MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG

MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG
Episode 49


__ADS_3

Mereka berdua sepakat untuk melakukan rencana Olivia, Rocki menjalankan apa yang menjadi tugasnya.


Kali ini Olivia tengah berdiri di depan kompor dia mulai menghidupkan api, namun tiba-tiba ada pembantu yang berjalan ke arahnya "Nona apa yang sedang Nona lakukan" Tanya nya


"Aku ingin membuatkan teh untuk Tuan Derrel" Kisah Olivia dia tidak mungkin bilang air itu untuk menyiram tangannya bukan.


"Biar saya saja Nona? " Ucap pelayan itu, Olivia mencoba tetap tenang dia tidak ingin pelayan rancana jika tidak dia akan dalam bahaya kalau nanti setelah kejadian dia ketahuan ini hanya sebuah settingan.


*Apa yang harus aku lakukan ini harus terlihat normal" Ucap Olivia dalam hati sembari terus berfikir "Ah tidak usah bi, ini juga sudah selesai apa di depan masih perlu bantuan bi" Ucap Olivia sopan terus berbicara dia sengaja menyiram tangannya dengan sengaja seperti sebuah ketidak sengaja an karena asik mengobrol membuat Olivia tersiram.


"Aaaakkk kk kkkk Hhhhh" teriak Olivia saat air panas itu tersiram di tangannya membuat pembantu itu berteriak "Nona kau tidak apa-apa? " Ucap pembantu berteriak panik seperti rencana awal Rocki segera ke dapur.


"Olivia kau tidak apa-apa kau harus ke rumah sakit" Ucap Rocki yang langsung menggendong Olivia, Olivia bingung ini tidak sesuai rencana harusnya Rocki hanya membuat ke gaduhan agar Arion ke dapur dan melihat luka Olivia, namun Rocki memiliki rencana sendiri, Rocki ingin benar-benar membuat Arion khawatir dan mulai menyadari perasaan nya.


Rocki sengaja lewat pintu belakang dapur yang langsung menuju taman, Agar Arion melihat dirinya yang menggendong Olivia.


Benar saja Arion langsung berlari saat melihat Rocki menggendong Olivia "Apa yang kau lakukan lepaskan dia! tidak perlu menggendong barang milik ku!! " Ucap Arion


Rocki pura-pura tidak mendengar ucapan Arion dan terus berjalan, Arion mengikuti langkah Rocki dan menahan tangan Rocki tiba-tiba mata Arion tertuju pada tangan Olivia yang memerah "Ka.. Kau kenapa? " Ucap Arion sedikit menahan agar tidak terlihat khawatir


"Tidak apa-apa Tuan hanya tersiram Air panas" Ucap Olivia sembari menahan sakit di tangannya benar-benar panas dan sakit.


Rocki diam-diam menantikan reaksi apa yang akan Arion tunjukkan dan sembari berharap respon Arion sesuai dengan keinginan nya dan Olivia.


"Turunkan dia! pinjam mobil dengan pak tua segera!!! " Ucap Arion, ada sedikit kelegaan di muka Olivia dan Rocki namun mereka berusaha menutupi nya, Respon Arion sesuai dengan ekspektasi mereka.


"Baik kau bawa Olivia di dekat mobil, aku akan dengan cepat mencari paman Daniel" Ucap Rocki sudah mulai berlari dia tidak akan lama menemukan Daniel karena dia sudah mencari tau di mana Daniel berada, bahkan pelayan itu Rocki yang atur tanpa sepengetahuan Olivia.


Arion menggendong Olivia dan membawanya ke semprotan taman "Basuh luka mu kau perawat apa tidak mengerti jika luka bakar harus di cuci dengan air mengalir! " Ucap Arion ya begini sikapnya meski perhatian tapi terdengar kejam.


"I.. Itu Tuan Rocki tidak memberikan kesempatan untuk ku melakukan nya dia langsung saja menggendong ku" Ucap Olivia


"Tidak memberikan kesempatan atau kau memang ingin memanfaatkan kesempatan untuk berdua dengannya! " Ucap Arion yang terdengar kesal tapi dia menghentikan kekesalan nya saat luka di tangan Olivia itu terlihat memerah. "Apa kau tersiram air mendidih? " melihat luka Olivia membuat Arion berfikir dia benar-benar harus bertemu dengan dokter.


Kali ini Arion sudah berada di depan mobil Daniel, Rocki pun sudah berlari ke arah mereka dengan cepat membuka pintu untuk Olivia kali. ini Arion duduk di samping Olivia sedangkan Rocki tentu saja menjadi supir pribadi.

__ADS_1


Rocki sedikit melirik ke arah Olivia, tapi liriknya mendapatkan tatapan tajam dari Arion.


Rocki melajukan mobilnya sampai di rumah sakit tempat Tiara di rawat, Rocki sudah mencari tau sebelum nya dia benar-benar tidak ingin rencana yang di buat Olivia gagal, apa lagi Olivia sampai rela tangannya tersiram air panas.


"Kau langsung bawa Olivia, biar aku yang mendaftarkan" Ucap Rocki


"Aku tau! tidak perlu memerintah! kau pikir aku ini anak kecil! " Menemani Olivia berjalan ke arah perawatan.


Olivia selesai di periksa dan di berikan obat oles.Saat ini Olivia dan Nick tengah duduk di depan dokter setelah Olivia selesai di periksa.


"Nona Olivia saya akan meresepkan obat luar dan obat minum, obat ini jika di oleskan dengan rutin akan meminimalisir adanya bekas luka, jadi tolong habiskan obat minum dan olesnya" Ucap dokter sambil menulis resep obat untuk Olivia tebus.


"Apa tidak ada obat yang benar-benar menghilangkan bekas luka nya! " Tanya Arion tiba-tiba.


"Seperti nya luka Nona tidak terlalu parah, obat ini pasti bisa menghilangkan bekas lukanya"


"Bagus jika luka ini menjadi bekas luka, aku akan menuntut mu" Arion menatap dokter itu dengan tatapan mengancam.


"Tu.. Tuan Arion tidak perlu mengatakan itu, ini hanya luka kecil saja tidak masalah" Ucapan. Olivia


"Nona jangan sedih meski pacarmu agak kejam tapi sebenarnya dia peduli padamu, aku bisa lihat dari tatapannya padamu saat aku memeriksa mu" Dokter itu mencoba menghibur hati Olivia tapi dokter itu salah mengira jika Arion adalah kekasih Olivia.


Olivia tidak ingin masalah semakin panjang tidak ada waktu juga untuk menjelaskan alhasil Olivia hanya mengangguk dan berterimakasih pada Dokter itu "Terimakasih dokter, saya permisi dulu" Olivia tersenyum sebelum melangkah pergi.


Setelah Olivia keluar dirinya sudah di tatap oleh Arion yang ternyata masih menunggu nya di depan pintu "Lama sekali! apa. kau. berusaha menggoda dokter tua itu! " Menatap penuh selidik.


"Tuan Arion apa yang kau katakan! aku tidak seperti itu" Ucap Olivia sedih selalu saja Arion menganggapnya sebagai gadis murahan yang suka menggoda lawan jenis. Olivia sedikit merasa sesak dengan ucapan Arion kali ini dia selalu saja memandang hina pada dirinya padahal dia saja baru berpacaran satu kali dan itu hanya dengan Andreas bagaimana dia bisa di cap sebagai wanita penggoda di mata Arion, Olivia menghela nafasnya.


"Tuan saya akan mengambil resep obatnya" Ucap Olivia yang berjalan menuju apotik rumah sakit, Olivia sedikit lambat berjalan untuk memastikan Rocki sudah menemukan ruangan Tiara dan bisa melanjutkan rencana mereka berdua.


Saat ini Olivia dan Arion sudah berada di ruang tunggu menunggu obat Olivia selesai di siapkan, Tiba-tiba Rocki datang.


"Dari mana saja kau! " Ucap Arion yang menatap ke arah Rocki


"Ah itu rumah sakit ini lumayan besar, dan aku baru pertama ke sini tentu saja agak sulit untuk menemukan ruang periksa dan apotik rumah sakit" Ucap Rocki

__ADS_1


"Auuuu" Olivia terlihat gelisah, Rocki dengan cepat berjalan mendekati Olivia


"Ada apa? kau terlihat gelisah" Ucap Rocki


"Tidak perlu sampai memegangi nya! " Arion terlihat tidak senang dengan Rocki yang terlalu dekat dengan Olivia


Rocki sedikit memundurkan tubuhnya dan melihat ke Olivia.


"Tuan bisakah saya ke kamar mandi? " Ucap Olivia


"Aku akan mengantarmu"


"Apakah Pantas seorang tuan mengantarkan peliharaannya, biar saya sendiri" Ucap Olivia kali ini kata-kata Olivia entah mengapa membuat Arion tidak suka mendengar nya.


"Terserah"


"Aku saja yang antar"


"Tidak perlu kau di sini bersama ku! jangan Coba-coba berkhianat lagi! " Ucap Arion Olivia segera pergi setelah meminta izin pada Arion.


1 jam berlalu bahkan obat sudah di tangan Arion, Arion mulai terlihat cemas "Ini sudah terlalu lama dia ke kamar mandi! " Ucap Arion yang mulai bangkit dari tempat duduknya dan mencari toilet di rumah sakit itu.


Dia menyuruh Rocki bertanya pada seorang wanita paruh baya yang baru keluar dari toilet "Permisi bu, apa di dalam ada gadis cantik yang memakai pakaian berwarna hitam? " Tanya Rocki


"Maaf Nak di dalam tidak ada siapa-siapa" Ucapan nenek itu membuat Arion membulatkan matanya


"Kemana dia? apa dia kabur! Rocki cepat cari keberadaan nya sekarang! " Ucap Arion.


Dalam pikiran Arion Olivia sedang mencoba kabur bagaimanapun ini waktu yang tepat buat Olivia kabur karena ini bukan daerah kekuasaan Arion jadi akan sulit untuk Arion menemukan Olivia.


*Sial jangan berfikir untuk bisa lari dariku! Olivia Harris!! " Ucap Arion mengepalkan tangannya


Jangan lupa tinggalkan jejak Like, komen Rate dan give and vote ya kak


LIKE JANGAN LUPA KARENA LIKE TIDAK BAYAR

__ADS_1


TERIMAKASIH


__ADS_2