MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG

MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG
TAMAT


__ADS_3

"Kalau begitu aku juga ingin kau berjanji padaku" Ucap Arion serius menatap sepupunya itu...


"Berjanji? tentang apa? " Tanya Rocky balik menatap sepupu nya itu.


"Jika kau sudah melepaskan belenggu hatimu, dan mendapatkan cinta baru kau harus kembali ke keluarga Mars dan hidup kembali dengan nama Rocky Mars"


"Kalau aku menolak? " Rocky menatap lebih tajam Arion.


Arion tersenyum penuh Arti "Jika kau menolak aku akan diam-diam mengikuti mu, dengan sengaja menemui mu, dan hal terburuk aku akan membawa paksa kau dan memasung mu" Rocky menarik ujung bibirnya, dia tau sepupunya itu sedang berkata serius.


"Aku tau aku tidak bisa menolak nya, baiklah aku akan berjanji jika kau juga berjanji" Ucap Rocky


Arion mengambil gelas dan menuang anggur kedalam gelas itu, dia mengisinya dengan penuh malah hampir luber.


"Minum ini, sebagai pertanda kita sudah berjanji satu sama lain" Ucap Arion yang mengangkat gelasnya begitupun dengan Rocky yang ikut mengangkat gelasnya, mereka minum secara bersama-sama, Saat anggur itu habis janji mereka di mulai.


Rocky pergi meninggalkan Arion, Arion menatap punggung Rocky mustahil jika Arion tidak merasa sedih, dia tentu saja merasa sangat sedih namun egonya menghalangi air mata yang sebenarnya ingin menerobos keluar.


Rocky berjalan ke kamar neneknya, di sana tenyata sudah ada Olivia, Olivia dan Angel yang melihat hanya Rocky yang masuk, mereka sudah tau keputusan apa yang Arion pilih.


"Rocky? " Sapa Olivia yang menhan tangisnya.


Arion ternyata mengikuti Rocky, dia berhenti sejenak untuk menghentikan air matanya.


"Boo, kau bilang tidak akan membiarkan nya pergi? " Olivia menghampiri suaminya dan memaksanya bicara.


"Aku tidak membiarkannya pergi, aku hanya membiarkan dia sendiri" Jawab Arion.


"Nenek, berikan aku restu mu" Ucap Rocky yang tentu saja mendapatkan diam dari neneknya, nenek Angel bahkan tidak mau menatap Rocky


"Nenek? " Panggil Rocky lirih "Maafkan aku"


"Apa hanya karena dia wanita yang ada di hidupmu kau meninggalkan aku wanita tua yang menyayangimu" Angel tak bisa tidak menangis air matanya jatuh dengan sendirinya.


"Maafkan aku nenek, biarkan aku sendiri aku mohon"


"Berapa lama? " Tanya Angel


"Aku tidak tau"


"Tidak mau aku tidak akan meninggalkan cucu ku" Angel menatap Rocky dengan wajah penuh dengan air mata, bibir yang bergetar menahan suara tangis yang ingin keluar dari mulutnya.


"Ku mohon biarkan aku mencari ketenangan batin, ku mohon" Rocky berlutut di samping ranjang Angel, meminta restu.


"Aku mengizinkan mu pergi, tapi tidak dengan membuang nama keluarga Mars" Angel berbicara dengan mulut yang bergetar menahan tangis.


"Biarkan aku hidup jadi orang biasa, di mana tidak ada orang yang mengenalku, nenek aku mohon restui langkahku, malam ini aku akan pergi" Ucap Rocky


Angel tidak bisa melepaskan Rocky, angel memeluk Rocky erat dengan posisi kedua orang itu berlutut di lantai.


"Nenek" Ucap Arion dan Olivia yang tidak tega saat melihat angel turun dari ranjang dan ikut berlutut dan memeluk cucunya itu.

__ADS_1


Angel menggelengkan kepalanya namun tidak mau melepaskan pelukan eratnya pada Rocky.


Setelah Angel memberikan restu Rocky akhirnya pergi tanpa membawa apapun hanya beberapa baju dan uang yang tidak seberapa.


Olivia dan Angel hanya bisa menangis dan Arion juga hanya bisa menahan tangisnya, dia tidak perbolehkan mengantar Rocky.


Beberapa hari berlalu Rocky telah pergi entah kemana, Aleena dan keluarnya juga sudah kembali ke negara nya, Aleena bahkan masih bersedih karena tidak bisa mengucapkan kalimat terakhir nya pada Rocky.


6 bulan berlalu...


Andreas Akhirnya menikahi Dokter Zulfa, pernikahan nya tidak terlalu meriah hanya di hadiri rekan dan keluarga saja, resepsi pernikahan di adakan di dua negara, pernikahan yang sedikit merepotkan.


Sedangkan Dion sekarang sudah bertunangan dengan Rania, cinta datang tidak terduga karena seringnya bertemu ada percikan cinta di antara , meskipun sempat terhalang restu sangat kakak yang seperti nya mengalami sister kompleks, Rafael awalnya benar-benar menentang hal itu namun akhirnya dia luluh karena sikap serius Dion dan ketulusannya.


Alister sendiri masih memilih kebebasan nya dia tidak memikirkan tentang cinta, dia terus berusaha di setiap negara ubah membangun kerajaannya sendiri.


Beberapa minggu berlalu..


Tanggal kelahiran Arion junior semakin dekat, membuat Arion merasa gugup tak menentu dia tidak pernah meninggalkan istrinya kecuali sedang ke kamar mandi, kemanapun Arion selalu mengikuti Olivia..


"Boo apa yang kau lakukan? kenapa kau terus mengikuti kuis! " Tanya Olivia yang merasa risih dengan suaminya yang terus mengikuti setiap langkahnya.


"Sayang hari perkiraan lahir semakin dekat, aku tentu saja harus ada di dekatmu, aku ini suami siaga" Ucap Arion dengan sombong..


Arion memang sangat rajin membaca, dia bahkan sangat memperhatikan saat kelas ibu hamil dia benar-benar berubah menjadi suami siaga.


"Aku tau, suamiku adalah suami terbaik suami siaga tapi tidak perlu seperti ini juga, kau sudah melakukan nya sejak satu minggu yang lalu" Ucap Olivia yang menu bukan pergelangan tangannya yang terikat dengan tapi yang menghubungkan nya dengan suaminya itu.


"Boo, aku ini ibu hamil bukan seorang tahanan" Gerutu Olivia sejak masa ngidam berakhir sifat protektif Arion meningkatkan apa lagi semenjak Olivia sudah akan melahirkan tingkat protektif nya sudah tak tertolong..


"Sekali lihat pun tahu" Arion mencoba mencairkan suasana dengan melihat keatas dan kebawah istrinya dengan memainkan alisnya.


"Boo kau mengejek ku! " Olivia menggembungkan pipinya dia memang lebih berisi karena hamil ini


"Aku sama sekali tidak mengejek aku hanya bercanda" Arion mendekat dan memeluk istrinya


"Bagaimanapun penampilan mu aku tidak perduli karena cintaku tidak memiliki alasan jadi, tidak ada alasan untuk aku berhenti mencintaimu" Arion melepaskan pelukan nya dan mencium bibir Olivia, ciuman nya semakin panas bahkan tangan Arion sudah menjalar kemana-mana.


Olivia menghentikan tangan Arion dan menggigit bibir Arion untuk melepaskan ciumannya.


"Sakit, sayang kau semakin berani Ya" Ucap Arion yang ingin menyerang kembali bibir Olivia.


"Boo tidak boleh"


"Kenapa? bukannya kata orang mendekati hari perkiraan lahir aku harus sering menjenguknya" Ucap Arion dengan wajah begitu sumringah


"Siapa yang bi.. ahhhh Boo.. sa.. sakit" Ucapan Olivia itu seketika membuat arion panik.


Arion segera menggendong Olivia "Rafael siapkan mobil" Teriak Arion "Rafael! " Teriaknya lagi


Rafael berlari dan mengambil mobil, Arion membawa Olivia masuk "Apa sangat sakit? " Tanya Arion yang tidak mendapat jawaban dari Olivia.

__ADS_1


Arion mengingat kelas ibu hamil waktu itu, "Sayang duduklah tenang, tenang sayang, hei bocah kecil jangan siksa ibumu atau aku akan menghajar mu" Ucap Arion sembari mengelus lembut perut Olivia seperti yang di sarankan saat kelas ibu hamil.


Rafael memarkirkan mobilnya di parkiran rumah sakit, Arion segera turun dan membawa Olivia ke ruang persalinan.


Dokter kandungan yang merawat Olivia selama hamil datang "Tuan apa tuan ingin di sini? "


"Tentu saja! apa kau gila bertanya seperti itu, aku tidak akan pernah meninggalkan istriku" Ucap Arion yang terus mengusap perut Olivia.


Dokter itu terkejut banyak suami yang tidak mau mendampingi istri saat melahirkan padahal kehadiran suami merupakan semangat bagi seorang istri.


Arion terus menggenggam tangan Olivia dan juga mengusap perut Olivia..


Tidak lama kemudian Olivia terlihat ingin mengejan dan..


Oee... oe.. oee... Terdengar suara tangisan bayi, Olivia melahirkan bayi perempuan yang cantik...


Setelah beberapa jam berlalu, kondisi Olivia sudah membaik begitupun mental Arion yang tidak tega melihat Olivia kesakitan seperti itu, Padahal dirinya adalah orang yang kejam melihat orang terbunuh atau membunuh dia biasa saja, tapi saat itu menyangkut Olivia dia benar-benar tidak bisa menutupi rasa takutnya.


Setelah mendapat kabar, Daniel dan Ranti segera ke rumah sakit, karena sehari sebelumnya mereka sudah tiba, hanya saja mereka tidak tinggal di kediaman keluarga Mars.


"Ah dia cucu ku yang cantik" Ucap Ranti satu sudah masuk dan melihat anak Olivia yang begitu cantik, dia langsung menggendong nya.


"Nah Olivia apa kau sudah memikirkan namanya " Tanya Daniel.


Olivia menggelengkan kepala namun Arion langsung menjawab "tentu saja? "


"Siapa namanya? " Tanya Daniel


"Namanya adalah Amara cloudy Mars, seperti perjanjian dengan nenek dan papa jika bayinya perempuan dia akan bermarga Mars" Ucap Arion.


"Nama yang bagus" Ucap Ranti yang mendapat anggukan dari Daniel dan Olivia.


Setelah kepulangan Olivia dari rumah sakit semua orang datang menjenguk baby Amara, semua sangat menyukainya seperti namanya dia sangat cantik.


Satu tahun kemudian Fiona juga melahirkan anaknya, bayinya laki-laki tampan..


Tujuh tau berlalu Olivia melahirkan kembali anak laki-laki kembar yang sama tampannya dengan Arion, yang di beri nama


Stefan Baskoro Aditama dan Steven Baskoro Aditama..


Kebahagiaan Arion dan Olivia sudah terasa lengkap dengan ketiga buah hati mereka.


Arion dan Olivia hidup bahagia sembari menunggu kepulangan Rocky


**TAMAT**


Terimakasih buat semua yang sudah suport karya aku ini, hanya kata terimakasih yang bisa aku ucapkan terimakasih terimakasih banyak.


Dan jangan lupa mampir ke karya baru aku tentang kisah Rocky yang berjudul


TERJERAT CINTA BARTENDER DINGIN

__ADS_1


TERIMAKASIH BANYAK SEMUANYA KETEMU DI KARYA AKU YANG LAIN...


__ADS_2