MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG

MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG
Eksta part


__ADS_3

Hari yang di nantikan oleh Arion dan Olivia akhirnya tiba, pernikahan yang mengundang banyak pertanyaan dari hal layak, sosok yang biasanya terlihat dingin tiba-tiba mengumumkan pernikahannya dan lagi dia ingin mengadakan resepsi yang begitu mewah.


Penguasa yang bahkan mampu melawan pemimpin sebenarnya itu, akhirnya telah menambatkan hatinya, semua orang bersorak gembira.


Karena Arion menyumbangkan banyak hartanya untuk merayakan pernikahan dan kehamilan istrinya.


Namun tidak sedikit yang bergunjing di belakang sang penguasa, tentang resepsi pernikahan yang terjadi namun itu tidak berlangsung lama, karena foto pernikahan sederhana yang telah beredar.


Arion juga sudah mengkonfirmasi kenapa dia menyembunyikan pernikahan nya.


Olivia telah selesai memakai riasan pengantin, wajahnya yang sudah cantik kini tampak lebih cantik lagi dengan riasan yang sedikit berani.


"Kak Arion aku mau ikut" Rengek Aleena kepada kakaknya yang sedang berdiri di depan ruangan tempat Olivia berdandan.


"Tidak boleh! " Ucap Arion sembari melepas tangan Aleena yang terus bergelayut meminta ingin ikut.


"Mama, papa Liat kak Arion begitu pelit" Aleena mengadu kepada ke dua orang tuanya yang secara tadi hanya memandangi Aleena dan Arion.


"Aleena jangan mengganggu kakakmu sebentar lagi acara di mulai, kita harus ketempat acara" Tiara berjalan ke arah Aleena menarik Aleena pergi.


"Tidak mau, tidak mau aku mau ikut bersama dengan kak Arion dan kak Olivia" Rengek Aleena terus menerus.


"Aleena jangan merengek lagi" Saat Rayyan bersikap tegas, Aleena tidak lagi dapat membantah.


"Baik" Dengan terpaksa Aleena menuruti ucapan sang papa.


Aleena akhirnya ke tempat acara bersama dengan Papa dan mamanya.


Acara di lakukan di outdoor, di tanah luas milik Arion yang di sulap menjadi tempat resepsi yang bagus dan indah.


Setelah kepergian Aleena, Arion masuk ke dalam tempat Olivia berdandan.


"Apa kau sudah seles... " Ucapan Arion terhenti saat dia terpaku melihat mempelai nya begitu cantik dan menawan.


"Boo? kenapa kau diam, apakah aneh? " Olivia sedikit merasa tidak percaya diri karena dirinya tidak pernah bermake-up setebal ini


Arion dengan cepat menggelengkan kepalanya "Sama sekali tidak, kau sangat cantik seperti biasa nya kau selalu cantik" Arion tidak bisa mengontrol wajahnya yang sangat kentara kalau dia sangat terpesona oleh istrinya itu.

__ADS_1


"Ja.. jangan berkata seperti itu Boo" Olivia tersipu malu karena pujian Arion.


"Bodoh! Apa kau sudah siap? " Ucap Arion yang memberikan lengannya untuk di gandeng Olivia.


" Em, aku siap" Olivia tersenyum saat menautkan tangan nya pada lengan Arion.


Arion dan Olivia berjalan ke halaman tempat kendaraan yang akan membawa mereka berada.


Olivia terkejut "Boo kita naik ini? " Tanya Olivia yang mendapat anggukan dari Arion


"Apakah bisa? " Tanya Olivia


"Tentu saja, Olivia aku akan memberikan pernikahan terindah sekali seumur hidup untuk mu" Arion menggandeng Olivia membawa nya naik ke helikopter yang sudah menunggu mereka berdua.


Mereka berdua naik helikopter, saat mereka sudah di atas... Olivia terkejut melihat hamparan bunga yang bertuliskan namanya, namanya yang di tulis dengan bunga mawar putih di bingkai dengan mawar merah sangat indah.


Saat helikopter itu terbang semakin tinggi tulisan lain terlihat, di atasnya tertulis kata


I LOVE YOU.. dan di bawahnya ada nama Olivia. Hamparan bunga itu tertulis kata cinta Arion.


"Cantiknya" Olivia tidak bisa berkat-berkat lagi dengan kejutan yang di persiapan suaminya itu, berapa lama dia menghabiskan waktu untuk menanam berbagai bunga dan bisa menggambar kata-kata, Olivia benar-benar takjub. .


Mereka akhtar turun di tempat resepsi mereka di lakukan semua orang sudah menantikan kedatangan mereka..


Arion turun di atas gedung yang sengaja dia bangun di tengah lahan yang terhampar luas itu.


Arion menggendong Olivia turun dari helikopter dengan sangat gagah..


Semua mata menatap kedatangan nya, kemudahan mereka turun ke halaman yang sudah di penuhi tamu undangan..


Saat mereka sudah sampai di tengah keramaian, helikopter itu terbang tepat di atas mereka semua dan menaburkan ribuan kelopak bunga mawar putih yang terlihat seperti hujan kelopak bunga.


"Ini" Olivia menatap ke atas ribuan kelopak bunga jatuh dari atas membuat semua orang berdecak kagum


"Apa kau menyukainya? " Tanya Arion


"Sangat aku sangat menyukainya, ini sangat indah, ini pernikahan terindah yang tidak pernah aku bayangkan, terimakasih Boo terimakasih karena sudah memilih ku dan memberiku begitu banyak cinta" Ucap Olivia matanya sedikit berkaca-kaca.

__ADS_1


"Harusnya aku yang mengatakan nya, Olivia aku sangat bersyukur bisa bertemu dengan mu, wanita tangguh yang mampu bertahan dengan laki-laki yang begitu sombong dan kejam seperti ku, terimakasih sudah berada di sisiku"


Olivia tersenyum terharu..


"Mulai saat ini aku tidak akan mengizinkan mu untuk berubah pikiran, kau harus selamanya bersamaku, selamanya selama-lamanya" Arion mencinium bibir Olivia di saksikan ribuan pasang mata yang bersorak gembira.


Saat mereka Berciuman lagi-lagi kelopak bunga kembali menghujani mereka kali ini kelopak mawar merah yang melambangkan romantisme, cinta, keindahan, dan keberanian.


"Tuan kau harus memberiku bonus yang sepadan karena kerja keras ku" Ucap Dion yang meregangkan tubuhnya di atas helikopter, dia dan Rocky bertugas membuat hujan kelopak bunga tersebut.


Setelah resepsi yang panjang itu, kini Arion sudah berada di dalam kamarnya.


Arion baru saja selesai membersihkan diri dan mengganti pakaian tiba-tiba pintunya di ketuk..


Tok... Tok.. Tok... Arion menghela nafasnya seperti nya dia sudah tau siapa yang mengganggu nya malam ini.


Benar saja saat dia keluar, Rocky sudah berdiri tegak di depan pintu kamarnya.


"Aku ingin bicara" Ucap Rocky


"A, aku sudah menduga kau akan mencari ku" Ucap Arion yang menutup pintu kamarnya, di saat pintu tertutup ada Olivia yang cemas dengan keputusan Rocky.


Mereka berbicara di ruangan pribadi Arion, "Kau seperti nya tidak mau menunggu lagi" Ucap Arion.


"Arion kau sudah berjanji padaku, dan aku juga sudah bilang akan meminta kau berjanji setelah resepsi pernikahan mu" Ucap Rocky serius.


"Katakan apa yang kau inginkan" Arion sebenarnya sudah tau betul apa yang akan Rocky katakan.


"Arion aku ingin meninggalkan negara ini, pekerjaan ku dan nama keluarga Mars, aku kembalikan biarkan aku pergi, dan kau harus berjanji padaku kau tidak boleh mencariku, memasang alat pelacak padaku, dan mencampuri kehidupan baruku, aku mohon biarkan aku terlepas dari belenggu hati ini" Ucap Rocky yang membuat Arion terdiam.


"Kau benar-benar ingin melepaskan kami, keluarga dan temanmu? kau begitu kejam Rocky" Arion menggelengkan Kepala nya.


"Beri aku ruang sendiri Arion"


"Haaah! aku tidak akan bisa menentangnya bukan? " Pertanyaan Arion langsung di balas anggukan dari Rocky.


"Kalau begitu aku juga ingin kau berjanji padaku" Ucap Arion serius menatap sepupunya itu...

__ADS_1


__ADS_2