MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG

MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG
Episode 214


__ADS_3

"Di.. dia adalah" Olivia terlihat ragu untuk mengatakan nya...


"Dia itu keponakan ku" Ucap Daniel menyela membuat Ranti menganggukkan kepalanya.


"Tunggu sebentar, pak tua aku tidak perlu kau untuk memperkenalkan siapa aku, biar aku perkenalkan sendiri siapa aku sebenarnya" Arion segera merangkul Olivia dan menatap penuh keyakinan ke arah Ranti "Ibu perkenalkan, saya adalah suami sah putri anda, atau lebih tepat nya saya adalah menantu anda"


Duaaaarrrrrrrrrrr.............


Ucapan Arion bagaikan gunung meletus yang menyemburkan makmanya di wajah Daniel.


"APA KAU BILANG? " Daniel menatap tajam Arion.


"A.. apa tu.. tunggu dulu Olivia apa.. apa yang tuan muda ini katakan benar? " Ranti tidak berani percaya sekali lihat pun Ranti tau kalau laki-laki di hadapan nya itu bukan pemuda biasa.


Olivia dengan malu-malu mengangguk pelan membuat Ranti tak bisa berkata lagi...


"Hah! kau menikahinya, tunggu dulu aku tidak pernah mendengar kabar ini bahkan dari Moreno! " Daniel melirik ke arah Moreno, tatapan tajam Daniel membuat Moreno tidak bisa menelan ludahnya sendiri


"Aku benar-benar tidak tau tentang ini tuan" Ucap Moreno yang tau dirinya sedang di interogasi dengan tatapan Daniel.


"Heh! apa kau sedang menipu Olivia seperti papamu yang menipu Mama mu, Olivia apa kau di jebak, apa kau di paksa menikahinya? apa kau di suruh tanda tangan pernikahan kontrak? jika kau tidak bahagia katakan pada paman, paman akan membebaskan mu ok" Ucapan Daniel membuat Ranti terlihat kecewa.


Ranti mulai berfikir yang di katakan Daniel mungkin saja benar, melihat dari tampilan Arion dia bukan pemuda biasa "Tuan muda apa kau sedang mempermainkan putriku? ji.. jika iya mohon tuan muda untuk melepaskan nya saya mohon" Ranti hendak memohon pada Arion seperti nya dia ingin berlutut.


"Ibu, apa yang ingin Ibu lakukan" Arion segera menghentikan Ranti yang ingin berlutut itu "Aku tidak akan mempermainkan putri Ibu, seumur hidup saya hanya ada dia wanita yang saya cinta tidak akan ada yang lain, aku harap Ibu bisa mempercayakan putri Ibu kepadaku" Arion menundukkan kepalanya menandakan dia memohon pada Ranti.


Ranti melihat mata Arion di sepanjang dia berbicara, Ranti tau tidak ada kebohongan dari binar mata Arion " Mohon jaga anak saya tuan muda, bagaimanapun hidupnya sudah sangat menderita selama ini saya hanya ingin kebahagiaan untuk nya di hidupnya mulai sekarang hingga akhir hayatnya" Ucap Ranti begitu formal.


"Tidak aku benar-benar tidak setuju tentang ini" Ucap Daniel yang masih tidak mau ponakan nya itu begitu mudah mendapatkan Olivia.


"Ck! Pak tua ini tidak ada urusan nya denganmu" kesal Arion.

__ADS_1


"I.. ini tentu ada urusannya denganku hei.." Daniel melihat wajah mengejek dari Arion


"Kau bukan ayah Olivia jadi tidak ada hubungan nya " Perkataan Arion ini terdengar tambah mengejek Daniel, tapi Daniel hanya bisa diam saja tidak bisa membalas Arion.


"Sudahlah kalian berdua, lebih baik kita segera pulang kasian bibi Ranti harus segera istirahat, iyakan dokter Moreno" Aric mencari dukungan agar tidak hanya dia yang kena imbas dari ucapan nya yang mengganggu kedua orang yang sedang saling ejek itu.


"I.. iya benar sekali, mari nyonya Ranti " Dokter Moreno segera mempersilahkan Ranti untuk berjalan membuat Daniel juga segera mengikuti langkah Ranti, Daniel memang tidak pernah membiarkan Ranti tanpa pengawasan nya.


"Huh kau menganggu saja" Ucap Arion yang masih ingin mengejek Daniel


"Sudahlah kak Arion kau bisa melanjutkan nya di rumah" Ucap Fiona yang sangat tau kalau Arion belum puas mengejek Daniel.


"Melanjutkan apa? " Tanya Olivia bingung dia tidak mengerti kalau suaminya itu sedang mengejek Daniel.


"Tidak ada apa-apa sayang, ayo lebih baik kita segera pulang, agar kau bisa lebih nyaman berbincang dengan Ibu kau pasti ingin bercerita banyak padanya bukan, apa lagi dia terlihat sangat terkejut tentang pernikahan kita" Ucap Arion merangkul Olivia


Olivia mengangguk "Iya benar " Olivia mengikuti langkah suaminya.


"Apa kau lupa, atau aku belum menceritakan padanya, paman adalah laki-laki yang mengambil kesucian ibunya Olivia" Jelas Aric membuat Fiona terkejut seperti nya Aric belum membahas ini pada Fiona.


"Jadi apakah paman Daniel akan menjadi ayah mertua kak Arion? " Fiona terlihat penasaran akan endingnya


"Sa, tidak akan ada yang tau tentang masa depan Fiona, kita hanya bisa mengikuti alurnya" Ucap Aric yang menggandeng Fiona untuk berjalan karena punggung Arion sudah tak terlihat oleh mereka.


Daniel dan Ranti ikut mobil Arion dan Olivia, sedangkan dokter Moreno ikut dengan mobil Aric dan Fiona.


Mereka semua kini sudah sampai di kediaman Mars, Ranti di bawa ke kamar tamu oleh Rania "Di sini kamar Ibu silahkan" Ucap Rania


"Terimakasih, tapi Olivia apa ini tidak terlalu besar? " Ucap Ranti yang memperhatikan kamar yang begitu luas di hadapannya itu.


"Ibu istirahat lah jangan pikirkan masalah sepele seperti itu" mendengar ucapan Arion, Ranti hanya menurut pasrah dia merasa daniel dan Aric memiliki sedikit kemiripan tentang mendominasi.

__ADS_1


"Baik lah terimakasih nakal Arion" Ucap Ranti yang sudah tidak se formal saat di bandara.


"Boo bisakah aku menemani Ibu di sini" Tanya Olivia pada Arion namun bukan Arion yang menjawab melainkan Daniel yang menjawab.


"Tentu, karena aku ada urusan dengan dia" Daniel menarik paksa Arion yang masih ingin bersama Olivia.


Aric mengikuti langkah paman dan kembaran nya itu, mereka bertiga kini berada di ruangan kerja Arion.


"Jelaskan padaku bagaimana bisa kau menikahinya tanpa sepengetahuan ku! "


"Sudah ku bilang itu bukan urusan mu! pak tua apa yang aku lakukan tidak ada hubungannya dengamu! "


"Ada! dia akan menjadi putriku, meski masih akan aku tidak ingin kau menyakiti nya apa kau mengerti " Daniel mengangkat kerah kemeja Arion membuat Arion sedikit berjinjit.


"Aku tidak akan menyakiti nya! "


"Benarkah! "


"Pak tua di dunia ini hanya dia wanita satu-satunya yang membuatku jatuh cinta, aku tidak akan membiarkan orang lain menyakiti nya termasuk aku sendiri! " Arion menjawab dengan tegas membuat Daniel melepaskan cengkraman nya.


"Paman percayalah pada Arion dia akan menjaga Olivia dengan baik"


"Aku juga tidak akan membiarkan mu untuk menyakiti nya, jadi sementara aku percaya padamu"


Sekian detik mereka menjadi diam tak berbicara sampai Daniel bertanya tentang sesuatu yang begitu mengganggu nya.


"Apakah Rocky belum membaik? "


"Dia sangat terpukul tentang apa yang terjadi, besok kami akan menjenguknya jika paman mau paman bisa ikut" Ucap Aric


"Aku sebenarnya sangat sibuk, jadi aku akan ikut karena kau begitu memaksa" Daniel dan Arion ini sama-sama tsundere

__ADS_1


"Paman aku tidak memaksa mu" Ucap Aric lirih yang mendapat lirikan maut dari Daniel.


__ADS_2