MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA

MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA
EPISODE 175


__ADS_3

Setelah menyerang Tuan Gu, kini Qinli turun untuk mengechek kondisi Tuan Gu ke bawah. Lalu sesaat kemudian ia menoleh ke belakang ke arah Kepala Keluarga Qiao dan Qiao Dahai yang masih terkesima akan kekuatan Qinli yang sesungguhnya.


"Kalian kenapa?" tanya Qinli dengan tersenyum.


"Tuan Qin," ucap mereka sambil menangkupkan kedua tangannya seolah memberikan hormat kepada Qinli.


"Ternyata Tuan Qin benar-benar berbakat, hari ini Keluarga Gu berhutang budi lagi kepadamu! Kelak kalau Tuan Qin membutuhkan bantuan, kami pasti akan membantu walau harus menerjang badai dan api!"


Setelah menyerang Tuan Gu, kini Qinli turun untuk mengechek kondisi Tuan Gu ke bawah. Lalu sesaat kemudian ia menoleh ke belakang ke arah Kepala Keluarga Qiao dan Qiao Dahai yang masih terkesima akan kekuatan Qinli yang sesungguhnya.


"Kalian kenapa?" tanya Qinli dengan tersenyum.


"Tuan Qin," ucap mereka sambil menangkupkan kedua tangannya seolah memberikan hormat kepada Qinli.


"Ternyata Tuan Qin benar-benar berbakat, hari ini Keluarga Gu berhutang budi lagi kepadamu! Kelak kalau Tuan Qin membutuhkan bantuan, kami pasti akan membantu walau harus menerjang badai dan api!"


Setelah menyerang Tuan Gu, kini Qinli turun untuk mengechek kondisi Tuan Gu ke bawah. Lalu sesaat kemudian ia menoleh ke belakang ke arah Kepala Keluarga Qiao dan Qiao Dahai yang masih terkesima akan kekuatan Qinli yang sesungguhnya.


"Kalian kenapa?" tanya Qinli dengan tersenyum.


"Tuan Qin," ucap mereka sambil menangkupkan kedua tangannya seolah memberikan hormat kepada Qinli.


"Ternyata Tuan Qin benar-benar berbakat, hari ini Keluarga Gu berhutang budi lagi kepadamu! Kelak kalau Tuan Qin membutuhkan bantuan, kami pasti akan membantu walau harus menerjang badai dan api!"


Setelah menyerang Tuan Gu, kini Qinli turun untuk mengechek kondisi Tuan Gu ke bawah. Lalu sesaat kemudian ia menoleh ke belakang ke arah Kepala Keluarga Qiao dan Qiao Dahai yang masih terkesima akan kekuatan Qinli yang sesungguhnya.


"Kalian kenapa?" tanya Qinli dengan tersenyum.


"Tuan Qin," ucap mereka sambil menangkupkan kedua tangannya seolah memberikan hormat kepada Qinli.


"Ternyata Tuan Qin benar-benar berbakat, hari ini Keluarga Gu berhutang budi lagi kepadamu! Kelak kalau Tuan Qin membutuhkan bantuan, kami pasti akan membantu walau harus menerjang badai dan api!"


Setelah menyerang Tuan Gu, kini Qinli turun untuk mengechek kondisi Tuan Gu ke bawah. Lalu sesaat kemudian ia menoleh ke belakang ke arah Kepala Keluarga Qiao dan Qiao Dahai yang masih terkesima akan kekuatan Qinli yang sesungguhnya.


"Kalian kenapa?" tanya Qinli dengan tersenyum.


"Tuan Qin," ucap mereka sambil menangkupkan kedua tangannya seolah memberikan hormat kepada Qinli.

__ADS_1


"Ternyata Tuan Qin benar-benar berbakat, hari ini Keluarga Gu berhutang budi lagi kepadamu! Kelak kalau Tuan Qin membutuhkan bantuan, kami pasti akan membantu walau harus menerjang badai dan api!"


"Tuan Qiao terlalu berlebihan ...." ucap Qinli.


"Tapi sebenarnya aku memang butuh bantuan Tuan Qiao."


"Tidak leluasa berbicara di sini, lebih baik Tuan Qin ikut aku kembali ke Kediaman Qiao untuk memberitahuku detailnya ...." ucap Kepala Keluarga Qiao.


Kediaman Qiao, Kota Tianyong.


Saat ini Qinli dan yang lainnya sedang berkumpul di ruang pertemuan Keluarga Qiao. Di sana sudah ada beberapa para tetua dan barisam istri Kepala Keluarga Qiao yang berdiri di belakang Kepala Keluarga Qiao.


"Ternyata Tuan Qin ingin bertanya tentang level ya, aku pikir ...." ucapan Tuan Qiao terjeda beberapa saat.


"Benar, yang aku ketahui hanya sampai di level master, tapi tadi tiba-tiba aku mendengar Tuan Muda Qiao berkata alam langit ...."


"Apakah setelah level master masih ada level yang lebih tinggi lagi?"


"Hahaha, Dahai dan Feifei bilang kalau Tuan Qin datang dari daratan level rendah, jadi wajar kalau tidak tahu ...." ucap Tuan Qiao.


Meskipun sebelumya Tuan Qiao menertawakan Qinli tetapi setelahnya ia menjelaskan banyak hal kepadanya.


Tiba-tiba di belakang Tuan Qiao terlihat sebuah bayangan singa berwarna biru langit yang sangat besar.


GROAR


"Sama seperti diriku," ucapnya sambil tersenyum.


"Kalau seorang kultivator alam dewa semakin kuat, bayangan spritual yang diubah dari energi spiritual akan bertahan lebih lama dan kekuatan tempur yang mereka keluarkan akan semakin kuat."


"Aku sudah berlatih lebih dari sepuluh tahun baru mencapai level dewa. Sedangkan Tuan Qin sangat berbakat dan membuatku malu."


"Tuan Qiao terlalu memujiku," ucap Qinli sambil tertawa.


Sementara itu Qinli merasa tidak nyaman karena pandangan para istri Tuan Qiao terhadapnya.


"Orang ini sungguh mempunyai sembilan istri! Sungguh lihai dalam memanagement waktu! Bisa kalah dari si tua bangka Gu juga tidak heran!" gumam Qinli.

__ADS_1


"Seharusnya Xia Yufei dan yang lainnya berada di tahap tengah alam dewa, mereka pasti bisa melindungi diri kalau tidak jatuh di daratan level tinggi."


Meskipun sudah sedikit mendapatkan penjelasan, Qinli masih penasaran. Lalu ia mulai bertanya kembali.


"Lalu setelah level alam dewa itu level apa?" tanya Qinli kemudian.


"Level alam langit."


"Energi spritual Gu Tian berubah menjadi Amor, tahap awal ini adalah mengubah energi spiritual kedua lengan atasnya menjadi Amor!"


Tahap Rendah alam Langit.


"Ketika mencapai tahap tengah, energi spritual secara bertahap akan diubah menjadi Amor, di bagian tubuh lainnya."


Tahap Tengah alam langit, maka kultivator akan memakai baju berwarna kehijauan. Sementara itu "Tahap Tinggi alam langit" sang kultivator memakai baju berwarna keemasan.


"Kalau sudah mencapai puncak akhir, energi spiritual seluruh tubuh akan memadat menjadi Amor yang seutuhnya."


Di dalam banyangan Tuan Qiao terlihat jika tubuhnya sama seperti melihat dirinya memakai pakaian Amor lebih tinggi dan memakai penutup kepala dengan dua buah tanduk.


"Setelah alam langit adalah alam pemecah langit. Kultivator alam pemecah langit akan punya jiwa Amor mereka sendiri yang hampir tidak dapat dikalahkan!"


Pada saat itu energi spiritualnya berwarna ungu.


"Setelah alam pemecah langit ada alam reinkarnasi. Aku hanya pernah bertemu segelintir kultivator yang berada di alam reinkarnasi, jadi aku tidak begitu tahu tentang kekuatan spesifiknya."


"Aku hanya tahu di saat mereka bertarung. Mereka bisa melepaskan Domain Absolut yang artinya dapat menentukan hidup dan mati kultivator lainnya yang ada di dalam domain tersebut."


"Adapun alam hidup dan mati yang berada di atas alam reinkarnasi, aku hanya pernah mendengarnya tapi tidak pernah melihatnya!"


"Konon katanya di atas alam hidup dan mati masih ada alam dominasi. Alam dominasi ini memiliki kekuatan luar biasa yaitu formasi teleportasi dari daratan satu ke daratan lainnya."


"Ternyata begitu."


"Jadi seharusnya aku sudah hampir berada di puncak tahap tinggi alam langit."


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2