MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA

MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA
EPISODE 54


__ADS_3

Kapten Xu bediri dan memegang pundak Qinli.


"Aku juga ingin mencari terobosan dalam tantangan ini."


"Baiklah, kau harus berhati-hati."


Lalu Kapten Xu naik ke arena pertandingan, sedangkan Nona Zhou berjalan untuk turun.


"Keluarga Xu dan Keluarga Xie bertanding lagi di kompetisi prajurit kali ini!" ucap Nona Zhou sambil menoleh.


"Bertanding lagi?" tanya Qinli penasaran.


"Ada yang kapten tidak tahu .... "


Pada kompetisi prajurit yang ke tujuh, Xu Qiang sebagai kapten di kalahkan oleh Xie Wen di kompetisi prajurit sebelumnya!


Pada kompetisi prajurit yang ke delapan juga seperti itu. Meskipun Keluarga Xu dan Keluarga Xie adalah tentara, sebenarnya hubungan mereka tidak baik.


Kini di arena pertandingan mereka dipertemukan kembali. Entah siapa diantara mereka yang akan menang kali ini.


"Lawan yang pernah aku kalahkan! Tidak peduli berapa kali kau datang, aku pasti akan menghajarmu sampai babak belur!" ucap Kapten Xie Wen.


"Banyak omong!" ucap Kapten Xu.


Lalu Kapten Xu mulai melancarkan serangannya pada Kapten Xie.


"Aku tidak punya waktu untuk mendengar omong kosongmu!"


Kapten Xu menyerang secara membabi buta tanpa ada perlawanan dari Kapten Xie. Rupanya Kapten Xie membaca semua gerakan dari Kapten Xu. Hingga Kapten Xu berpindah tempat dengan sangat cepat ke belakang Kapten Xu dan bersiap untuk menyerangnya.


"Tidak disangka sudah begitu lama, kau masih saja tidak ada kemajuannya!"


Kapten Xie Wen melayangkan sebuah pukulan tepat di punggung Kapten Xu dengan mengerahkan kekuatan supernya hingga membuat Kapten Xu terhempas beberapa meter ke depan.


"Hm, sudah habis?" Qinli pun memandangi minuman miliknya yang sudah habis.


Kini Kapten Xie Wen melompat ke atas seperti kalajengking hijau dan bersiap untuk melakukan serangan terakhir.


"Sudah waktunya memilih orang lain untuk menggantikan posisimu sebagai komandan!"

__ADS_1


Di saat ia hampir menyerang Kapten Xu, Qinli melempar botol bekas minumannya dengan keras tepat mengenai telinga Kapten Xie Wen. Hingga ia pun marah dan menoleh mencari siapa yang berani melemparnya dengan botol bekas.


"Siapa yang melemparnya!" ucapnya dengan sangat marah.


Lalu dengan polosnya Qinli mengangkat salah satu tangannya ke atas. "Ah, aku!"


"Kenapa, apakah Kapten Qin melihat Xu Qiang akan kalah, jadinya bertindak putus asa?" ucap Kapten Xie Wen meragukan sambil memandang Qinli.


"Ada yang kalah dan ada yang menang di setiap arena tantangan, dan dengan kemampuan Xu Qiang yang sekarang, kalah untukmu itu tidak terlalu memalukan," ucap Qinli tegas.


"Lagi pula, aku hanya ingin melihat bawahmu, apakah benar-benar "tidak bisa dihancurkan" atau tidak?"


"Bawah?" ucap Kapten Xu bingung.


Pandangan Kapten Xu berubah, kini ia memandang betis sebelah kanannya yang entah sejak kapan sudah ada jarum akupuntur milik Qinli yang menancap di sana.


Tiba-tiba saja Kapten Xie Wen tertawa terbahak-bahak karena menertawakan tingkah Qinli.


"Hahaha ....!"


"Dokter Qin, ketrampilan akupunturmu benar-benar luar biasa!" ucapnya sambil tertawa terbahak-bahak.


Lalu dari bangku penonton terdengar beberapa orang menertawakan dan membicarakan Qinli.


"Haha, mungkin saja."


Dari seberang panggung pertandingan Kapten Tianhai memandang Qinli.


"Lelucon? Tidak! Berdasarkan kemampuan Xie Wen, tidak mungkin tidak tahu siapa yang memukulnya?" batin Kapten Tianhai.


"Kecuali kekuatan pihak lain benar-benar bisa menghancurkannya," batin Qinli sambil tersenyum.


Kapten Tianhai memandang Qinli dari kejauhan.


"Tidak disangka bisa bertemu dengan orang yang punya kemampuan luar biasa di kompetisi tahun ini."


Dari arah belakang, tiba-tiba muncul Kapten Tianjin yang mendekati Kapten Tang Yi


"Sayang sekali Tang Yi! Perasaan kalah bertanding itu tidak menyenangkan, 'kan?"

__ADS_1


"Siapapun yang menantang Tim Tianhai, pasti akan kalah dengan mengenaskan, kau ini termasuk mencari masalah!" ucapnya mengejek.


Kapten Tang Yi menoleh.


"Qiao Shen, jangan pikir Tim Tianjin dan Tim Tianhai bisa bersekongkol dan bisa menang seperti kompetisi sebelumnya."


"Sepertinya tahun ini yang mencari masalah adalah kalian, jika tidak percaya ayo kita lihat sendiri," Ucap Kapten Tang Yi.


"Hm, masih saja keras kepala!" ucap Qiao Shen.


Tetapi mereka tetap memperhatikan pertandingan yang masih berlangsung di atas panggung. Qinli juga sudah naik panggung saat ini.


"Biarkan aku yang melawannya di babak ini!"


"Kapten, berhati-hatilah!" ucap Kapten Xu.


Dari atas panggung Kapten Xie Wen sudah memandang rendah kedatangan Qinli.


"Hanya prajurit tingkat lima, lihat saja bagaimana aku akan menghajarmu!" batin Kapten Xie Wen.


"Kapten Xie, silakan!" ucap Qinli sambil memberi hormat.


Kapten Xie Wen yang sombong membuat penawaran pada Qinli.


"Karena Kapten Qin pertama kalinya menjadi kapten dan mengikuti kompetisi ini, maka aku tidak akan menindasmu, aku akan membiarkanmu mengeluarkan dua jurus!"


"Aku yakin kau tidak akan bisa menembus pertahankanku," batin Kapten Xie Wen.


"Membiarkanku mengeluarkan dua jurus?" tanya Qinli.


"Kenapa? Apakah terlalu sedikit untuk Kapten Qin? Kalau begitu, aku akan membiarkanmu mengeluarkan beberapa jurus, oke?"


Riuh sorak suara penonton semakin menjelekkan Qinli.


"Belum mulai saja, Qinli sudah terlihat hampir kalah."


"Itu benar, siapa suruh dia bertemu dengan Xie Wen," seru yang lainnya.


"Baiklah, tetapi demi keselamatan, aku akan memakai sarung tangan."

__ADS_1


Tiba-tiba Qinli sudah memaksa sepasang sarung tangan tinju ke atas panggung turnamen.


...🌹Bersambung🌹...


__ADS_2