MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG

MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG
Episode 77


__ADS_3

"Ada apa dengan nenek?!! katakan!! " Arion meremas tangannya sendiri dia sangat takut terjadi hal buruk kepada neneknya.


"Aku juga kurang jelas lebih baik segera kembali dan melihat keadaan nenek" Rocky tidak memberitahukan apa yang terjadi pada nenek Angel karena takut semua anggota keluarga Aditama akan panik, Sebenarnya Dokter Andreas mengatakan dokter Angel kehilangan detak jantung nya tadi malam tapi karena usaha yang Andreas lakukan dan More dokter Angel bisa di anggap hidup kembali.


Andreas takut akan terjadi sesuatu dan Arion tidak di samping neneknya itu akan menyakiti Arion lagi, Andreas tau tidak mudah untuk Arion memaafkan orang lain yang melukainya begitupun dengan Arion dia tidak akan memaafkan dirinya sendiri jika merasa dia yang menyakiti orang tersayang nya.


"Kalian kembali setelah makan, Aric akan mengantar kalian dengan pesawat pribadi, sebenarnya aku juga ingin menemui ibu tapi aku ingin menunggu kondisi Mama kalian membaik" Rayyan terlihat menyesal tidak bisa melihat keadaan ibu mertuanya tapi bagaimanapun saat ini tidak bisa memberitahu pada Tiara bahwa Angel terbaring sakit


"Papa, Aleena ikut kak Aric menemui nenek Angel ya, Aleena hanya pernah bertemu beberapa kali dengannya" Ucap Aleena yang tiba-tiba berjalan ke arah mereka semua


"Tidak, kau harus sekolah " Ucap Aric, Aric sangat peduli dengan pendidikan gsfis kecil berusia 6 tahun lebih itu


"Ayolah kak biarkan ikut, Papa Aleena mau ikut boleh ya, Papa" Memeluk papanya dengan manja


Rayyan mengerti maksud putrinya tapi membiarkan putri nya sekarang pergi akan membuat Tiara curiga bukan jika semua anaknya menjenguk neneknya "Aleena kita akan menemui nenekmu setelah Mama membaik ok"


Aleena terlihat kecewa tapi dia tidak pernah meragukan keputusan papanya jadi dia hanya pasrah dan menerima "Baiklah tapi janji papa akan membawa Aleena bertemu dengan nenek ya" Ucap Aleena memberikan jari kelingking nya pada papanya dan di sambut oleh papanya


"Papa berjanji, lagi pula Mama mu juga pasti merindukan nenekmu" Sebenarnya sebelum sakit Tiara selalu ingin bertemu Arion dan Angel tapi saat Angel sakit Rayyan memberikan alasan tidak bisa menghubungi angel karena Arion merusak akses Angel dan tidak bisa di hubungi. "Kalian segera makan, aku akan menyuruh Daffin untuk menemanimu Arion" Ucap Rayyan lagi yang mendapati anggukan dari Aric.


"Bagus kalau begitu ayo kita makan" Ucap Aleena yang mendapat anggukan dari semua orang.


Semua orang sudah selesai makan, dan bersiap untuk pergi kebandara Rayyan mengantar mereka memasuki mobil tapi tiba-tiba Arion menahan tangan papanya "Ada yang ingin aku bicarakan dengan mu" Ucap Arion membawa Rayyan sedikit menjauh, Rayyan hanya Pasrah mengikuti langkah Arion

__ADS_1


Arion berhenti sadiki menjauh dari mobil mereka " Beri tau aku" Ucap Arion yang membuat Rayyan mengernyitkan keningnya


"Beritahu apa? dan lagi bisakah kau lebih sopan pada papa mu! " Ucap Rayyan yang tidak pernah mendengar Rayyan berbicara papa kepadanya.


"Jangan pura-pura lupa, dan lagi aku perlu waktu untuk menerimamu sebagai papa ku lagi" Ucapan Arion mendapatkan celengan kepala dari papanya, Rayyan tidak percaya ada kalanya dia merasakan hal tidak di hargai oleh orang dan orang itu adalah Anaknya sendiri


"Aku benar-benar tidak tau apa yang harus aku beritahu Arion? " Rayyan benar-benar bingung dia tidak mengerti kearah maba pembicaraan nya ini


"Tentang penyakit turunan itu" Bisik Arion membuat Rayyan semakin bingung


"Penyakit turunan? apa yang kau maksud? " Rayyan benar-benar tidak tau tentang penyakit yang Arion bicarakan


"Penyakit yang membuat seseorang merasa sesak nafas, jantung nya berdetak lebih cepat dan tidak merasa jijik dengan barang bekas milik seseorang" Arion menjelaskan penyakit apa yang dia maksud tiba-tiba Rayyan tertawa terbahak-bahak


"Diam!! kenapa kau tertawa? kau yang bilang sendiri kau juga merasakannya bersama Mama, berarti penyakit ini aku dapat darimu jadi bisa di simpulkan aku mendapat penyakit keturunan! " Ucap Arion menjelaskan apa yang dia pikirkan tentang perasaan nya itu


Rayyan masih tidak bisa menahan tawanya dan sedikit menggelengkan kepalanya "Bagaimana jika kau panggil aku papa, aku akan memberitahu mu penyakit apa itu" Rayyan memanfaatkan keadaan se sombong sombong nya Rayyan, Rayyan juga ingin mendengar Anak yang sudah lama tidak dia temui memanggilnya papa.


"Tidak terimakasih sia-sia aku menghabiskan waktuku bertanya dengan mu lebih baik aku memeriksa nya dengan dokter pribadi ku" Ucap Arion berbalik ingin pergi


Rayyan menggelengkan kepalanya dia merasa sifat keras kepala Arion di dapat dari dirinya "Baiklah akan aku beritahu padamu" Ucap Rayyan terdengar sangat serius membuat Arion menghentikan langkahnya dan kembali mendekat ke arah papanya


"Katakan penyakit apa itu? " Arion menatap serius Rayyan yang kini berwajah sama seriusnya

__ADS_1


"Itu adalah penyakit orang yang sedang jatuh cinta Arion" Jawab Rayyan dengan wajah serius membuat Arion memutar matanya


"Kau benar-benar orang tua menyebalkan berani nya membohongi ku dan mengerjai ku! buang buang waktu saja" Arion berfikir dia tengah di kerjai papanya dia sama sekali tidak percaya dengan apa yang papanya bilang barusan, dan Arion memilih pergi dan kembali ke mobil


"Aish!! Aku ini bicara serius, jika kau tidak percaya dengan ku kau bisa mencari di internet tanda-tanda orang sedang jatuh cinta" Ucap Rayyan terus meyakinkan dirinya tidak berbohong


"Ck!!! konyol sekali sudah tua masih saja ingin bermain-main!! " Arion menganggap Papanya tidak masuk akal


Arion duduk di samping Olivia di jok belakang


"Dari mana saja kau Arion lama sekali? apa yang sedang kau bicarakan dengan papamu? apa tentang Warisan" ledek Rocky


"Apa kau lihat aku butuh warisan bahkan saat ini aku lihat aku ini lebih kaya dari dia" Ucap sombong Arion sembari membenarkan jasnya


"Hah mulai lagi, jadi apa yang kau bicarakan? " Rocky benar-benar penasaran dengan apa yang mereka bicarakan karena bagi Arion yang sudah lama membenci Rayyan tiba-tiba berbicara berdua dengannya tentu membuat Rocky curiga.


"Berisik!! hanya berbicara hal yang tidak penting! " Ucap Arion yang masih tidak habis pikir bagaimana penyakit yang dia cerita adalah penyakit jatuh cinta "benar-benar omong kosong" Ucap Arion lirih


"Kau mengatakan sesuatu? " Rocky seperti mendengar Arion bergumam


"Tidak ada!! sudahlah jangan berisik!! kau ribut sekali membuatku pusing" Ucap Arion.


Arion sesekali melirik ke arah Olivia dan entah mengapa jantung nya berdetak lebih cepat kembali apa lagi tanpa di sengaja saat pandangan mereka bertemu Arion merasa jantungnya ingin melompat keluar dari tubuhnya *Tidak mungkin aku jatuh cinta pada gadis biasa seperti dia bukan? " Mengamati Olivia dari atas sampai bawah

__ADS_1


__ADS_2