MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA

MENANTU LAKI-LAKI PERTAMA
EPISODE 241


__ADS_3

"Cepat ... sekali!" Utusan Keluarga Lei ternyata terkejut karena serangan balik yang dilakukan oleh Qinli sangat cepat.


Satu pukulan tepat mengenai wajah urusan Keluarga Lei dan membuatnya terhempas jauh ke angkasa.


..."BANG!"...


Hanya dalam beberapa detik, Qinli sudah memegang buku kitab yang digunakan oleh utusan Keluarga Lei untuk membuat aturan padanya tadi.


..."TAK!"...


"Aku harus menghancurkan inti aturannya sekarang!" gumam Qinli.


Dengan cepat Qinli membakar buku tersebut tetapi ia lupa belum membebaskan Qingyin dan yang lainnya terlebih dahulu. Qinli menoleh ke arah mereka. "Gawat! Kekuatan aturannya belum dicabut!"


Lantas, Qinli segera melesat terbang ke arah mereka dengan cepat.


..."SYUH!"...


Sayang, belum sampai di Paus Lingyun, Qinli kembali di serang oleh utusan dari Keluarga Lei.


..."MANTRA SUMPAH DARAH!"...

__ADS_1


"Kunci!"


Dalam sekejap, tubuh Qinli sudah dipenuhi rantai yang berwujud huruf Kanji berwarna merah dalam jumlah yang sangat banyak. Tentu saja Qinli terkejut akan hal itu. "Rantai macam apa ini!"


Rantai berwarna merah tersebut terlihat melilit ke seluruh tubuh Qinli, dan membuatnya sudah bergerak. Kebingungan Qinli sedikit terjawab ketika utusan dari Keluarga Lei berbicara kembali.


"Rantai ini diciptakan dengan mempersembahkan semua kekuatan prajurit Alam Dominasi. Bahkan Api Melahap juga tidak dapat menghancurkannya dengan mudah!"


"Kepala keluarga hanya menginginkan wanitamu, yang lainnya boleh kutangani semauku ...." tampak utusan dari Keluarga Lei tertawa terbahak-bahak.


Di tambah lagi ia membayangkan hal yang tidak-tidak pada Qinli dan seluruh keluarganya.


"Awalnya aku ingin membiarkanmu hidup agar kau bisa melihat sendiri wanitamu dikorbankan di Ritual Bulan Serigala!"


"Meskipun levelku sudah turun menjadi tahap awal Alam Dominasi ...."


"Tapi aku sangat senang bisa menyerap jiwa prajurit yang punya api melahap!" ucap utusan Keluarga Lei sambil meletakkan telapak tangannya ke arah kening Qinli.


"Ini kekuatan sihir yang bisa menyerap jiwa!" Qinli tidak menyangka jiwanya benar-benar seperti kosong. Kekuatan spiritual miliknya seolah perlahan hilang.


"Takutnya kau yang akan kecewa!" Tiba-tiba saja Qingyin menyerang utusan Keluarga Lei dari arah belakang.

__ADS_1


Terkejut dan terluka pada pipi bagian kanan secara tiba-tiba membuat utusan Keluarga Lei menoleh. "Ternyata masih ada yang bisa mempengaruhi aturanku! Jangan macam-macam kekuatan prasasti!"


Benar saja, Qingyin pun akhirnya menjadi target sasaran berikutnya. Utusan Keluarga Lei segera mengarahkan serangan ke tubuh Qingyin.


"Qing ... Qingyin!"


Utusan Keluarga Lei tampak tersenyum dengan licik, "Tidak perlu khawatir, aku hanya menyegel jiwa mereka untuk sementara waktu. Mari kita lanjutkan lagi!"


"Berikan jiwamu padaku!" teriak utusan Keluarga Lei melanjutkan aksinya.


Melihat jika utusan Keluarga Lei tetap menyerang Qinli, tentu saja Qingyin murka dan menyerangnya kembali.


"Keparat!"


"Beraninya kau mencari masalah denganku!" teriak Qingyin sambil merentangkan kedua tangannya lalu tubuhnya bersinar bagaikan Dewi yang berada di dalam tubuh Qingyin.


Panik, tentu. Apalagi Qingyin bisa mematahkan aturan yang dibuatnya. "Apa! Jelas-jelas aku sudah menyegel jiwanya! Bagaimana bisa dia mematahkan aturanku!"


Tidak mau terluka lebih dalam lagi, kini utusan Keluarga Lei berniat kabur. "Sekte Bumi benar-benar di luar dugaanku! Tidak heran Le Minghao mati di tangan mereka!"


"Mau kabur? Apa aku mengijinkan!" teriak Qingyin yang ternyata sudah mengeluarkan pagoda Dewi miliknya.

__ADS_1


Merasa tidak aman, urusan Keluarga Lei menoleh dan seketika wajahnya berubah menjadi pias. "A-apa ini?"


Kini di atas tubuhnya terdapat pagoda Dewi yang sangat besar dan bersiap untuk menimpa tubuhnya. "Inikah kekuatan yang dicari Keluarga Lei selama bertahun-tahun?"


__ADS_2