MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG

MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG
Episode 108


__ADS_3

"Rafael urus kedua mayatnya, kirimkan kepada keluarnya beri mereka uang, anggap saja untuk membayar informasi yang mereka berikan" Ucap Rocky yang menginstruksikan Rocky Rafael


"Baik tuan" Ucap Rafael


Rafael mengerjakan perintah Rocky, sedangkan dion tengah berkutik dengan laptop nya, dan akhirnya bisa masuk ke dalam sistem keamanan di tempat pesta, meneliti semua lokasi CCTV dan menemukan sesuatu.


"Tuan lihatlah, seperti nya memang susan yang menargetkan Nona Olivia, lihatlah Nona sudah ketahuan saat dia berada di lorong ini, kemungkinan besar, Susan mengatur dua orang itu saat mereka berada di dalam kamar" Jelas Dion


Arion mengangguk menyetujui institusi yang di buat Dion "Laki-laki ini terlihat tidak asing" Ucap Arion yang membuat Rocky juga mengingat tentang postur tubuh pria paruh baya itu.


"Dia! orang yang pernah bertengkar dengan kakek Justin, Tuan Georgi pemilik perusahaan Bug grup dia orang yang licik bagaimana Susan bisa mengenalnya"Ucap Rocky curiga


"Apa mungkin dia orang yang membantu Mario Harris? " Ucap Rocky lagi.


"Untuk financial dia tidak kalah kaya dari kita, tapi untuk otak dan strategi laki-laki tua itu sangat bodoh, dan hanya suka main perempuan, dia mungkin hanya sebuah pion dalang nya masih bersembunyi" Ucap Arion, dia terlihat sangat serius.


"Kalau begitu kita tangkap Tuan Georgi, untuk apa lagi kita buang waktu" Ucap Rocky tidak sabar


"Tidak, kita awasi dulu gerak-gerik nya tunggu lengah dan kita akan tau siapa orang di balik mereka semua" Ucap Arion serius dia sangat yakin masih ada orang lain di baling Mario Harris ataupun Georgi ini.


"Baiklah, aku akan menyuruh anak buah ku untuk mengawasi Georgi ini"


"Tunggu kerahkan juga anak buahmu untuk mengawasi Susan, mungkin dia adalah petunjuk untuk mendapatkan keberadaan ayahnya, aku akan membalas setiap detik rasa sakit yang nenek rasakan! " Ucap Arion menggenggam tangannya


"Baiklah, kalau begitu aku akan mengatur semuanya dengan baik, tapi aku harus segera kembali"

__ADS_1


"Kau kenapa terburu-buru? " Ucap Arion yang merasa heran.


"Oh, aku akan mengantar kak Davian dan Daffin ke bandara, hari ini mereka pulang" Jelas Rocky.


"Pulang, lalu Alister apa dia juga pulang? " Arion terlihat bersemangat saat menanyakan hal itu


"Hei bukan kah wajarnya kau menanyakan apakah Aric pulang atau tidak dia adalah saudara kembar mu!, tapi ini adalah sikap yang sangat wajar Arion kau takut jika Alister terus di sini dia bisa merebut Olivia benarkan? hahaha " Rocky menertawai Arion, Arion dengan keras menendang Rocky sampai terjatuh.


"Simpan tawamu! aku tidak akan membiarkan Olivia jatuh ke tangan siapapun, dia adalah wanita milik ku! " Kali ini Arion tidak menyebut Olivia barangnya.


Rocky tersenyum, ini juga merupakan hal baik untuk Arion dia sudah membuka hatinya, dan menganggap Olivia sebagai wanitanya


"Kalau kau sudah mengakui dia sebagai wanita mu jaga dia baik-baik, kalau sampai terjadi sesuatu padanya atau kau menyakiti nya mungkin aku akan jadi orang pertama yang merebutnya darimu" Ucapan Rocky mampu membuat Arion menarik ujung bibirnya


"Aku pegang janjimu bukan sebagai sepupu mu tapi sebagai teman Olivia" Rocky kemudian berbalik dan pergi meninggalkan Arion dan Dion.


Dion masih sibuk mengecek CCTV mengamati semua yang bisa dia amati. Mencari tau tempat tinggal Susan melalui CCTV.


Sedangkan Rocky telah melajukan mobilnya ke rumah kediaman keluarga Mars, Rocky baru saja memarkirkan mobilnya dia melihat Andreas yang tengah berdebat dengan Olivia.


Terlihat Olivia yang sedang mendongak kan wajahnya dia menahan tangisnya, Rocky ingin turun dan memisahkan keduanya tapi itu terlambat ternyata sebelum dia datang Alister juga sudah mengamati mereka berdua.


Alister terlihat menarik Olivia untuk bersembunyi di belakang nya, Rocky punya sebuah ide untuk memanas-manasi sepupunya itu, Rocky mengambil HP nya menangkap gambar yang begitu epic "Aku yakin akan ada seseorang yang terbakar, hehe" Udah jail Rocky yang akhirnya mengambil beberapa gambar lagi, dia sedang membayangkan bagaimana wajah sepupu nya nanti saat melihat gambar itu.


"Apa yang sedang mereka bicarakan kenapa Olivia sampai menangis seperti itu, dokter Andreas bukan seseorang yang tidak tau sopan santun tapi kenapa bisa membuat Olivia sampai menangis seperti itu, seperti nya aku harus ke sana" Rocky membuka pintu mobilnya dan turun dia berjalan menghampiri Alister yang sedang mencoba menenangkan Olivia.

__ADS_1


"Ramai sekali ada apa ini? " Tanya Rocky yang berpura-pura baru turun dan melihat pemandangan itu.


"Olivia lebih baik kau kembali ke kamar mu, kau istirahat dulu ok" Ucapan Alister yang mengusap bulir air mata di wajah Olivia.


Olivia mengangguk.


"Tunggu Olivia kau belum menjelaskan nya?! apa maksud nya? atau jangan-jangan apa yang di katakan mama itu benar" Ucap Andreas wajahnya terlihat penuh dengan kekecewaan.


Olivia tidak bisa berkata dia hanya bisa menangis tersedu-sedu ternyata laki-laki yang selama ini menempati hatinya memandang nya dengan begitu buruk, hanya karena ucapan mamanya Andreas bisa menuduh Olivia seperti itu.


"Dokter kau lebih baik diam! atau kau akan berurusan dengan ku!" Alister menatap tajam Andreas dia membawa pergi Olivia, sedangkan Rocky masih diam menunggu waktu untuk berbicara berdua dengan Andreas.


"Oliv.. via.... " Gumam lirih Andreas ingin menggapai tangan Olivia namun tidak bisa Olivia sudah di bawa pergi oleh Alister


Setelah kepergian Olivia, Andreas ingin pergi namun Rocky penasaran dan menahannya "Sebenarnya apa yang kau lakukan kenapa kau selalu membuat Olivia menangis! " Ucap kesal Rocky beberapa kali dia melihat jika Andreas dan Olivia berdua akan berujung dengan Air mata yang mengalir di wajah Olivia.


"Bukan urusan tuan Rocky" Andreas kali ini benar-benar kacau dia tidak bisa berfikir jernih, dia ingin pergi namun terlambat tangan Rocky sudah mencengkram erat kerahnya


"Olivia adalah temanku, urusan nya jadi urusan ku juga" Ucap Rocky


Andreas menepis tangan Rocky kuat "Kalau begitu tanyakan padanya kenapa dia menerima uang dari Mama!! apa karena itu dia meninggalkan ku!!! " teriak Andreas, Andreas terlihat sangat frustasi membuat Rocky tidak bisa berkata dan membiarkan Andreas pergi begitu saja


Rocky menghela nafasnya "Olivia bukan wanita seperti itu" Rocky sangat yakin bahwa Olivia tidak mungkin melakukan hal itu.


Rocky segera mengambil hp nya mengirimkan foto yang dia ambil kepada Arion "Kita lihat apa yang akan di lakukan penguasa sombong jika melihat foto ini" Rocky mengangguk-kan kepalanya menantikan respon dari Arion.

__ADS_1


__ADS_2