MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG

MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG
Episode 84


__ADS_3

Di sisi lain Aric mendengar perdebatan antara Andreas dan Olivia, Aric kemudian keluar membuat Andreas tidak enak hati jika Aric mendengar perdebatan nya dengan Olivia, dia tidak ingin di anggap tidak profesional.


"Maaf apa kau mendengar semuanya? " Ucap Andreas saat melihat Aric menutup pintunya


Aric duduk dan tersenyum "Tidak masalah, semua orang pasti punya masalah"


"Ya semua orang punya masalah" Sahut Andreas lesu, masalah dia adalah ibunya tidak merestui Andreas untuk berpacaran dengan Olivia, dan beberapa tahun lalu ibunya membuat Olivia meninggalkan nya.


"Dari yang ku dengar, bisakah aku memberikan saran, sebenarnya aku tidak ingin ikut campur jika boleh jika tidak ya tidak masalah" Aric terlihat lebih tenang dari Arion dan berfikir lebih dewasa perkataan pun lebih lembut mungkin dia lebih dominan ke sifat sang mama.


"Tidak masalah aku akan mendengar saranmu" Andreas mulai duduk di samping Aric, Andreas juga butuh teman bicara saat ini.


"Apakah kau tau ikan hiu itu hidup dimana? " Tanya Aric yang membuat Andreas seribu bingung kenapa dia menanyakan hal mudah ini.


"Tentu saja di laut"


"Benar ikan hiu hidup di laut dia tidak bisa hidup di sungai begitupun cinta kita tidak bisa memaksakan tempat dia berada, cinta tau di mana dia akan hidup, Dokter Andreas jika Olivia sudah memilih untuk pergi berarti dia tahu dia tidak bisa hidup dengan mu jika dia memaksa dia akan hidup tersiksa seperti hiu jika dia memaksa hidup di sungai dia akan mati, jadi saran ku belajar lah merelakan nya biarkan dia hidup dan bahagia di tempat yang seharusnya dia menaruh hatinya" Ucap Aric.


Andreas sedikit tersenyum meremehkan perkataan Aric "Berbicara saja mudah" Ucap Andreas tanpa sadar menampik saran Aric sekejap mata.


"Kau masih beruntung bisa bersamanya meski hanya sebentar, di luar sana masih ada banyak orang yang hanya diam menyimpan hatinya untuk diri sendiri karena takut menyakiti orang yang di cintai" Ucap Aric sembari berdiri mulai berjalan meninggalkan Andreas sendiri.


Mendengar ucapan Aric yang terdengar sedikit pilu membuat Andreas menyadari orang yang dia maksud mungkin dirinya sendiri, Andreas menghela nafasnya "Apa aku bisa setegar itu melihat nya tersenyum dengan orang lain saja membuat hatiku sakit bagaimana aku bisa melihat dia bahagia dengan orang lain" Andreas menunduk kan Kepala nya di tengah memenangkan dirinya.


******

__ADS_1


Rocky tengah melajukan mobilnya di ikuti mobil di belakang nya yang di kendarai Davian


"Sebenarnya apa yang kau rencanakan Rocky! " Arion berbicara tanpa melihat Rocky.


"Permainan yang pasti kau akan menyukai nya" Ucap Rocky mengangguk-angguk kan kepalanya.


"Aku tidak akan melepaskan mu jika kau berbuat yang aneh-aneh" Ucap. Arion mengancam


"Tidak akan, ini hanya sebuah permainan yang bisa menghasilkan kapan lagi bisa melihat sang penguasa menunjukkan keahliannya" Ucap Rocky memainkan alisnya.


"Entah apa yang ada di otak mu" Ucap Arion yang tambah malas menanggapi sepupunya itu.


Mobil Rocky perlahan-lahan memasuki kawasan elite, Rocky menghentikan laju kendaraan nya tepat di parkiran sebuah Kasino besar di negara A siapa yang tidak tau kasino yang mereka datangi itu.


"Semuanya kita sudah sampai, ayo kita bersenang-senang" Ucap Davian antusias dia ingin meraup keuntungan di Kasino itu.Kasino adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perjudian. Dan sudah mendapatkan izin untuk menyelenggarakan aktivitas judi secara legal.


Ke lima pangeran tampan itu berjalan masuk kedalam Kasino itu mereka langsung menjadi pusat perhatian semua orang di dalam, ketampanan mereka aura meraka masing-masing membuat daya tarik tersendiri.


"Apa yang akan kita mainkan? " Tanya Alister pada Devian yang mengusulkan datang ke tempat ini.


"Baiklah permainan kita mulai " Ucap Davian yang meminta Rocky untuk menyiapkan satu meja untuk mereka main dan dua pasang Kartu.


"Aku ingin permainan yang langsung bisa melihat siapa pemenangnya!" Ucap Arion yang ingin segera menang tanpa harus memainkan banyak permainan


"Baiklah aku tau" Ucap Davian yakin.

__ADS_1


Rocky telah menyewa satu meja dengan dua set kartu, Davian membuat permainan mereka sendiri di dalam kasino itu, tentu saja itu menarik perhatian beberapa orang di sana.


"Jelaskan cara bermainnya"


"Ini adalah permainan yang memerlukan daya ingat yang kuat! total kartu ada 52 pasang kartu, kalian harus membuka kartu yang sama, yang terlebih dulu membuka kartu 27 pasang kartu sama dia jadi pemenangnya" Ucap Davian yang langsung di mengerti Arion dan Alister. "Untuk memastikan kalian tidak curang aku akan menjadi hous di sini" Ucap Davian lagi.


"Cepat mulai! " Ucap Arion yang tidak ingin basa basi.


"Ok" Davian mulai menata kartu di atas meja menyebarkan nya, Arion mencoba terlebih dulu


"AS love, As skop" Ucap Arion yang tidak mendapatkan sekor


Alister mencoba "K wajik, K love" Mereka terus mencoba sampai akhirnya Arion membuka kartu yang sama permainan terus di lanjut Arion membuka 3 kartu yang sama, di lanjut dengan Alister yang akhirnya juga mendapat skor , kali ini Alister lebih unggul


"AS love, aku ingat ini sudah di buka" Ucapnya sambil membuka nya tempat di mana Arion tapi sudah membukanya


Terus berlanjut sampai sekor Arion 24 pasang, Kali ini giliran Alister, Alister memiliki skor 23 dia hanya membutuhkan empat kali kemenangan dan dia memang, kartu Alister yang pertama J love sama, skor mereka sekarang sama Alister membuka sisa kartu dengan lancar "Dia pemenangnya" Ucap Davian mengangkat tangan Alister.


"Kau kalah kak! " Ucap Alister, Arion tersenyum dingin


"Apa kau pikir aku benar-benar kalah! ini bukan inti permainan nya! 24 jam yang kau punya nikmati lah itu akan menjadi 24 terakhir yang kau miliki dengan nya! " Ucap Arion yang sebenarnya hanya mengalah saja day ingat Arion tidak mungkin di ragukan, tapi di akhir Arion tiba-tiba penasaran apa yang ingin di lakukan Alister dengan Olivia selama 24 jam. Arion juga ingin membuat Alister sadar siapapun tidak bisa menyentuh barang miliknya, membuat Alister mengerti jika Olivia hanya miliknya.


Alister sudah menduganya juga pasti ada yang di rencana kan oleh Arion, permainan mudah seperti itu pasti bisa dengan sekejap mata Arion menangkan tapi di akhir tiba-tiba Arion melakukan kesalahan bukankah itu sangat kebetulan. "Ini akan jadi 24 pertama untuk aku memulai 24 selanjutnya, aku harap pilihan kakak ini tepat" Alister tersenyum bahagia, begitupun dengan Davian yang merauk banyak uang, karena dia memasang taruhan atas nama Alister dan banyak orang yang mendukung Arion, ini di namakan taruhan di atas perjudian. judi di atas judi.


"Kau banyak bicara kita lihat saja nanti" Ucapan Alister yang begitu tenang dan yakin tiba-tiba membuat hati Arion sedikit khawatir, dan memikirkan kemungkinan yang terjadi "Gadis itu tidak mungkin tertarik dengan bocah ini kan, tidak akan, akan ku pastikan itu! " Ucap Arion yakin meski banyak keraguan di hatinya.

__ADS_1


__ADS_2