MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG

MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG
Episode 95


__ADS_3

*Hanya kembang api! aku bahkan bisa membelikan pabrik nya jika dia mau" Tanpa sadar arion berucap dalam hati *Apa yang sedang aku pikirkan! " Tiba-tiba Arion merasa sesak memikirkan ekspresi apa yang Olivia tunjukkan saat mendapatkan kejutan itu. "Sial!!!!!!! " Tanpa sadar Arion mengumpat dengan kencang.


membuat Rocky terkejut, "Ada apa Arion? " Rocky pura-pura bertanya sebenarnya dia tau apa yang salah dengan Arion, dia sedang terbakar api yang dia mainkan sendiri


Arion hanya diam tidak menjawab ucapan sepupunya karena dia tidak tau mau menjawab apa, dia tidak mungkin menjawab sedang kesal memikirkan Olivia yang bersama Alister.


Melihat sepupu nya sedang kesal dengan pikiran nya sendiri, Rocky memilih melanjutkan makannya.


Malam semakin larut, Arion mengepalkan tangannya saat manik matanya menemukan jam 9 malam *Apa dia berencana menginap di sini! makan malam sampai Selarut ini" Arion mengeratkan gigi nya, ingin rasanya dia menyambangi Alister dan Olivia, dia ingin tau apa yang mereka lakukan, tapi apa daya egonya terlalu tinggi dia bahkan lebih memilih hatinya di makan penasaran.


"Lama sekali! " Tiba-tiba Arion tidak tahan dan beranjak berdiri dari tempat duduknya


Tidak terduga Alister dan Olivia bertamu dengan Arion.


Alister dengan sengaja mempererat gandengan tangannya dengan Olivia, membuat Olivia terkejut dan menatap tangan besar yang menggenggam tangan nya.


Arion yang melihat pemandangan di depannya ingin sekali rasanya meninju wajah Alister yang seakan menunjukkan kemenangan nya atas Olivia.


"Kak kau mengikuti kami? " Alister langsung pada intinya, menebak sangat tepat kelakuan Arion.


"Apa kau gila? mengikuti mu, ini kebetulan aku sudah memesan tempat ini untuk membahas pekerjaan dengan santai bersama Rocky! " Kilah Arion dengan wajah yang benar-benar meyakinkan.


*Hei hei, selain jadi penguntit kau pandai sekali berakting tuan penguasa, kau harusnya mendapatkan piala Oscar dengan wajah tampan mu itu " Gumam Rocky dalam hati, benar-benar dia merasa Arion semakin terlihat seperti manusia, sebelumnya dia sombong, dingin dan kejam, tapi melihat dia yang sekarang membuat Rocky tau bahwa Olivia lah yang perlahan akan membuat Arion kembali seutuhnya seperti dulu


Alister sedikit berfikir namun dia percaya dengan perkataan masuk akal dari Arion, restoran itu memang hanya bisa memesan meja untuk puluhan orang saja dalam satu harinya jadi harus memesan tempat terlebih dulu.


"Baiklah kalau begitu kami pergi dulu" Alister menarik pelanggan Olivia untuk mengikuti langkahnya.


"Tunggu" Tanpa sadar tubuh Arion bergerak sendiri menahan tangan Olivia, membuat Rocky dan Olivia sendiri terkejut.

__ADS_1


"Iya tuan? " Menatap dengan sedikit takut ke arah Arion


Arion terdiam sejenak saat mata mereka sling bertemu, Arion hampir saja mengeluarkan Kalimat pujian yang dia pikirkan saat menatap intens Olivia, namun Arion mampu mengurungkan nya.


*Dia secantik ini untuk alister! dia ini ingin menggoda siapa Alister apa semua laki-laki! " Ucap kesal Arion dalam hati tanpa sadar melirik laki-laki yang mencuri pandang pada Olivia.


"Tuan ah le.. lepaskan" Arion yang terlarut dalam pikiran nya sendiri meremas kuat tangan Olivia membuat Olivia kesakitan.


"Kak lepaskan tangannya kau menyakiti nya" Ucapan itu mampu menyadarkan Arion dan melepaskan tangan Olivia


"Aku tidak sengaja" Ucap Arion, benar-benar pria sombong maaf pun enggan dia ucapkan.


"Tidak Masalah tuan, tuan sebenarnya ada apa menahan saya? " Ucap Olivia sembari mengusap tangannya yang langsung terlihat merah.


"Lekas pulang! hari ini kau temani nenek dia baru sembuh dan Rania tidak bisa menjadi perawatnya lagi! " Arion membuat alasan tak sesuai hatinya, hatinya ingin mengatakan pergi dari sisi Alister dan pulang bersamaku itu lah yang ada di hati dan pikiran Arion.


"Saya mengerti, kalau begitu saya pamit tuan" Olivia tersenyum ke arah Rocky seakan mengatakan aku duluan, tapi Olivia tidak mengatakan nya takut dengan Arion.


"Hei kenapa kau menatap ku seperti itu! kau ingin membunuhku? " Ucap Rocky terus terang dia merinding melihat tatapan tajam itu.


"Dia tersenyum padamu! " Ucapan kesal. itu terlontar begitu saja dari mulut Arion, membuat Rocky tidak tahan menahan tawanya, tawanya pecah dia menertawakan Arion yang memiliki hari di mana dia akan merasa cemburu.


"Diam!! " Arion melangkah pergi segera meninggalkan Rocky, setelah puas tertawa Rocky segera mengikuti Arion keluar.


Dia sedikit berlari dan Arion benar-benar meninggalkan Rocky yang tadi menertawakan nya "Hei Arion berhenti kau tidak benar-benar ingin meninggalkan ku bukan? " Teriak Rocky yang membuat mobil melaju lambat itu berhenti


Rocky tersenyum tapi senyuman itu lenyap seketika saat sang penguasa bersuara "Kau pulang sendiri! " Ucap Arion kemusnahan mengemudikan mobilnya lagi dengan lebih cepat.


"Arion kau bercanda, hei benar-benar kau sendiri yang cemburu kenapa aku yang mendapatkan hukuman! Arion kau sialan!!! " Teriak Rocky kesal dia bahkan di tinggal begitu saja oleh sepupunya itu karena Rocky yang menertawakan Arion tadi.

__ADS_1


Arion mengikuti mobil Alister seperti nya mobilnya mengarah kembali ke rumah Wajah lega terlihat jelas di wajah Arion, dia pikir Alister akan membawa Olivia ke tempat lain lagi.


Alister dan Olivia sampai terlebih dulu di kediaman Mars. Alister membukakan pintu mobil dan membantu Olivia turun.


"Olivia " Ucapan Alister terhenti saat Olivia menundukkan kepalanya


"Terimakasih banyak Alister kau membuatku merasakan hal hal pertama dalam hidupku" Ucap Olivia tersenyum bahagia


Senyuman itu bahkan mampu membuat Alister tersenyum sendiri, Alister dia bahkan merasa bahagia hanya melihat senyuman yang begitu tulus dari bibir Olivia.


"Tidak perlu berterimakasih Olivia, aku melakukan ini karena aku menyukainya" Ucap Alister yang begitu ambigu di telinga Olivia


"Me.. menyukainya? " Olivia terlihat bingung itu kentara jelas dari wajahnya saat ini.


Alister mengusap pucuk kepala Olivia "Jangan terlalu di pikirkan, ayo masuk semakin malah udara semakin dingin aku tidak mau kau sakit" Ucap Alister


Olivia mengangguk dan mulai berjalan masuk ke dalam rumah..


Alister menerima telepon dari Daniel, dia menyuruhnya untuk menjemput Daniel, Alister bahkan mengantarkan Olivia tepat di depan pintu kamarnya "Kau istirahat lah, aku harus segera menjemput paman Daniel" Ucap Alister


Olivia mengangguk "Setelah menjemput paman Daniel kau juga istirahat" Ucap Olivia pada Alister


Alister tersenyum melihat Olivia yang terlihat makin akrab dengannya dan tidak Canggung "Aku tau itu" Alister segera pergi Olivia masih melihat punggung Alister yang semakin menjauh pergi hingga tanpa sadar dirinya di tarik seseorang.


Olivia kini berada di antara Arion dan Tembok tangan Arion menghambat pergerakan Olivia, Arion menatap tajam Olivia "Kau menyukai Alister! apa kau sangat menyukai nya! "


"Tu.. tuan apa yang kau katakan? " Tanya Olivia bingung


Arion sangat kesal melihat kedekatan Alister dan Olivia tanpa pikir panjang Arion mencium bibir Olivia, membuat Olivia berusaha mendorong tubuh Arion, tapi Arion malah memperdalam ciuman nya, Olivia hampir kehabisan nafas dia memukul dada Arion, membuat Arion melepaskan ciuman nya

__ADS_1


"Kau menikahlah dengan ku" Ucapan itu begitu saja keluar dari mulut Arion membuat Olivia hampir mengeluarkan bola matanya karena terkejut


__ADS_2