MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA

MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA
EPISODE 36


__ADS_3

Bukannya bertarung, tetapi Xin Miusi malah melecehkan Nona Xu di atas arena pertandingan. Ia tampak mengusap paha Nona Xu sambil menyeringai ke arahnya.


"Seorang gadis lebih baik jangan berkelahi," ucap Xin Miusi dengan mengusap lembut paha Nona Xu.


"Jika tidak ...."


"Aku tidak akan berbelas kasihan padamu!" ucapnya sambil mengarahkan tendangan pada Nona Xu.


Hingga akhirnya Nona Xu jatuh terpelanting ke lantai.


...BUGH ... BRUK!...


Di saat Nona Xu masih di lantai, Xin Miusi bersiap melayangkan sebuah pukulan ke arah wajahnya tetapi tiba-tiba Qinli muncul dan menghalau pukulan itu dengan salah satu tangannya.


"Ternyata kau mengeluarkan pukulan mematikan!" ucap Qinli sambil menyeringai.


"Datang dari mana lagi sampah ini, ingin menjadi pahlawan untuknya?"


"Bukan menjadi pahlawan, hanya saja aku melihatmu begitu hebat jadi tidak tahan ingin belajar beberapa jurus darimu."


"Tapi jika aku bisa menang darimu, maka silakan meminta maaf dari Nona Xu."


Respon lain diberikan oleh Xin Miusi. Ia malah menertawakan aksi heroik Qinli.


Hahahaha


"Ha? meminta maaf? aku lihat kau sudah tidak sabar untuk mati!"


Dari arah belakang Nona Xu berteriak pada Qinli karena menghawatirkan Qinli, "Dokter Qin, jangan gegabah, dia bukan lawanmu."


Dari meja penonton, beberapa kepala keluarga membicarakan kekacauan yang terjadi di bawah. Temasuk salah seorang Komandan Yanxia pun tertarik akan keberadaan Qinli yang tiba-tiba muncul di dalam Keluarga Xu.


"Laoxu, siapa jagoan yang kau undang ini, kekuatannya hebat sekali," tanya lelaki berkaca mata itu pada teman di sebelahnya.


"Dia adalah seorang dokter, teman Yinran, aku tidak bertanya lebih jauh lagi selain ini."


"Berani menantang Xin Miusi, punya nyali juga. Aku berharap bisa memilih orang yang tepat untuk ketua." Batin lelaki berkaca mata itu.


Sementara itu di tempat pertandingan, Xin Miusi mulai mengeluarkan kekuatannya kembali.

__ADS_1


"Kalian sudah cukup berbicara omong kosongnya? Sudah terlambat jika ingin mundur sekarang," hardik Xin Miusi.


Tampak dari kejauhan, tubuh Xin Miusi sudah penuh dengan aliran listrik yang keluar dari dalam tubuhnya, mungkin inilah kekuatan Xin Miusi yang sebenarnya.


"Hari ini aku akan menunjukkan padamu ...."


"Apa itu prajurit sesungguhnya!" teriak Xin Miusi.


Lalu dengan tersenyum mengejek, Xin Miusi sudah mulai menyerang Qinli tepat di sebelah kepala Qinli bagian kanan.


WUSH ... kecepatan dari serangan Xin Miusi benar-benar secepat kilat.


"Bagaimana, tidak bisa mengikuti kecepatanku, 'kan?" seringai Xin Miusi.


"Walau kau punya sedikit kekuatan, tapi bagiku kau hanyalah sampah!" batin Xin Miusi.


Xin Miusi sibuk pamer kekuatannya di depan Qinli, tetapi Qinli sama sekali tidak takut ataupun merasa gentar. Xin Miusi berkali-kali mengeluarkan kekuatannya dan baru saja ia mengantamkan kakinya ke lantai hingga membuat lantai itu retak.


WUSH ... BRAK!


Tendangan dari Xin Miusi ternyata mampu membuat lantai itu retak di beberapa titik.


Sementara itu orang-orang yang melihatnya berteriak memuji kehebatan Xin Miusi.


"Tidak heran, Xin Miusi adalah prajurit tingkat empat."


"Tidak heran dia dari Keluarga Xin," teriak yang lainnya.


Sesaat kemudian Xin Miusi benar-benar menyerang Qinli.


"Aku akan menghabisimu hanya dengan satu pukulan ringan," ucapnya dengan mengarahkan satu pukulan ke arah Qinli.


WUSH ... PLAK!


Hanya dengan satu tangan, Qinli berhasil menangkap pukulan dari Xin Miusi tersebut. Lalu hanya dengan satu pukulan dari Qinli, Xin Miusi terhempas ke lantai. Bahkan ia menabrak ring pembatas area pertempuran itu hingga berkali-kali. Tubuhnya terpelanting ke sana ke mari hingga membentur ring area pertandingan secara berulang kali.


"Arghhh ...." teriaknya.


Beberapa kali tubuhnya mental ke satu sisi ring ke sisi ring yang lainnya. Tubuhnya terlempar ke sana dan kemari bagaikan sebuah mainan.

__ADS_1


DUGH ... KRAK ... SYUH ... DUGH ....


SYUH ... BRAK!


Akhirnya tubuh Xin Miusi jatuh terpelanting di lantai dengan sangat kerasnya. Hampir semua penonton terkesima dengan penampilan Qinli barusan, termasuk Kak Xuqiang juga. Sementara itu di bagian atas podium, salah satu kepala keluarga kagum akan kehebatan Qinli.


"Penampilan anak muda ini lumayan menarik," batinnya.


"Siapa sebenarnya Qinli ini," batin Xuqiang.


"Kak Qin, pertarunganmu ini sangat hebat," teriak Tuan Muda Xu.


"Tidak disangka Qin juga seorang prajurit," seru Kak Xuqiang.


"Aku tidak pernah mendengar adikku menyebutnya, pasti kau belajar dari Master hebat, 'kan!"


"Kalian terlalu memujiku, sebenarnya aku belajar sendiri, tidak ada sekte."


Saat berbincang dengan Kak Xuqiang, seseorang muncul di belakang Qinli.


"Oh, kalau begitu ..."


"Apakah kau tertarik dengan militer?" ucap lelaki berkaca mata itu.


Lelaki berkaca mata itu ternyata adalah Wang Shouyi, Kepala Staff Militer Shangjing. Sementara itu Kakak Tuan Muda Xu langsung memberi hormat pada Wang Shouyi.


"Ketua Wang!"


Ketua Wang mendekati Qinli dan berbicara padanya untuk memberikan sebuah penawaran.


"Karena kau punya kekuatan ini, kenapa tidak mencari tempat yang cocok untuk menunjukkan kekuatanmu?"


"Tempat yang cocok?" ucap Qinli sambil menggaruk kepalanya.


Dengan raut wajah tegas, Ketua Wang memberikan satu penawaran pada Qinli.


"Benar, posisi sebagai komandan masih kosong, entah apakah kau tertarik atau tidak."


...🌹Bersambung🌹...

__ADS_1


__ADS_2