MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG

MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG
Episode 193


__ADS_3

"Rocky ada apa? " Tanya Arion yang tau Rocky seperti ini pasti ada berita yang tidak baik.


Tangan Rocky bergetar HP nya sampai jatuh, dia menatap Arion.


"Jangan menakuti ku! ada apa? Rocky" Arion memegang bahu Rocky, Rocky terlihat begitu lemas.


"Dion kecelakaan" Ucapan itu membuat Arion terkejut, hanya sebuah kecelakaan tidak akan membuat Rocky begitu lemas.


Arion memilih tidak bertanya lebih lanjut atau dia juga akan dalam kondisi yang sama dengan Rocky, "Kau pindah biar aku yang menyetir" Arion segera mengambil alih kursi kemudi nya.


"Apa dia di rumah sakit milik kita" Pertanyaan Arion hanya mendapat anggukan dari Rocky. Arion segera melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.


Arion akhirnya memarkirkan mobil nya di parkiran rumah sakit, dia berlari masuk ke dalam rumah sakit dia tau kemana dia harus pergi.


Rocky dan Arion berlari ke ruang operasi tepat saat lampu operasi sudah redup, dan Andreas dan para dokter terbaik keluar.


"Andreas bagaimana keadaan Dion? " Rocky mengguncang tubuh Andreas dengan kuat.


"Tenanglah Rocky, kau harus tenang" Ucapan Andreas lagi yang bukannya membuat Rocky tenang malah menambah kepanikan dalam diri Rocky.


"Tenang apa kau pikir aku bisa tenang saat temanku berada di dalam , Ha! " Teriak Rocky sembari melempar tubuh Andreas sampai terbentur tembok.


"Tenanglah Rocky, aku tau perasaan mu" Ucapan Arion, dia tau Dion dan Rocky berteman baik, tentu saja Rocky orang yang terakhir bertemu Dion merasa terpukul dengan kenyataan.


Rocky menjatuhkan dirinya ke lantai dia berusaha untuk tenang dan tidak gegabah "katakan padaku bagaimana keadaannya? " Tanya Rocky.


"Dia dalam keadaan kritis dia harus melalui beberapa operasi lagi" Jawaban Andreas itu membuat Rocky mengerti Dion tidak dalam kondisi baik.


"Bisakah dia selamat? " Tanya Rocky yang mengadahkan wajahnya melihat Andreas.


"Tentu" Andreas dengan yakin menjawab nya karena Andreas enggan berfikir negatif, dia tau Dion bukan orang yang gampang menyerah.


"Apa ada korban lain? " Tanya Arion

__ADS_1


Andreas menggelengkan kepalanya " warga yang menelpon ke rumah sakit dan meminta ambulan mengatakan utu kecelakaan tunggal saat dia melihat hanya ada mobil Dion tidak ada mobil lain. Arion hanya mengangguk menyimak ucapan Andreas.


"Arion" Panggil Aric yang kebetulan tadi melihat mobil Arion di rumah sakit dan mencari nya.


"Kau di sini? " Tanya Arion.


"Aku yang harusnya bertanya kenapa kau di sini" Karena Aric memang dari awal berencana ke rumah sakit untuk meminta obat nyeri tambahan untuk nya karena setelah menyetir bekas luka nya terasa nyeri. Jadi Aric memutuskan untuk ke rumah sakit tapi tidak menyangka dia melihat mobil Arion dan mencari Arion dan membuntuti nya.


"Dion berada di dalam" Jawab Arion yang membuat Aric terkejut.


"Bagaimana bisa? " Tanya Aric di ikuti anggukan dari Fiona.


"Dia kecelakaan dan dalam ke adaan kritis" Jawab Andreas menyela.


"Separah itu?" Aric melihat Rocky yang terlihat terpukul tidak seperti Arion yang kini dendamnya mulai memuncak.


"Kalau begitu karena kau sudah di sini, sisanya aku serahkan padamu, aku akan bertemu Rafael" Ucap Arion itu sembari melangkah pergi.


"Aku ikut" Ucap Rocky berusaha bangkit dan berdiri tegak.


"Tidak! Aku ikut, Aric aku serahkan Dion padamu" Ucap Rocky yang melangkah ke arah Arion, Arion tau Rocky sudah bertekat jadi dia hanya bisa diam dengan keputusan Rocky.


Kali ini Arion yang mengemudikan mobil, Arion bergegas pergi ke markas untuk mengetahui sebenarnya apa yang terjadi pada mobil Dion.


Arion akhirnya sampai di markasnya, dia segera masuk ke ruang rahasia di sana sudah asal Rafael yang sedang menjalankan tugasnya yaitu mencari tahu bagaimana bisa mobil Dion mengalami kecelakaan.


"Bagaimana kau sudah menemukan rekaman kecelakaan nya? " Tanya Arion dengan wajahnya yang terlihat serius.


"Sebentar tuan, sebentar lagi" Ucap Rafael yang tengah mengunduh beberapa vidio yang terekam di CCTV di sekitar tempat kejadian kecelakaan itu.


"Kau terlalu lama! haruskah aku menggantimu! " Ucap kesal Arion yang ingin segera tahu bagaimana sebenarnya.


"Maaf tuan muda menunggu lama, sudah selesai" Rafael memutuskan satu persatu rekaman yang dia dapat.

__ADS_1


Mata mereka membulat ternyata Ada truk yang ternyata tiba-tiba memotong jalan ke arah mobil Dion "Truk? tapi tidak ada yang melaporkan ada truk di jalan itu! semua ini sudah di rencana kan! " Ucap Arion mengepalkan tangannya.


"Lacak keberadaan truk itu, aku ingin kau menemukan supirnya dalam keadaan hidup! " Ucap Arion mengepalkan tangannya.


"Baik tuan " Rafael pergi mencari anak buahnya


"Aku akan memerintah anak buah ku juga untuk mencarinya" Ucap Rocky yang terlihat sangat marah. Rocky mengetik pesan di hp nya.


Setelah kepergian Rafael "Bagaimana bisa kecelakaan itu di bilang tunggal!! " Ucap Rocky kesal.


"Sebentar" Arion mengotak atik komputer Rafael melihat rekaman yang lain, terlihat di sana yang menelpon rumah sakit "Rocky temukan orang ini! sekarang, suruh anak buahnya mencari nya dan membawanya ke mari" Arion segera mengambil gambar orang yang menelpon itu dan mengirimkannya ke pada Rocky, Rocky langsung memberikan perintah anak buah nya.


"Kenapa kau mencarinya?! lihatlah memang saat dia menelpon truk itu sudah kabur"


"Lalu apa kau pikir tidak ada puing-puing dari truk itu!"


"Jadi apa menurutmu dia mungkin terlibat" Tanya Rocky.


"Belum tentu, tapi aku hanya ingin memastikan nya! Rocky apa menurutmu Dion menemukan sesuatu sampai mereka bertindak sejauh ini pada Dion? "


"Aku tidak tau yang aku tau aku ingin membunuh pelakunya!!! " Ucap Rocky dengan tangannya yang mengepal sempurna.


Rafael masuk tiba-tiba Arion menodong kan pistolnya "Tu.. tuan ada apa? " Tanya Rafael terkejut begitupun Rocky juga terkejut dengan tingkahnya.


"Kau apa mengkhianati ku? " Pertanyaan Arion itu membuat Rocky terkejut.


"Tuan aku rela mati dari pada aku harus berkhianat padamu" Rafael tanpa ragu berjalan dan mendekat ke arah Arion dan menaruh pistol Arion tepat di jantung nya.


"Jika aku harus mati untuk membuktikan kesetiaan ku aku rela, tapi tuan satu pintaku jaga adik ku! hanya Rania yang aku punya"


Mendengar ucapan Rafael Arion menurunkan pistolnya "Aku percaya padamu, tapi aku akan waspada kepada semua orang di dekat ku" Ucapan Arion itu membuat Rocky berfikir tentang satu orang.


"Andreas apa dia pengkhianat nya, dia dia tau segala nya mungkin saja dia.. dia yang merencanakan semuanya, ak.. aku akan menelpon Aric untuk waspada" Ucap Rocky sembari mengambil hp nya.

__ADS_1


Namun Arion menghentikan Rocky ubah menelpon "Apa yang kau lakukan kau sendiri yang bilang harus waspada pada semua orang bukan jadi Andreas harus kita curigai juga" Ucap Rocky dengan tegas dan penuh amarah.


__ADS_2