MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG

MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG
Episode 196


__ADS_3

Arion dan Rocky kembali ke markas, Rafael juga sudah sampai di sana dengan membawa supir truk itu, anak buah Rocky juga telah berhasil mendapatkan orang yang menjadi saksi kecelakaan mobil Dion itu.


"Tuan kau sudah datang? " Tanya Rafael saat Arion memasuki markasnya.


"Kau sudah menangkapnya? " Tanya Arion.


"Dia berada di ruang tahanan tuan bersama dengan orang yang menelpon ambulan itu, apa kita ke sana sekarang? "


"Tentu saja, lihat apa yang akan aku lakukan pada mereka!! " Rocky mengeratkan rahangnya mengepalkan tangannya dan berjalan meninggalkan Arion dan Rafael.


Rocky telah sampai di penjara dia melihat kedua orang itu ketakutan, Rocky membuka penjara itu yang tidak di kunci karena di jaga ketat oleh banyak anak buahnya.


Rocky menarik supir truk dan tanpa bicara langsung memukulnya berkali kali Bugh... Bugh... Bugh... "Berani menyentuh temanku cari mati kau! " Ucap Rocky penuh dengan emosi.


Rocky sudah mengangkat tangan nya lagi dan ingin memukul supir truk itu namun di tahan oleh Arion "Cukup kau bisa membunuh nya! "


"Biarkan saja aku memang akan membunuhnya dia yang mencelakai Dion, aku tidak akan mengampuni nya"


"Tu.. tuan tolong ak.. aku hanya di suruh aku hanya di suruh" Ucapan supir truk itu membuat Rocky melepaskan cengkraman nya.


"Siapa yang menyuruhmu katakan! " Ucap Rocky dengan penuh dengan amarah.


"Seorang dokter ya dia berpakaian seperti dokter" Ucap supir truk itu sangat yakin membuat Rocky mengepalkan tangannya dengan kuat.


"Dokter?!! " Rocky sudah membayangkan siapa orang itu "Hei kau jika ingin hidup jawab pertanyaan , kenapa kau bilang pada petugas jika itu kecelakaan tunggal Ha" Rocky berjalan ke arah orang yang menelepon ambulan


"Tu.. tuan ak.. aku sebenarnya tidak melihat kejadian itu, itu sebenarnya aku baru pulang dari minimal market dan ada seorang dokter yang menyuruh ku menelepon ambulan" Ucap orang yang menelepon ambulan itu.


"Dokter lagi! baik aku mengerti, Kalian semua patahkan kaki supir truk ini dan berikan uang pada keluarga nya"


"Ja.. jangan tuan ku mohon" Ucap supir truk itu memohon saat mendengar perintah Rocky pada anak buahnya.


"Jangan kau bilang apa kau ingin aku menabrak mu dengan truk busuk mu itu" Rocky sudah di telan oleh emosi nya.


"Tidak.. todak baik patah kan saja, aku memang berdosa " Ucap supir truk itu.

__ADS_1


"Pengecut bukan kah kau sudah ingin mati di jurang tapi saat aku ingin membunuhmu kau takut"


"Aku hanya ingin membuang truk ku aku tidak ingin mati, istri saya sedang hamil dan membutuhkan biaya yang banyak ja.. jadi saya menerima pekerjaan kotor itu" Ucap supir truk itu.


ini menjelaskan kenapa supir truk itu hanya pasrah saat Rafael menangkapnya dan tak melawan.


"Berisik! bagaimana orang berpikiran sempit seperti mu bisa akan menjadi seorang ayah" Ucap Rocky mengepalkan tangannya dia benar-benar muak dengan orang-orang yang melakukan kejahatan atas nama istri dan anak.


"Tuan Rocky untuk dia, apa juga kakinya akan di patahkan? " Tanya Rafael untuk orang yang menelepon ambulan.


"Dia tidak tau apa-apa, dia juga sudah menelepon ambulan, tapi dia berbicara tidak sesuai fakta cabut beberapa giginya"


"Tuan ampun saya tidak bersalah tuan saya hanya mengatakan yang di perintah kan tuan saya mohon jangan"


"Diam! jika kau tidak ingin aku mencabut gigimu bagaimana jika aku memotong lidahmu dan bibirmu yang sudah berbicara tidak jujur" jawab Rocky kesal.


"Kalian semua lakukan perintah Rocky" Ucap Arion yang sehari tadi diam, dia diam untuk memberikan ruang untuk Rocky mengeluarkan kekesalan nya.


Rocky berjalan keluar dari ruang penjara di ikuti, Arion dan Rafael, Rocky berjalan begitu tergesa-gesa dengan emosi yang membara.


"Kau mau kemana Rocky? " Meski Arion sudah menebak tapi dia masih bertanya.


"Dokter tidak hanya satu apa kau yakin dia pelakunya? "


"Arion aku tau dia adalah sahabat mu tapi jangan lindungi dia jika dia bersalah, apa lagi dia sudah menyentuh sahabat ku, dan apa kau lupa mungkin saja dia dalang di balik semua ini" Rocky sudah tidak bisa di hentikan lagi , Rocky segera keluar dari markas menuju mobil.


"Berhenti kau jangan bertindak tanpa alasan Rocky"


Rocky menghentikan langkahnya "Tanpa alasan kau bilang! bukti sudah jelas! " Teriak Rocky.


"Bukti apa? apakah omong kosong seseorang bisa di sebut bukti, aku tau Andreas dia bukan orang seperti itu" Arion mengatakan dengan sangat yakin.


"Sudah kuduga kau masih melindungi nya! Arion hati manusia tidak ada yang tau! " Ucap Rocky yang melangkahkan kakinya lagi.


"Kita lihat rekaman kameraku dulu, kau jangan bertindak gegabah dan membuat celah untuk musuh, Rocky kembali atau aku akan membunuh Silvia" Rocky menghentikan langka nya.

__ADS_1


"Dia tidak ada hubungannya dengan masalah ini, dia baru saja kembali jangan menyakitinya lagi Arion" Arion bukannya tidak tau kalau Rocky menyukai Silvia tapi Arion hanya diam saja karena penilaian Arion terhadap silvia tidak tinggi


"Menyakiti nya lagi, aku tidak merasa pernah menyakiti nya kata-kata mu seperti nya salah" ucap Arion.


Rocky hanya bisa mengepalkan tangannya tanpa berkata dan mengikuti Arion yang masuk kembali ke dalam markas.


Mereka bertiga masuk ke ruang rahasia dan mulai melihat hasil rekaman di kamera itu. Terdengar Susan menceritakan semuanya pada seseorang yang berdiri di hadapan nya.


Laki-laki itu tertawa sembari dengan senangnya menembak Susan dan berterimakasih dan mengatakan "aku menerima cintamu Susan, beristirahat lah dengan tenang" Ucap laki-laki itu.


"Suara laki-laki ini terlihat tidak asing, tapi siapa kenapa dia berada di belakang Susan, sial!!! " Ucap Rocky mengepalkan tangan.


"Sabarlah " Arion tau musuhnya kali ini tidak mudah untuk di tangani.


Sebelum Susan jatuh ke lantai laki-laki itu memeluk Susan dari belakang dan memberikan kecupan di kening Susan saat Susan sudah lemas akan terjatuh.


"Sial wajahnya tidak terlihat sial sial" Ucap Rocky namun saat dia melempar Susan dan bebalik pergi postur tubuhnya sangat tidak asing.


"Siapa dia? " Rocky terus mengingat, Arion pun sama dia mengingat.


"Apakah dia orang di balik ini semua? " tanya Rocky.


"Mungkin saja melihat Susan sangat mencintai nya" Jawaban Arion terdengar penuh teka teki di telinga Rocky.


"Bagaimana kita bisa tau siapa dia? "


"Te.. tenang tuan aku akan mencari informasi tentang dia, terlebih lagi foto dia berbalik ini mungkin aku bisa mengidentifikasi nya tapi butuh waktu cukup lama"


"Berapa lama? " Tanya Arion, Arion tau mengidentifikasi seseorang dengan tubuh belakang sangat sulit menyesuaikan satu persatu tidak mudah


"Di sini ada sedikit bagian wajahnya yang terlihat meski tidak penuh, mungkin satu minggu" Ucap rafael


" Terlalu lama aku juga bisa melakukan nya" Rocky kemudian mengambil alih komputer.


Di sisi lain

__ADS_1


Sebentar saja Olivia sudah terlelap, di tengah tidurnya Olivia merasa haus, dan saat membuka mata Olivia terkejut "Ini? " Olivia mengedarkan pandangan nya.


Olivia tidak mengenali tempat dia membuka matanya "Ini di mana? "


__ADS_2