MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG

MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG
Episode 33


__ADS_3

"Andreas kau masih mau di sini! ini bukan jam kerjamu bukan" Sindir Arion yang mulai melangkah


"Tidak masalah saat ini aku bisa bekerja lebih cepat" Membalas sindiran Arion


Arion menggenggam tangannya "Aku membayar mu untuk bekerja! bukan untuk menggoda perawat yang menjaga nenek ku" Ucapnya yang kini menang hentikan langkahnya


"Aku tidak menggoda perawat mu tapi aku menggoda kekasihku" Lagi-lagi Andreas mengatakan nya


"Kekasih yang tidak pernah menganggap mu! " Ejek Arion


"Kau mendengar semua nya?!! " Menatap penuh dengan kecurigaan


"Tidak ada yang terlewat"


"Sejak kapan sang penguasa memiliki banyak waktu, sampai-sampai dia menguping pembicaraan orang lain"


"Aku hanya mendengar tanpa sengaja bukan berarti menguping, untuk pekerjaan ku kau tak perlu khawatir kekayaan ku masih bisa untuk menghidupi 20 desa di suatu negara" Ucap Arion sombong


Rocki tiba-tiba masuk dia melihat dua laki-laki tampan yang sedang beradu tatapan seperti ada sebuah aliran listrik yang saling menyahut di keduanya. Rocki menelan kasar ludahnya *Aku seperti nya datang di saat yang tidak tepat" Ucap Rocki dalam hati


"Ada apa Rocki kenapa kau kesini? " Tanya Arion yang langsung mengalihkan pandangannya pada Rocki.


"Kebetulan ada kalian berdua, kita bisa membahasnya di ruang rahasia" Ucap Rocki yang terlihat sangat serius


"Baiklah" Ucap Andreas dan Arion bersamaan, membuat mereka berdua saling menatap tidak suka


*****


Di ruang rahasia


Terlihat Daniel yang sudah duduk Dengan anggur di tangannya


"Pak Tua siapa yang menyuruhmu menyentuh anggur ku!! " Ucap Arion tidak suka, Daniel menarik ujung bibirnya mengangkat gelasnya dan melihat kearah Rocki.


Arion mengalihkan pandangan nya dari Daniel kemudian menatap penuh kebencian pada sepupunya itu


Rocki menelan kasar ludahnya seakan ada biji kedondong tersangkut di sana "Aku akan mulai menjelaskan kenapa aku membawa kalian kemari" Ucap Rocki mengalihkan perhatian Arion


"Katakan ada apa?! " Ucap Arion

__ADS_1


"aku menemukan sesuatu saat aku menyelidiki tentang Olivia" Ucap rocki


"Kau menyelidiki Olivia?!! " Ucap Daniel dan Andreas bersama-sama menatap tajam tak suka pada Rocki


"Aku yang menyuruhnya! kenapa kalian marah seperti itu" Ucap Arion


"Untuk apa kau menyelidiki nya" Ucap Andreas


"Bukan urusan mu! " Ucap Arion


"Kalian berdua hentikan!! " Ucap Daniel yang tak tahan dengan perdebatan mereka "Cepat katakan ada apa kenapa sampai menyuruhku datang! apa hubungannya dengan ku" Ucap Daniel. yang sebenarnya sangat berharap ada jawaban dari apa yang sedang di cari oleh kai


"Lihat ini" Ucap Rocki yang menunjukkan gambar pada monitor di Ruang rahasia itu


"Arion? " Ucap Andreas


"Itu bukan aku! " ucapnya tidak suka dia langsung mengambil anggur di atas meja menuangkan nya dan menenggak habis


"Aric" Ucap Daniel yang tau itu adalah keponakan nya


"Untuk apa dia bertemu dengan Mario Harris!! " Ucap Arion yang saat ini berfikir yang tidak-tidak tangannya mulai mengepal sempurna amarahnya tak dapat di sembunyikan lagi


"Ada lagi" Ucap Rocki yang kini memperlihatkan foto seseorang yang bertemu dengan Mario Harris


"Mereka berdua mengirim jumlah uang yang sangat besar ke akun Mario Harris"


"Jadi apa maksud mu?!! apa kau berfikir ibuku sedang menyuap Mario harris untuk melakukan sesuatu?!! " Menatap tajam pada Rocki


"Soal inilah aku mengajak kalian kemari, kau bisa tanyakan pada ibumu sendiri apa yang dia lakukan 6bulan lalu bertemu dengan Mario harris, dan paman tolong tanyakan pada ARIC ada apa dia melakukan pertemuan di negara j dengan Mario harris" Ucap Rocki


"Soal itu, aku akan melakukan nya tapi aku memiliki syarat" Ucap Daniel menyeringai


"Syarat apa? " Ucap Arion langsung menjawab dia menatap curiga pada paman nya itu


"Syarat nya sangat mud" Ucapan Daniel terpotong


"Cepat katakan!! jangan bertele-tele" ucap arion


"Izinkan aku membawa Olivia makan malam hari ini" Ucap Daniel santai mengambil gelasnya meminum perlahan anggur di gelasnya

__ADS_1


"Tidak boleh!! " Ucap Arion dan Andreas bersamaan


"Hei dokter muda kenapa kau ikut menjawab! " Ucap Daniel menatap Andreas


"Tuan Daniel anda jangan terlampau kurang ajar, Olivia adalah kekasihku, aku tentu saja tidak mengizinkan anda untuk makan malam bersamanya" Ucap Andreas tegas


"Aku dengar dengan jelas dari mulut Olivia kalian sudah tidak memiliki hubungan apapun" Ucap Daniel


"Aku tidak setuju! kau sudah tua kenapa ingin mendekati gadis muda!! kau ingat umur pak tua, carilah wanita uang lebih dewasa" Ucap Arion tidak suka


"Kenapa? apakah keponakan ku ini mulai jatuh cinta pada gadis yang dia bilang peliharaan nya?! " pancing Arion


"Ciiehh bawa saja, tapi jika kau membiarkan dia kabur atau tergores, aku tidak akan membiarkan mu hidup dengan tenang" Arion membiarkan Olivia ikut dengan Daniel untuk membantah perkataan pamannya jika dia sudah jatuh cinta pada Olivia


"Bagus kalau begitu aku setuju untuk menanyakan hal ini pada Aric" Ucap Daniel yang mulai berdiri meninggalkan mereka bertiga "Baiklah kalau begitu aku harus mempersiapkan diri untuk dinner ku nanti malam" Ucap Daniel yang sengaja memancing dua pemuda yang sedang tergila-gila pada satu wanita itu


Andreas menggenggam tangannya "Kenapa kau mengizinkan nya Arion! jika dia menyentuh Olivia bagaimana? " Ucap Andreas


"Tenang saja, paman Daniel memiliki alergi pada wanita" Ucap Rocki menenangkan Andreas, pada awalnya memang ucapan rocki menenangkan Andreas tapi ucapan rocki juga menenangkan seseorang yang lupa tentang alergi paman nya


Senja sudah datang kembali, Olivia seperti biasa setelah menjaga Angel membantu Bibi margareth dan Rania di dapur


Saat ini Olivia sedang memotong wortel namun tiba-tiba Arion berjalan ke arah Olivia tanpa berbicara dia menahan tangan Olivia dan menarik tangan Olivia, membuat bibi margareth dan Rania tercengang pasalnya baru kali ini Tuan Arion menggandeng tangan seorang wanita selain neneknya


"Tu.. Tuan ada apa?" Ucap Olivia bingung saat dirinya di bawa tanpa kata oleh Arion


Arion membawa Olivia ke kamarnya menyenderkan tubuhnya ke tembok, melepaskan pisau di tangan Olivia tiba-tiba mendekat kan wajahnya dan mencium bibir lembut Olivia, Olivia terkejut dengan tindakan Arion


*Kenapa lagi-lagi! " Ucap Olivia dalam hati dia berusaha keras mendorong tubuh Arion namun tubuh Arion tak bergerak sedikit pun membuat Olivia hampir kehilangan nafas, melihat itu Arion melepaskan ciumannya dan Arion menggigit kecil leher Olivia memberikan tanda merah di sana namun tiba-tiba Arion menjauh dari Olivia seakan tersadar dari sesuatu


"Kau bersiaplah kau akan makan malam dengan pak tua Daniel!!! " Ucap kesal Arion


"Ha?! tu.. tunggu dulu" Ucap Olivia tersenyum saat Arion menatap tajam pada Olivia


"Kenapa?! kau tidak berhak membantah, bukan kah ini yang kau suka! membuat banyak laki-laki mengejar mu" Ucap Arion seakan jijik tindakan dan mimik wajahnya berubah dengan cepat namun dia masih terlihat marah


"Apa yang tuan katakan aku bukan wanita seperti itu! "


"Ck tidak usah berpura-pura di depan ku wanita berbulu domba seperti mu sangat banyak di sekitar ku" Ucap Arion

__ADS_1


Kali ini Olivia sangat kesal dia langsung pergi tanpa berbicara membuka dan menutup pintu dengan keras Braaaaaakkkkkkkkkkkk "ada apa dengannya tiba-tiba mencium ku lalu memaki ku apa dia sudah gila? " Gerutu Olivia


Di dalam kamar Arion menarik kasar rambut nya "Apa yang terjadi kepadaku, Lagi-lagi aku menciumnya apa aku sudah gila? " Ucap Arion memaki dirinya sendiri


__ADS_2