MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG

MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG
Episode 73


__ADS_3

"Ekhemm" Suka Aleena menyadarkan mereka berdua dan Olivia membantu Aleena berdiri.


"Kakak Alister, kau jangan menatap calon kakak iparku seperti itu!" Aleena merajuk pada Alister.


Alister berjongkok dengan lembut mengusap pipi Aleena " Jadi dia kakak ipar mu? "


"Benar, dia adalah kak Olivia dia akan menikah dengan kakak Aric" Ucap Aleena polos, Olivia tersenyum kaku dia bingung tidak ingin mematahkan antusias gadis kecil itu, namun juga tidak ingin ada salah paham.


Alister tersenyum, Alister adalah orang yang lumayan dekat dengan Aric jadi dia cukup tau kalau Aric menyukai kakaknya itu, tapi kakaknya yang menurutnya bodoh itu malah menunggu Arion yang sama sekali tidak mengenalnya.


"Baiklah, kalau begitu kita bawa kakak ipar mu itu bertemu dengan semuanya" Alister membawa Aleena dalam gendongan nya sedangkan Olivia merasa sangat sungkan dengan sebutan kakak ipar yang mereka sebutkan itu, Olivia ingin membersihkan salah paham itu tapi mereka sudah berjalan terlebih dulu


"Kau masih di sini" Ucap Rocky mengagetkan Olivia yang masih berdiri mematung


"Rocky kau mengagetkan ku" Olivia mengusap dadanya menenangkan dirinya yang masih sedikit terkejut


Rocky melihat wajah Olivia yang terlihat cemas "Apa kau masih saja cemas tentang makan malam ini? " Rocky bertanya pada Olivia. Olivia menggelengkan kepalanya " Lalu apa yang membuatmu cemas? "


"Rocky bagaimana jika semua orang salah paham, Aleena terus menyebutku kakak iparnya dan berencana menjodohkan ku dengan tuan Aric, ini sangat menakutkan jika aku membuat orang lain salah paham" Olivia tidak ingin di salah pahami.


"Aku mengerti nanti aku akan bicara dengan Aleena, kau jangan khawatir. tapi Olivia apa aku boleh bertanya? "


Olivia melihat ke arah Rocky dan mengangguk " Apa? " Tanya nya singkat


"Apa kau merindukan dokter Andreas? "


"Kau masih bisa menggoda dengan hal seperti ini Rocky, sekarang aku tidak memikirkan tentang cinta aku hanya ingin segera kembali ke Negera kita dan berusaha menebus kesalahan ayah dan bisa di bebaskan oleh tuan Arion, hanya ada itu di pikiran ku, aku tidak ingin berlama-lama di tempat di mana seharusnya aku tidak berada" Ucap Olivia menjelaskan apa yang ada di hati dan pikiran nya.


"Ok maaf telah membahas hal yang tidak penting, kau jangan cemas aku akan membantumu untuk bebas dari Arion" Rocky mengusap pucuk kepala Olivia


Mereka mengakhiri obrolan itu dan pergi ke taman belakang tempat acara di lakukan, meja panjang dengan banyak kursi mulai terisi dengan orang-orang.

__ADS_1


Fiona berjalan mendekat ke arah Olivia " Olivia duduk di sampingku ya" Ucap Fiona, Olivia sekilas melirik tempat duduk Fiona


"Tidak perlu, aku akan duduk dengan Rocky, Fiona di sini ada keluargamu kau duduklah bersama mereka" Ucap Olivia sopan


"Baiklah aku mengerti" Fiona berlalu pergi dan duduk dengan keluarganya


Olivia mulai tegang melihat banyak sekali orang yang datang " Rocky bukankah ini hanya makan malam keluarga, banyak sekali yang datang? " Olivia merasa heran.


"Mereka semua adalah keluarga tuan Rayyan, hanya keluarga Fiona yang tidak ada hubungan darah, namun paman Rayyan dan paman kenzo adalah sahabat dekat sangat dekat melebihi kedekatan paman Rayyan dan paman Derrel jadi wajar paman mengundangnya" Rocky menjelaskan singkat.


"Ah begitu aku mengerti, mereka hidup dengan rukun, mereka semua bersama keluarga nya tapi kenapa Tuan Daniel hanya sendiri? " Tanya Olivia penasaran.


"Ah soal itu, paman Daniel tidak men.. " Ucapan Rocky terhenti saat Daniel menghampiri mereka


"Olivia kau terlihat sedikit berbeda" Ucap Daniel membuka suara


"Terimakasih Tuan, mungkin karena baju nya bagus jadi terlihat bagus untuk ku kenakan" Ucap Olivia ramah.


"Terimakasih" Ucap Olivia


"Paman jangan menggoda Olivia, kau sudah tau lebih baik cepat pergi makan sana" Rocky merasa Daniel sedang mendekati Olivia.


"Hei kau tidak sopan, aku hanya ingin mengobrol dengannya"


"Ah bukannya rumor mengatakan kau itu tidak suka berbicara dengan perempuan kenapa sekarang jadi ingin mengobrol"


"Berisik!! ah sudahlah aku kan kembali ke sana, kau juga segera ajak Olivia duduk" Ucap Daniel berjalan, dia berbalik dan meninggalkan Olivia dan Rocky, Daniel tersenyum dengan membawa satu helai rambut Olivia, dia mengambil sapu tangan di saku jas nya dan membungkus rambut itu dengan hati-hati "Aku tidak akan kehilangan kesempatan lagi, Olivia kau benar-benar mengingatkan ku pada perempuan di malam itu" gumam lirih Daniel sambil berjalan.


Mereka semua makan bersama sedangkan mereka yang muda memilih untuk barbeque bersama.


Fiona, Aleena dan Olivia duduk di meja bundar yang di siapkan di taman itu.

__ADS_1


Sedangkan para laki-laki tengah membakar daging, sosis dan lainnya.


"Arion apa Olivia adalah ke kasihmu, kau membawanya dari negaramu untuk kau kenalkan pada kami? " Tanya Davian anak dari Derrel kakak dari papanya Arion.


"Berisik sekali apa hubungannya denganmu, lagi pula bukan aku yang membawanya, aku juga di bawa paksa kemari" Jawab dingin Arion.


"Dari jawaban mu seperti nya dia bukan pacarmu, bagaimana jika aku mendekatinya" Ucap Davian.


"Kak, kau sudah ada pacar apa kau lupa" Ucap Daffin, Daffin adalah anak dari Dena dan Dekka, Dena adalah sepupu Papanya Arion.


"Daffin kau tau aku menerimanya karena kasihan melihat dia terus mengejar ku, aku tidak mencintai nya" Ucap Davian merangkul Daffin


"Apapun alasannya kau sudah berpacaran dengan kezia, jangan kau khianati dia ok" Ucap Daffin memperingati kakaknya itu.


"Kau bawel sekali, apa kau tertarik juga pada Olivia? " Ledek Davian pada sepupunya itu.


"Tidak... tidak apa yang kau katakan" Ucap Daffin panik, Daffin adalah orang lugu seperti papanya dia tidak pernah mendekati wanita sama sekali, dia mengenal kezia hanya karena dia teman dari Freya anak dari kai dan Gladis mereka juga teman Sekolah menengah pertama.


"Muka mu memerah jangan-jangan kau benar menyukainya" Ucap Davian terus menggoda Daffin.


Rocky menghela nafasnya "Kalian hanya berbicara omong kosong di sini, liat seseorang sudah bertindak" Ucap Rocky melirik Alister yang berjalan dengan beberapa daging yang sudah dia bakar di piring nya berjalan ke arah Olivia dan Fiona


"Alister??? " Ucap mereka semua bersama-sama.


Arion melirik tidak suka ke pada Alister, dia segera mengambil hasil yang di bakar Rocky menaruhnya ke dalam piring


"Hei hei Arion apa yang kau lakukan, kau bahkan tidak. membakar apapun bagaimana bisa kau mengambil hasil jerih payah ku" Keluh Rocky.


"Berisik sekali! kau bisa membakarnya lagi" Ucap Arion yang kemudian berjalan ke arah yang sama dengan Alister.


Semua orang tersenyum "Apakah akan ada pertunjukan yang menarik? " Ucap Davian yang mendapatkan anggukan dari mereka semua kecuali Aric yang sudah berjalan menyusul saudara kembarnya

__ADS_1


__ADS_2