
"Keluarga Tan sama seperti bodimu ini, seberapa keras berjuang juga akan sia-sia," ucap wanita itu.
Setelah mengucapkan itu ia menoleh ke arah belakang tepat di mana Qinli berada.
"Meski kau membawa orang bodoh seperti dia juga tidak akan mengubah apa pun," ejeknya pada Qinli.
Tentu saja Nona Tan marah dan menunjuk ke arah wanita itu, "Persetan dengan kau .... "
Tiba-tiba Qinli ikut berbicara, "Tidak semua orang menyukai body sepertimu."
Wanita itu menoleh dengan geram, "Apa katamu!"
Belum sempat ia membalas semua itu, dari sisi lain terdengar suara pengumuman. "Anggota Lembah Raja Obat sudah tiba!"
Tampak tiga orang mewakili Anggota Lembah Raja Obat tiba di tengah-tengah peserta yang mengikuti kompetisi tersebut. Ketiganya memakai jubah hitam panjang.
Jubah panjang itu adalah simbol dari Lembah Raja obat dan angka di dada mereka mewakili level mereka. Level paling tinggi level sembilan dan level paling rendah adalah level satu.
"Ahli obat yang berada di level tujuh itu sebagai pemimpin, dia adalah Tetua Internal," ucap salah satu peserta kompetisi.
Sementara itu wanita yang dihina Qinli tidak terima. "Beraninya idiot mempermalukanku? Akan aku beri pelajaran padanya nanti!"
Tetua Internal segera memberi penyambutan pada siang itu.
__ADS_1
"Selamat datang di acara yang diadakan Lembah Raja Obat, aku adalah Tetua Lembah Raja Obat Marga Ye. Kalian boleh memanggilku Tuan Ye."
Ia segera membacakan peraturan kompetisi.
"Anak Muda yang berusia di bawah dua puluh lima tahun boleh ikut berpartisipasi. Bagi orang pertama yang bisa membuat pil pembangkit jiwa level satu, maka Tetesan Embun Jiuqiong akan menjadi miliknya."
"Selain itu, orang tersebut juga dapat bergabung je lembah raja obat dan buku resep pil obat akan dibagikan padanya selamanya."
Suara bergemuruh datang dari para peserta kompetisi memenuhi ruangan. Banyak diantara mereka yang sangat bersemangat ketika mendengar hadiah utama.
"Woah! Tetesan Embun Jiuqiong, itu adalah obat ajaib yang mampu menghidupkan kembali orang mati!"
"Selain itu, bisa bergabung ke Lembah Raja Obat adalah hal yang luar biasa!"
Setelah itu Tetua Internal mulai mengucapkan, "Kompetisi Resmi dimulai!"
"Hei! Ini cek sebesar seratus tiga belas miliar rupiah, akan aku beli bahan obatmu!"
Di sisi lain, ada seorang lelaki yang mendekati seorang peserta yang sedang membuka sebuah buku resep obat. Peserta lainnya bahkan ingin meminjam buku tersebut.
"Bung, bolehkah aku meminjam buku ini?" ucapnya dengan mengiba.
Di sisi lainnya terlihat seorang anak muda yang memeluk bahan obatnya sedang bersitegang dengan seorang kakek.
__ADS_1
"Sudah dibilang orang yang berusia di bawah dua puluh lima tahun yang boleh ikut kompetisi, kakek tua!" ucap seorang lelaki sambil menyindir kakek di dekatnya.
Sementara kakek itu tidak terima jika dibilang tua.
"Kau bilang siapa kakek tua? Aku ini baru berumur delapan belas tahun, oke?" ucapnya tidak terima.
Sedangkan Qinli bersikap tenang, ia bahkan meminta ijin untuk mencari bahan obat di luar gedung tersebut.
"Banyak juga yang ikut kompetisi, tapi di sini tidak cocok untuk membuat obat. Kalian tunggu di sini, aku akan segera kembali," pamit Qinli pada anggota teamnya.
"Oke, Bos," jawab Tuan Muda Jiang.
Sementara itu, Kakek Tan Zhongguo memuji Nona Tan Ruohuan karena pandai memilih calon pasangan hidup.
"Ruohuan, kau punya selera bagus, ya!" puji Kakek Tan Zhongguo pada cucu perempuannya.
Sementara itu Nona Tan Ruohuan, kebingungan akan ucapan kakeknya barusan.
"Hah?" ucapnya dengan kebingungan tinggi.
Argh, sepertinya kakek salah paham, bantu Qinli yuk dengan cara kasih VOTE/ GIFT dan like komennya, makasih.
.
__ADS_1
.
...🌹Bersambung🌹...