karena terkejut akan ucapan laki-laki tadi.


"Manusia biasa? Apakah dia immortal?"


Laki-laki itu terus saja membelai wajah Chu Zitan, karena kesal saat tangannya melewati bibirnya, Zitan sengaja menggigit tangannya dengan keras.


"Aaargh!"


Laki-laki itu berteriak karena kesakitan. Ia menjadi hilang kendali dan marah pada Chu Zitan.


"Dasar wanita j*lang!"


Laki-laki itu mencengkeram leher Chu Zitan dan menghadiahinya dengan sebuah pukulan yang sangat keras hingga ia terpental jauh hingga membentur tembok dan mengeluarkan darah dari sudut bibirnya.

__ADS_1


...BAM!...


Melihat ia yang terluka membuat lelaki itu memandangi serta memaki Chu Zitan yang tidak percaya.


"Aku mencoba bersikap baik padamu, tapi kau malah melawanku! Jangan salahkan aku bersikap kasar ...."


Laki-laki itu menutup kipasnya dengan kencang. Namun, tiba-tiba saja terasa benturan yang sangat hebat hingga membuat perahunya bergoyang.


...BUGH...


Belum sempat keterkejutan itu selesai, perahu yang dikemudikan oleh Qingyin sampai di sana.


"Cepat selamatkan Zitan!" teriak Qingyin.


Dengan cepat, Qinli dan Nona Mo Yao melompat ke dalam perahu milik laki-laki misterius tersebut.


"Zi ... tan!" teriak Nona Mo Yao saat melihat Zitan tergeletak tidak berdaya di lantai.


"Ugh ... aku tau kau pasti akan datang, kakak ipar ...." ucap Chu Zitan dengan sangat lemah.


Qinli melemparkan sebuah pil pada Nona Mo Yao dan memberikan perintah padanya untuk menjaga Zitan, adik iparnya.


"Tolong jaga Zitan, baik-baik."


"Iya!"


Tidak lupa ia mengeluarkan Pedang Zhanlu untuk melawan laki-laki yang berpakaian pangeran tersebut.


"Aku ingin lihat, iblis macam apa dirimu!" teriak Qinli sambil mengayunkan pedang Zhanlu miliknya.

__ADS_1


...BANG!...


Laki-laki itu segera mengeluarkan giok perisai miliknya ke depan untuk menghalau serangan dari Qinli.


"Perisai Giok!"


Akan tetapi, perisai giok tersebut ternyata tidak bisa menghalau serangan dari Pedang Zhanlu dan perisai itu tiba-tiba saja retak.


...KRAK!...


Laki-laki itu terkejut luar biasa, ia tidak menyangka perisai dari gurunya bisa kalah dari kekuatan Pedang Zhanlu.


"Bagaimana bisa!"


Namun, semua itu tidak berhenti di situ, karena giok tersebut terbelah menjadi dua dan Pedang Zhanlu mampu menembus tubuh lelaki itu. Tentu saja hal itu membuatnya terluka dan mengeluarkan dar*h.


Sebelum terjatuh, ia sempat mengucapkan sesuatu.


"Balas dendam ... untukku!"


Tiba-tiba saja tubuhnya bercahaya biru dan cahaya tersebut berpendar ke langit hingga membuat sebuah kode disana. Qingyin yang melihat hal tersebut menjadi cemas.


"Gawat! Keberadaan kita akan terungkap!" teriaknya.


.


.


...🌹Bersambung🌹...

__ADS_1


Maaf part kali ini pendek ya, hm, karena emang dari sananya begitu, sabar ya🙏😅


__ADS_2