MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG

MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG
Episode 65


__ADS_3

Mobil mereka kini memasukinya rumah yang besarnya tidak jauh dari rumah kediaman Mars.


"Tidak ku sangka Papa mu sangat kaya" Sindir Rocky melirik sepupunya yang duduk di jok belakang.


"Aku juga tak kalah kaya dari nya! " Ucap Arion menyombongkan dirinya, sedangkan Olivia memilih diam.


Baru saja mobil itu berhenti di halaman rumah, tiba-tiba kaca mobil sudah di ketuk dengan kuat, Dion segera keluar dari mobil begitupun dengan Rocky, Arion dan Olivia.


"Kakak kau sudah datang" Aleena langsung memeluk erat kaki kakaknya.


Arion merasa hangat saat gadis kecil itu menyapanya dan langsung memeluknya seperti itu, kali ini Arion tanpa di minta langsung membawa Aleena dalam pelukan nya.


Arion menatapnya " Bagaimana kau bisa mendapatkan nomor telepon ku? " Pertanyaan yang selama ini ada di pikiran Arion akhirnya di tanyakan pada adiknya.


"Itu adalah hal mudah, kakak pikir hanya kak Arion dan kak Aric saja yang jenius? " Aleena si gadis kecil itu menggembungkan pipinya.


"Terserah lah! kedepannya jangan selalu mengirimi ku pesan!" Ucap dingin Arion.


"Kenapa? , aku kan adikmu? apa aku tidak bisa mengirimi mu banyak pesan? " Aleena terlihat kecewa dengan ucapan Arion.


"Kau kirimi saja Aric jangan aku? "


"Aku juga mengiriminya banyak pesan lihat lah" Aleena mengambil handphone nya yang sedari tadi dia gantung di lehernya, menyapu layarnya dan mencari bukti chat nya dengan Aric.


Arion heran melihat chat yang begitu banyak di balas oleh Aric, Arion menggelengkan kepalanya "Apa kakak mu itu pengangguran? " Ejek Arion yang heran akan menghabiskan waktu berapa lama untuk Aric membalas setiap chat Aleena.


"Kakak, sejak kapan kak Aric pengangguran dia dan kau sama hebatnya " Ucap Aleena tersenyum.


"Aku tentu nya lebih hebat" Arion tidak ingin di sama kan dengan Aric bagaimana pun dia adalah Arion sang penguasa, di Negera nya mendengar namanya akan membuat mereka ketakutan dan tidak berani menyinggung nya.


"Aleena kau tidak ingin menyapa ku" Rocky bertingkah imut di depan Aleena, namun tak di sangka Aleena langsung bersikap dingin padanya.

__ADS_1


"Tidak! " Jawabnya dingin.


"Hei.. hei aku ini penyelamat mu, aku membantu mu memohon kepada kakak iblis mu ini apa kau melupakan nya" Rocky kini bertingkah sedih.


"Aku tidak menyuruhnya" Jawab dingin Aleena membuat Rocky patah hati.


"Kau menghancurkan hatiku Aleena, ku pikir kau sangat manis ternyata kau sama dengan kakak mu sangat dingin" Ucap Rocky memelas membuat Dion dan Olivia kasihan kepada Rocky.


Olivia berjalan mendekat kepada Rocky yang terlihat kasihan itu menepuk pundaknya, berharap Rocky tidak memasukan perkataan Aleena yang hanya anak kecil.


"Apa kau khawatir aku tidak baik-baik saja, Olivia? "


"Dia hanya anak kecil jangan hiraukan perkataan nya" Olivia mencoba menghibur Rocky


"Olivia kau terbaik" Rocky ingin berbalik dan memeluk Olivia tapi dengan tangan Arion menahan Rocky.


"Hei kak Rocky apa yang ingin kau lakukan, kau ingin memeluk kakak ipar ku? " Ucap Aleena membuat semua orang terperanjat tidak terkecuali Olivia, Olivia buru-buru menjelaskan.


"No.. na kecil Sa..saya bukan kakak ipar Nona, sa...saya hanya seorang pelayan." Ucap Olivia panik dengan bersungguh-sungguh dia menjelaskan dirinya bukanlah orang yang di maksud kakak ipar.


"Dia mana pantas jadi kakak ipar mu" Ucap sarkas Arion, yang membuat Olivia menundukkan kepalanya, Olivia sendiri paham dia memang tidak pantas dengan Arion.


Namun Aleena merasa tidak seperti itu, dia merasa kakaknya sangat tertarik dengan wanita yang ada di depannya itu. "Kenapa tidak pantas kakak ini sangat cantik" Ucap polos Aleena yang membuat tanpa sadar Dion dan Rocky mengangguk-anggukkan kepala.


Membuat Arion makin tidak senang, " Apa kalian ingin kepala kalian di penggal? " Ucapan itu seketika membuat Dion berhenti menganggukkan kepalanya.


"Nah Aleena kakak ini sangat baik sayang sekali jika tidak menjadikan kakak ipar mu, bagaimana jika dia menikah denganku"


"Tidak! " Teriak dua orang bersuara berbeda itu, ya Arion dan Aleena berteriak bersama-sama membuat suasana sedikit sunyi sebentar.


"Eh, kalian sangat kompak meski pertama kalinya rukun" Sindir Rocky.

__ADS_1


"Tentu saja kakak dan aku punya pemikiran yang sama, kakak ini sangat cantik sayang sekali jika di sandingkan dengan kak Rocky yang begitu berantakan" Ucapan Aleena tak jauh berbeda dengan Arion.


"Oh Aleena dari mana kau belajar kata-kata yang begitu pahit, apa kau keturunan si pahit lidah" Ucap Rocky sedikit berdrama.


"Aku ini masih kecil, tentu saja aku harus berkata jujur, dari pada membuat kak Rocky yang bersama dengan kakak cantik ini, mending aku jodohkan kakak cantik ini dengan kakak Aric" Ucapan Aleena membuat Arion menatap ke Arah adiknya.


"Kenapa ada yang salah? kak Arion tidak menyukainya tapi Aleena masih memiliki satu kakak lagi, dia juga tidak memiliki pasangan tapi sahabat kecilnya itu seperti nya menyukai kakak Aric" Ucap Aleena lagi


"Baiklah sudah cukup bicara omong kosong nya Aleena, suruh kakak Arion mu itu masuk" Ucap Aric yang berjalan mendekat ke arah mereka.


"Kakak Aric, kakak Aric bisakah pertimbangkan kakak cantik ini, dia sangat cantik sayang sekali jika membiarkan nya di dekati oleh kakak Rocky" Aleena merentangkan tangannya dia berpindah dari gendongan Arion ke gendongan Aric


"No.. na saya tidak mungkin " Ucap Olivia terhenti saat Aleena menatap Olivia.


"Ah benar juga kakak sangat cantik pastinya sudah memiliki kekasih sayang sekali" Ucap Aleena menghembuskan nafasnya kecewa


"Aleena sejak kapan kau belajar hal seperti ini, kau harus belajar buku pelajaran jangan kebanyakan membaca novel" Gerutu Aric, Aric tau Aleena menyembunyikan beberapa novel di kamarnya.


"Nona Olivia jangan di masukan kehati ucapan Aleena, dia memang terkadang seperti itu" Ucap Aric tak enak.


"Tidak masalah tuan, saya tau Nona hanya sedang bercanda" Ucap Olivia tersenyum ramah pada Aric.


Arion mengeratkan giginya dia tidak menyukai pemandangan di depannya, senyuman Olivia yang begitu tulus dan tidak di buat-buat membuat Arion terasa panas di hati dan tubuhnya.


"Kalau begitu, kita masuk kedalam" Ucap Aric yang mulai melangkahkan kakinya di ikuti Rocky dan Dion.


Olivia ingin melangkah kan kakinya namun tangannya di tahan oleh Arion, membuat Olivia bingung dia selalu saja mendapatkan adegan ini dengan Arion "Ada apa tuan Arion? " Olivia berusaha melepaskan tangan Arion.


Arion menatap tangan Olivia yang berusaha melepaskan tangannya, di hati Arion semakin gusar, Olivia tidak pernah melakukan penolakan senyata ini *Apa dia tertarik pada Aric? apa dia melepaskan tanganku agar Aric tidak salah paham dengan hubungan kami, hah kamu ingin bersama dengan saudara kembar ku? aku pastikan itu tak akan terjadi meski hanya dalam mimpi" Gerutu Arion yang semakin keras meremas tangan Olivia


Sebenarnya Olivia mencoba melepaskan tangan Arion karena cengkraman Arion kali ini sangat kuat membuat Olivia kesakitan, tapi dia tidak ingin mengatakan jika Arion menyakiti nya, karena dia tidak mau semua orang salah paham oleh Arion.

__ADS_1


"Dengar! jangan pernah bermimpi untuk masuk kedalam keluarga Aditama" Ancam Arion dan berlalu pergi melepaskan tangan Olivia


Olivia menatap. punggung Arion "Apa yang dia katakan? tanpa di beritahu juga aku tidak ada niatan? " gumam Olivia lirih


__ADS_2