MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG

MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG
Episode 137


__ADS_3

Dua pasang mata saling tatap tidak suka, itu membuat Rocky merasakan hawa dingin di sekeliling nya.


"Kau masih mendekati Olivia? " Ucap Daniel yang terlihat tidak menyukai hal itu


"Tentu saja! dia wanita ku hal biasa untuk kami saling dekat, Sebenarnya apa yang kau inginkan pak tua! jangan menganggu urusan ku" Ucap Arion tidak suka Daniel terlalu ikut campur dengan urusan nya


"Terlalu berbahaya untuk Olivia berada di sisi mu, lebih baik biarkan aku membawa Olivia dan ibunya pergi" Ucapan Daniel membuat Rocky dan Arion sama terkejutnya


Arion tidak bisa menahan amarah setelah mendengar tentang rencana yang Daniel buat, Arion berjalan mendekat ke arah Daniel, mencekik leher Daniel Daniel "Jangan kira kau adalah sepupu papa ku aku tidak berani menyentuhmu, jika kau berani membawanya pergi satu langkah saja menjauh dariku, aku pastikan semua keluarga mu yang akan mendapatkan masalah! " Ucap Arion dengan wajah yang begitu serius dan menakutkan


Arion benar-benar tidak bisa membayangkan jika Olivia pergi darinya akan sehancur apa hidupnya.


Rocky terkejut baru kali ini setelah kemarahan pada orang tuanya mereda Rocky melihat lagi kemarahan yang lebih besar, Arion terlihat sangat menakutkan ekspresi yang tidak ingin Rocky lihat lagi dari Arion yang sekarang.


"Arion tenanglah.. tenang paman Daniel hanya bercanda ayolah lepaskan tanganmu " Ucap Rocky yang khawatir melihat cengkraman tangan Arion terlihat sangat kuat dia takut Arion akan membunuh Daniel.


"Hei Arion lepaskan" Terlihat Rocky berusaha melepaskan tangan Arion dari leher Daniel, sedangkan Daniel entah mengapa hanya diam saja.


"Hei paman jangan diam saja, Arion kau ingin jadi pembunuh apa kau tidak takut jika Olivia menjadi takut kepadamu! " Di pikiran Rocky sekarang hanya bisa menggunakan nama Olivia


Mendengar nama Olivia di sebut benar saja Arion langsung melepaskan tangannya dari leher Daniel, Daniel terbatuk saat tangan Arion lepas dari lehernya


Daniel mengusap lehernya sembari membenarkan dirinya, dia menatap Arion seperti menatap Rayyan yang dulu berusaha menjaga Tiara di hidupnya


Kali ini Daniel menaruh lagi harapan yang sama, dulu dia berharap Rayyan mampu menjaga Tiara sekarang dia berharap Arion bisa menjaga Olivia dengan baik


"Sebaiknya kau hilangkan niat itu! jika tidak aku benar-benar melakukan apa yang aku katakan" Ucap Arion mengepalkan tangan

__ADS_1


Melihat Arion yang masih begitu emosi Rocky menjadi penghalang di hadapan keduanya


"Jika kau bisa menjaga dia dengan baik aku tidak akan membawanya pergi" Ucap Daniel sembari melangkah pergi dari depan ruangan Ranti


"Tanpa kau suruh aku akan menjaganya dengan nyawaku! " Ucap Arion yang terlihat sangat serius tidak ada keraguan di matanya ini membuat Daniel diam diam tersenyum karena dia tau Arion benar-benar menyukai Olivia seperti Rayyan yang menyukai Tiara.


"Tenanglah Arion paman Daniel sudah pergi, redakan amarah mu" Ucap Daniel


"Pak tua ini benar-benar membuatku kesal. siapa dia berani membawa Wanitaku pergi, benar-benar kesal! " Arion membenarkan jasnya mengatur nafasnya dan meredakan emosinya


"Dia adalah ayah Olivia, ya terlepas dia hanya akan jadi ayah tiri" Ucap Aric yang terlihat bersama dengan Dion berjalan mendekat ke arah Arion dan Rocky.


"Tunggu apa maksud mu? " Tanya Rocky dengan wajah yang haus akan bergosip, wajah Rocky benar-benar terlihat sangat penasaran.


"Paman Daniel adalah laki-laki yang ada di malam pertunangan ibunya Olivia" Ucapan itu mampu membuat Arion tak percaya matanya membulat sempurna, benar-benar terkejut dengan ucapan Aric


"Tunggu malam pertunangan apa?, apa yang aku lewatkan? " Rocky terlihat bingung dengan apa yang dia dengar.


"Hei ayolah Aric beritahu aku, apa maksud ini " Rocky mendekat ke arah Aric, memainkan alisnya seakan ingin sekali tau apa yang mereka bicarakan, Rocky terus menempel seakan tidak akan mau melepaskan Aric sebelum dia tahu apa yang terjadi


"Baiklah akan ku beritahu " Aric duduk dan menceritakan apa yang dia tau tentang Daniel dan Ranti, Rocky sangat terkejut dengan apa yang di katakan Aric tapi setelah di pikir mungkin alasan Daniel begitu dekat dengan Olivia meski baru dekat mungkin itu karena Daniel sebelumnya sudah mengenal ibunya Olivia.


Rocky mengangguk mengerti dengan situasi nya "Hei Arion mulai sekarang kau harus memanggil paman Daniel ayah mertua bukan?" Ledek Rocky yang mendapat pukulan di atas kepalanya. "Auu kau ini! aku hanya bercanda tapi kau malah memukul ku" Gerutunya Rocky


"Diam! " Entah mengapa Arion malah tambah kesal mendengar ucapan dari Rocky


Sedangkan Rocky tersenyum puas karena Daniel salah satu orang yang tidak di suka Arion malah akan menjadi Ayah mertuanya

__ADS_1


Mengingat lagi perkataan Daniel, Arion menjadi cemas, dia langsung masuk ke dalam ruangan ibunya Olivia


Di sana terlihat Olivia sedang merapikan rambut ibunya, melihat pemandangan itu Arion merasa ada perasaan hangat di dirinya.


"Ekhemm, apa kau sudah selesai" Ucap Arion yang membuat Olivia berhenti mengikat rambut ibunya


"Ada apa tuan? " Ucap Olivia yang melihat wajah Arion terlihat sangat serius


"Ikut denganku" Ucap Arion yang masih berdiri tegak menatap Olivia yang melanjutkan merapikan rambut sang ibu


Olivia segera merapikan rambut sang ibu dan kemudian hati-hati turun dari ranjang Ranti untuk duduk kembali di kursi roda


Melihat Olivia kesulitan untuk turun Arion tentu dengan sigap menggendong Olivia dan membawa nya duduk di kursi roda.


Arion tanpa berbicara langsung mendorong kursi roda Olivia "Tunggu tuan biar aku berpamitan pada ibu dulu" Ucap Olivia


Arion mengerti dia bahkan mendorong kursi Olivia mendekat pada tepi ranjang lagi, Olivia menarik tangan ibunya "Ibu besok aku akan datang lagi lekaslah membaik" Ucap Olivia mencium tangan sang ibu


Setelah selesai berpamitan Arion segera membasahi Olivia keluar, semua mata melihat Arion yang mendorong kursi roda Olivia menjauh dari mereka.


Arion tak memberitahu siapapun dia membawa Olivia pergi dari rumah sakit dia membawa Olivia ke dalam mobil nya, itu membuat Olivia sedikit terkejut


"Tu.. tuan apa yang kau lakukan? kenapa membawa keluar rumah sakit" Ucap Olivia menatap Arion tapi tidak mendapat jawaban.


Setelah pertanyaan Olivia yang tidak mendapat jawaban dari Arion itu perjalanan itu terasa sangat sunyi


Namun entah mengapa Olivia tidak merasa takut lagi seperti dulu saat dirinya di bawa paksa oleh Arion

__ADS_1


Olivia terus memperhatikan jalan namun dia tidak tau kemana mereka akan pergi karena itu bukan jalan ke kediaman keluarga Mars, ataupun ke rumah Olivia


Olivia merasa penasaran kemana Arion akan membawanya pergi "Tuan bisakah memberitahu ku kita mau kemana? " Tanya Olivia lagi dia benar-benar penasaran kemana dia akan di bawa pergi.


__ADS_2