MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA

MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA
EPISODE 70


__ADS_3

Happy reading all😎


Jangan lupa VOTE karya ini ya.


.


.


"Pegangan, lindungi dokter!" ucap Kapten Tan Weihe pada seluruh penumpang mobil.


Saat ini mereka sudah mendarat, dan kini mereka sedang dalam perjalanan menuju tempat yang diinginkan oleh Dr. Yu. Sayang, di belakang mereka ada dua buah mobil yang mengikuti mereka sedari tadi sejak mereka sampai dibandara.


Ia sangat yakin jika kedua mobil itu adalah orang-orang yang berusaha menyelakai Dr. Yu. Apalagi mereka mengarahkan mobilnya untuk selalu mengikuti setiap pergerakan dari mobil yang dikendarai Caoge.


Saat ini Caoge yang menyetir mobil, sementara Dr. Yu berada di tengah di samping Qinli dan Chenlin. Sementara Kapten Tan Weihe berada di depan bersama Caoge. Ia pula yang bertugas mengarahkan mobil ke tempat tujuan.


Tetapi pergerakan mereka terbaca oleh kedua mobil yang menguntit mereka. Oleh karena itu, mereka mengendarai mobil dengan sangat cepat. Sayang, jalan di depan mereka merupakan jalan buntu, sehingga dengan terpaksa Caoge menginjak rem mobil secara mendadak.


"Gawat, cepat berhenti!" teriak Kapten saat menyadari ada tumpukan beton di depan sana.


CKITT ... CSST!


Beruntung, mobil yang mereka kendarai berhasil di rem dalam waktu yang tepat. Meski bagian depan mobil sempat menabrak tumpukan beton, tetapi semua penumpang selamat.


Beberapa orang penumpang kini mulai keluar dari mobil-mobil itu.


"Dr. Yu, kau telah melewati perjalanan panjang yang melelahkan," ucap salah seseorang penumpang yang baru saja keluar dari salah satu mobil yang mengejar tadi.


Ternyata orang itu adalah Lu Yan, prajurit level sembilan yang datang bersama pramugari yang menyerang Dr. Yu selama di dalam pesawat tadi dan beberapa prajurit lainnya. Mereka sengaja mengejar mobil yang dikendarai Qinli untuk mengambil Dr. Yu dari mereka atau lebih tepatnya membunuh Dr. Yu.


Beberapa orang yang berada di mobil, kini sudah keluar semuanya, termasuk Qinli, Chenlin, Chumiao, Caoge, Kapten Tan Weihe dan juga Dr. Yu. Kapten Tan Weihe yang melihat Lu Yan dan mengetahui hal yang sebenarnya, segera menegur Lu Yan.

__ADS_1


"Lu Yan! Tidak disangka rumor itu benar!" ucap Kapten Tan Weihe.


Qinli yang sama sekali orang baru tidak mengetahui apa-apa di sini. Hingga rasa keingintahuannya mendorongnya untuk segera bertanya.


"Rumor apa? Kapten Tan, ada apa ini?" tanya Qinli kebingungan.


Tak mau menjawab pertanyaan dari Qinli, Kapten Tan Weihe memilih untuk segera menghadapi Lu Yan.


"Aku dengar sebagian besar serangan Lembaga Penelitian dari Militer Yanxia. Kami curiga, Militer Yanxia ada semacam organisasi yang bersatu dengan luar negeri ingin melakukan "Merger" dengan Lembaga Penelitian demi mendapatkan sesuatu," terang Kapten Tan Weihe.


Lu Yan tampak memainkan tangannya.


"Selamat! Kau benar!"


Tentu saja hal itu membuat Qinli tidak terima apalagi ini merupakan sebuah pengkhianatan besar.


Lalu terjadilah perkelahian antara prajurit di sana. Mereka berkelahi satu sama lain dan Kapten berhasil di lumpuhkan oleh Lu Yan. Hingga Kapten Tan Weihe menyuruh ke empat temannya untuk kabur dan menyelamatkan Dr. Yu.


"Kabur?" ucap Qinli sambil menahan amarah.


Ini bukanlah waktu yang tepat untuk kabur, melainkan menghajar para pengkhianat itu. Qinli tak tinggal diam, kini ia pun harus mengunakan ilmu tenaga dalamnya saat ini.


"Yang seharusnya kabur adalah sekelompok pengkhianat sesama bangsa, binatang yang telah membunuh rekan se-negaranya!"


SWOOSH ....


Tenaga dalam milik Qinli memancar keluar membuat benda sekelilingnya terbang seketika. Sekaligus membuat dirinya terbang melayang di udara. Naga ungu yang berada di tubuh Qinli keluar dan memancarkan kekuatannya.


"Militer Yanxia yang hebat selama ribuan tahun ini ternyata memelihara sekelompok bedebah yang tak tahu berterima kasih!" ucap Qinli.


"Kau? Ternyata berada di level master setengah langkah!" ucap Lu Yan terkejut.

__ADS_1


Hal itu pun berlaku pada semuanya. Hampir semuanya tak menyangka jika Qinli memiliki kekuatan luar biasa saat ini.


Tanpa menunggu lama, Qinli langsung menyerang Lu Yan dengan satu kali serangan mematikan.


"Matilah!" seru Qinli sambil mengeluarkan jarum-jarum perak miliknya.


SWOOSH ... SWOOSH ... SWOOSH ....


Satu kali serangan mematikan dari Qinli mampu melumpuhkan semua lawannya dalam satu kali serangan. Hampir dari semuanya tumbang saat itu juga. Dengan luka-luka yang berasal dari jarum perak milik Qinli tentunya.


"Ma-mati dalam sekali serang!" ucap Kapten Tan Weihe tak percaya.


"Ti-tidak disangka ... yang menghabisi ... pemimpin Muda Qiao ... ternyata ... kekuatannya seperti ini ...." ucap Lu Yan sebelum mati.


"Ternyata mereka!" batin Qinli setelah mendekati Lu Yan.


"Pantas saja Ketua Wang menyuruhku menyembunyikan identitasku."


Ternyata di lengan kiri Lu Yan ada tato yang bertuliskan "Qingtang."


Lalu dengan entengnya dan wajah biasa milik Qinli, ia pun menoleh.


"Kalian baik-baik saja, 'kan?" tanya Qinli.


"Qinli, kau ... kau berada di level master setengah langkah?" ucap mereka dengan wajah sangat terkejut.


"Ah, mungkin iya, aku juga tidak tahu persisnya," ucap Qinli dengan tersenyum.


.


.

__ADS_1


...🌹Bersambung🌹...


__ADS_2