MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG

MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG
Episode 38


__ADS_3

Namun tiba-tiba Olivia berdiri di tengah mereka berdua


"Apa yang kau lakukan!! minggir" Ucap Arion menatap Olivia


"Ti.. tidak Tuan" Ucap Olivia terbata-bata


"Kau ingin melindungi nya?! kalau begitu kemari" Menarik tangan Olivia dengan kasar


Daniel ingin meraih tangan Olivia tapi di cegah oleh Rafael yang mendapatkan tatapan Arion tatapan yang mengisyaratkan untuk mencegah Daniel.


"Kau lepas kan aku" Mengibaskan tangan Rafael yang mencegahnya mereka berdua mulai berkelahi


sedangkan Rocki segera berlari untuk menenangkan Arion "Dion aku serahkan mereka pada mu" Ucap Rocki sembari berlari mengejar Arion


Rocki menemukan Arion yang menarik kasar tangan Olivia segera berlari mendahului Arion dan menghentikan nya "A.. Arion apa yang ingin kau lakukan padanya? " Tanya Rocki yang melihat wajah ketakutan Olivia


"Bukan urusan mu" Ucap Arion yang terlihat saat ini benar-benar marah kepada Olivia bahkan mengabaikan sepupu nya dan menabrak begitu saja sepupu nya


"Arion" mengejar kembali sepupunya dan menghentikan nya lagi, Rocki melihat genggaman Arion semakin kuat pada lengan Olivia "Arion kau menyakiti nya" Rocki memperingatkan Arion


"Benarkah! jika kau terus menghentikan ku aku akan lebih menyakitinya" Mengeratkan genggaman nya membuat Olivia menahan sakit pada pergelangan tangannya " Kau ingin dia lebih kesakitan! coba hentikan aku" Ucap Arion


"Ok, aku akan membiarkan mu pergi tapi jangan menyakiti nya" Ucap Rocki


Arion terus melangkah pergi sedikit melonggarkan pegangan tangannya

__ADS_1


*Dia benar-benar cemburu buta melihat dua orang berbaring bersama membuat dia gila," Ucap Rocki yang menatap punggung Arion.. "Aku harap kau akan baik-baik saja Olivia" Ucapnya berdoa dia tidak bisa berbuat apa-apa kali ini menentang Arion saat dia marah tentu saja bukan hal yang bisa Rocki lakukan


Arion melemparkan Olivia ke dalam mobil, Arion segera mengemudikan mobilnya dengan kecepatan yang tinggi sebelum Olivia memasangkan sabuk pengaman nya


"Tu.. tuan tolong pelanggan laju mobilnya" Ucap Olivia ketakutan


"Kenapa? kau takut! kenapa kau tidak takut saat pergi dengan pak tua itu!! " Ucap Arion yang makin melajukan kencang mobilnya


"Tu.. tuan bukankah tuan yang menyuruh ku makan malam dengan nya" Ucap Olivia sembari berpegangan dengan kuat pada mobil itu


"Heh makan malam?! apa kau pikir mataku buta? kau sedang merayunya bukan!! untuk apa? membebaskan mu dari ku?!! tidak akan bisa!! selamanya kau adalah barang milik ku" selesai berbicara Arion menekan pedal gasnya segera melajukan dengan kecepatan seorang pembalap profesional


Kali ini Olivia tidak bisa menahan tubuh nya lagi tubuhnya terus berguncang dan terhantuk di dasbor mobil Arion, namun Olivia tak berani bersuara dia menahan dahinya yang terasa sakit dia berusaha untuk tidak terhantuk lagi


Cukup lama Arion melajukan mobilnya dia menghentikan mobilnya kesebuah villa mewah dia menghentikan secara mendadak membuat tubuh Olivia jatuh di pangkuan nya.


Arion mendorong tubuh lemas Olivia, Arion keluar dari mobil dan menarik Olivia untuk turun


Tapi tiba-tiba tubuh Olivia tak kuat lagi untuk berdiri wajahnya pucat dan terlihat sangat lemas


Arion melihat Olivia dan menggendong nya" Menyusahkan saja! " Ucap Arion yang segera membawa Olivia masuk ke dalam villa


Arion melemparkan tubuh Olivia ke sebuah ranjang tanpa di sengaja pose Olivia jatuh sangat menantang


"Kau benar-benar pandai menggoda!! pantas saja pak tua itu tertarik padamu" Ucap Arion yang mulai teringat bayangan Daniel yang menyentuh pucuk kepala Olivia bayangan Daniel yang berbaring di sisi Olivia

__ADS_1


"Menyebalkan" Ucap Arion yang tidak mengerti perasaan apa yang dia rasakan, namun tanpa basa-basi dia mencium kasar bibir Olivia membuat Olivia terkejut lagi-lagi dia di cium paksa oleh laki-laki di hadapan nya itu


Arion mengekspresikan amarahnya dan bentuk ciuman membuat Olivia tak bisa bernafas, Olivia berusaha mendorong dada bidang Arion, Arion masih terus mencium Olivia sampai Olivia memukul kecil dada bidang Arion, membuat Arion melepaskan ciuman di bibir Olivia tapi saat ini dia beralih mencium leher Olivia membuat Olivia memberontak dia berusaha melepaskan Arion dari dirinya


"Tu.. tuan jangan lakukan ini Tuan saya mohon jangan, ja.. jangan lakukan ini" Ucap Olivia ketakutan air matanya mengalir


"Kenapa kau sudah dewasa ini bukan hal pertama bagimu bukan! apa kau takut setelah aku menyentuhmu Andreas tidak mau dengan mu lagi!! " Ucap Arion setelah menghentikan ciumannya


"Tidak.. tidak bukan begitu tuan, ini tidak ada hubungan nya dengan nya" Ucap Olivia


"Benarkah kalau begitu tidak masalah" Ucap Arion yang lagi-lagi mencium bibir Olivia dan kemudian memberikan banyak tanda merah di leher Olivia Olivia terus berusaha mendorong Arion


"He... hentikan tuan ak.. aku mohon" Ucap Olivia memelas dia benar-benar ketakutan


tapi suara Olivia tidak di dengar oleh Arion, Arion menarik paksa baju yang di pakai Olivia membuat sesuatu yang kenyal terlihat di depan mata Arion


"Tu.. tuan jangan" Mencoba menutupi benda kenyal itu dengan tangannya "Tu...Tuan apa kau tertarik pada peliharaan ini? apakah tuan muda memiliki selera rendah, apakah anda tertarik dengan wanita seperti ku" Ucap Olivia yang merendahkan dirinya untuk menghentikan Arion


Arion tersadar dia menghentikan aktivitas nya dan mulai berdiri dan pergi tanpa berbicara apapun *Apa yang aku lakukan kenapa aku begitu ingin memakannya, aku tidak mungkin tertarik padanya bukan tapi? " Ucap Arion yang terdiam saat merasa tongkat nya sudah berdiri tegak dia menarik kasar rambut nya "Sadarlah Arion dia adalah anak dari orang yang mencelakai nenek mu! kau tidak mungkin tertarik padanya" Ucap Arion bergumam dengan dirinya sendiri


Dia kemudian ke kamar lain dia masuk ke dalam kamar mandi untuk mendinginkan tubuhnya "Apa yang aku lakukan" Ucapnya yang masih teringat wajah cantik Olivia yang berada di bawahnya tadi bibirnya yang sangat lembut badannya yang terlihat kecil namun sangat menggairahkan "Aaakhhhhh" menarik-narik rambutnya "Aku benar-benar sudah gila! " Ucap Arion pada dirinya sendiri


Sedangkan di sisi Olivia dia menarik selimut untuk menutupi tubuhnya dia menangis ketakutan teringat saat Arion menciumnya paksa dan merobek bajunya, benar-benar membuatnya takut "Sebaiknya aku pergi dari sini, tapi bagaimana caranya?" Ucap Olivia pada dirinya sendiri dia menghapus air matanya


berjalan ke arah lemari untuk melihat apakah ada sesuatu yang bisa dia pakai, dia membuka lemari baju itu terlihat banyak pakaian wanita di sana, itu membuat Olivia berfikir mungkin itu baju milik kekasih Arion "Sudahlah pakai saja, tidak masalah, Olivia kau harus kuat, kau harus pergi dari sini" Ucap Olivia yang mulai mengganti pakaian nya

__ADS_1


dia melihat ke arah jendela "Apa aku bisa keluar dari sana? " menatap taman belakang di villa itu


__ADS_2