MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG

MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG
Episode 123


__ADS_3

Daniel menerima kabar kalau orang di balik pembakaran ruangan Ranti sudah di tangkap oleh Arion


"Ck dia sudah bergerak terlebih dulu, sial aku kalah cepat" Ucap Daniel yang bergegas ingin pergi dari rumah sakit itu, namun dia melihat Olivia yang menyelinap keluar dari ruangannya, itu membuat Daniel berlari mendekat pada Olivia


"Apa yang sedang kau lakukan Olivia? " Tanya Daniel yang membuat Olivia terkejut


"Tu.. tuan mengagetkan saja" Ucap Olivia yang dia pikir dia ketahuan oleh Arion


"Kau belum menjawab pertanyaan ku, apa yang kau lakukan di sini? kau masih sakit kau harus beristirahat" Ucap Daniel khawatir "Aku bawa kembali kau ke kamar mu ok " Ucap Daniel lagi yang sudah membantu Olivia berjalan, ternyata Arion tidak tau jika Olivia kakinya terkilir


"Kaki mu terkilir? " Tanya Daniel khawatir melihat Olivia yang susah payah berjalan


"Tidak.. tidak hanya terkilir seperti ini tidak masalah tuan, sa.. saya harus segera bertemu dengan ibu saya" Ucap Olivia menjelaskan kenapa dia berada di sana, tentu saja untuk melihat setiap ruangan dan menemukan ibunya.


"Olivia ibumu baik-baik saja aku bisa menjamin keadaanya kah jangan khawatir, dia akan segera sembuh, tapi sebelum itu kau tidak boleh membuatnya kawatir kita kembali ke ruangan mu dan biarkan dokter menyembuhkan kakimu, kau mengerti" Ucapan Daniel ini sekarang layaknya seorang ayah terhadap anaknya.


"Ta.. tapi tuan, apakah ibu bener-bener baik-baik saja? " Olivia masih sedikit ragu


"Kau tidak mempercayai ku? kau jangan khawatir More yang sedang menangani ibumu, dia bilang ada kemungkinan sakit jiwa yang ibumu derita karena di buat, meski itu belum sepenuhnya benar tapi kau percaya dengan kemampuan More bukan? dia butuh waktu untuk menyembuhkan ibumu jadi jangan ganggu dia" Daniel memberikan penjelasan yang masuk akal, sebenarnya tidak masalah membiarkan Olivia bertemu dengan ibunya tapi Daniel tidak ingin Olivia terus menahan sakitnya apalagi ada dia sekarang yang akan menjaganya dan ibunya.


"Baiklah aku mengerti tuan, maaf sudah merepotkan anda untuk memberitahu keadaan ibu saya, saya hanya takut ibu saya kembali menderita" Ucapan Olivia itu membuat hati Daniel merasakan sakit, tanpa sadar tangan Daniel bergerak dengan sendirinya dan menepuk lembut kepala Olivia.


"Tidak merepotkan kedepannya kau bisa mengandalkan ay.. paman" Ucap Daniel hampir keceplosan.

__ADS_1


Olivia hanya bisa membalas perkataan Daniel dengan anggukan dan senyuman, akhirnya Daniel membantu Olivia kembali ke kamar dan memanggil dokter untuk mengobati kaki Olivia


****


"Dia tidak akan menepati perkataan nya! dia tidak tau situasinya, hei kau jangan lupa apa yang sudah ayahku berikan kepadamu dan keluarga mu! " Teriak Susan lagi


Arion menatap Dion memberikan isyarat untuk menutup mulut Susan yang bisa membuat pria paruh baya itu bunuh diri.


Pemilik rumah sakit terdiam dan teringat ucapan Mario yang akan menjaga keluarga nya saat dia tidak ada, dia memiliki putri kecil dari selingkuhan nya yang tidak di ketahui publik jika dia menurut pada Arion, Arion tentu tidak akan menjaga putri kecilnya.


Pemilik rumah sakit itu ingin menghancurkan racun yang di jahit di dalam mulutnya, Rocky berusaha menahan "Hei kau mempercayai orang yang bahkan merencanakan untuk membunuh anak dan istrinya kau amat bodoh" Rocky yang pandai menghasut itu mulai membuat sang pemilik rumah sakit itu goyah.


"Ereka sudah beerjanji paadaaku" Ucapnya yang tidak jelas karena Rocky masih menahan mulut nya untuk tidak rapat


"Diiaa bhukaaan istrii yang sesungguhnya" Ucapan itu membuat Rocky terkejut dan sedikit mengendurkan cengkraman nya alhasil pemilik rumah sakit itu mati dengan mengeluarkan busa dari mulutnya


Rocky terkejut dan merasa bersalah tidak bisa menjaga pemilik rumah sakit jiwa itu tetap hidup, dia dengan takut takut melihat kearah Arion, namun wajah Arion tidak berubah dia tidak marah atau apapun malah dia terlihat begitu santai, seperti sudah menebaknya


"Maafkan aku" Ucap Rocky berjalan kearah Arion


"Aku sudah tau, sekuat apapun kau mempengaruhi nya itu tidak akan berhasil, karena kita tidak memiliki banyak informasi tentang dia, dan lagi kita masih ada umpan di sini, tidak perlu tau di mana Mario kita akan buat dia datang sendiri untuk menjemput putri kesayangan nya" Arion tersenyum penuh arti membuat Rocky bergidik.


Nah sekian lama dia tidak melihat jiwa gila Arion, kini jiwanya mulai tumbuh lagi, dia sebelumnya terlalu santai dengan Mario Harris karena mengira Olivia benar-benar putrinya dan dapat menangkap Mario dengan mengandalkan Olivia, namun kenyataan tak sesuai dengan harapan ternyata Olivia buka putri Mario Harris.

__ADS_1


Namun sekarang Arion punya kartu As di tangan nya putri yang benar-benar Mario sayangi ada di tangannya dia akan memancing Mario Harris keluar dan menghancurkan nya tak bersisa.


Susan memberontak saat lakban menempel di mulut Susan, matanya tertuju pada laki-laki yang pernah dia temui yaitu Rafael, dia seakan mengedipkan mata meminta bantuan pada Rafael


Sikap Susan Iyu terlihat oleh Rocky, membuat Rocky tersenyum mengejek pada Rafael


"Kalian bawa dia keruangan gelap! " Ucap Arion pada anak buah yang di pimpin oleh Rafael


Dua anak buah Rafael mengangguk dan menjalankan tugas, Susan di kurung di ruangan yang benar-benar gelap tidak ada cahaya yang masuk, itu membuat Susan benar-benar ketakutan tapi dia tidak bisa berteriak bahkan meski dia tidak terikat dia tidak bisa melihat apapun hanya suara kipas tua yang membuat semakin menakutkan tempat itu


Setelah kepergian Susan ke ruangan gelap sebagai awal hukuman yang Arion buat untuk nya, Arion memutuskan untuk menjadi ruangan rahasia yang ada di markasnya


Di sana terdapat komputer beserta peralatan yang komplit untuk Dion mencari informasi tentang apa yang pemilik rumah sakit itu katakan


"Sebenarnya apa yang terjadi dengan keluarga Harris ini, bukan istri yang sesungguhnya? apa ada rahasia di balik keluarga besar Harris ini? " Ucap Arion yang berusaha menganalisis sendiri


"Ini sangat membingungkan" Ucap Rocky yang teringat ucapan Daniel yang bahkan mengatakan mungkin Olivia adalah anak kandung nya, ini membuat Rocky ingin tau bagaimana masalalu ibunya Olivia bagaimana dia bisa kenal dengan Daniel dan apa yang terjadi sampai Daniel bahkan mengatakan jika Olivia bukan putri kandung nya dia tetap akan menganggapnya putri kandung nya.


"Akk Hhhhh benar-benar membuatku pusing" Teriak Rocky tiba-tiba membuat, Rafael, Dion dan tak terkecuali Arion menatap nya


"Apa yang sedang kau pikir kan kenapa tiba-tiba berteriak" Ucap dion yang mendapat anggukan penasaran dari Rafael


"Kau seperti nya lebih depresi di banding aku?! apa ada yang kau sembunyikan Rocky?! " Arion Menatap tajam Rocky penuh selidik ini membuat Rocky gugup dan menelan ludahnya kasar seperti ada banyak Duri tersangkut di tenggorokan nya.

__ADS_1


__ADS_2