MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG

MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG
Episode 36


__ADS_3

Saat ini Arion, Dion dan Rocki sudah berada di ruangan rahasia Arion, tepatnya berada di bawah ruangan yang selalu mereka jadikan tempat minum


"Kenapa kita berada di sini, kau sudah lama tidak menggunakan alat ini? " Tanya Rocki dia mulai khawatir sesuatu yang besar telah terjadi, sehingga Arion membuka ruangan bawah itu


"Kau atau aku yang melakukan nya!! " Ucap Arion menatap Rocki


"Tunggu melakukan apa? kau ingin aku merentas? aku bisa melakukan nya dengan laptop ku" Ucap Rocki menyepelekan pekerjaan nya


"Baiklah rentas semua CCTV di negara A temukan pak tua dan gadis itu!! temukan dengan laptop busuk mu!!" Ucap Arion menantang Rocki


Rocki menelan ludahnya terkejut akan apa yang di katakan Arion "Tunggu dulu kau melakukan ini semua karena paman Daniel menculik Olivia" Rocki sedikit tersenyum


"Berisik temukan barang milik ku!! " Ucap Arion yang mulai duduk dengan angkuhnya


"Kau rupanya sangat perduli dengan Olivia" Ledek Rocki


Arion tersenyum meremehkan "Ini tidak termasuk perduli!! " Ucapnya santai


" jika kau tidak ingin jadi berguna lebih baik aku mengirim mu ke Afrika setidaknya kau berguna untuk menjinakkan singa di sana!! "


"Ti.. tidak tidak aku akan melakukan nya" Ucap Rocki yang langsung duduk di komputer besar yang tersambung dengan alat yang sangat canggih


"Bagus" Ucap Arion


Sedangkan Dion hanya tertawa ke arah Rocki dia sedang menertawakan Rocki tanpa suara


Rocki mulai bekerja, meski Rocki orang yang sedikit santai tapi sebenarnya dia memiliki kemampuan yang sangat jenius di bidang hacker dia sudah menunjukkan nya dari kecil karena Alasan ini juga Justin mengangkat nya


Tapi Rocki adalah orang yang terlalu santai tidak pernah menyombongkan kejeniusan nya dia malah terkadang terlihat pura-pura bodoh


sedangkan Arion yang memiliki garis keturunan jenius tentu saja dia lebih jenius di banding Rocki, tapi dia selalu menutupi nya dengan kekuasaannya dia hanya suka menyuruh saja.


Saat ini di monitor terlihat jalan yang berada di dekat restoran itu, Arion dan Dion saat ini berdiri di belakang Rocki mengawasi setiap jalan yang terlihat


"Itu mereka" ucap Dion yang melihat mereka berada di pandangan nya di monitor


Arion mengeratkan giginya menatap tidak suka adegan yang terekam itu, adegan di mana Daniel baru saja melepaskan genggaman tangannya dan melepaskan sepatunya dan menyodorkan di kaki Olivia tapi adegan selanjutnya lebih membuat Arion kesalahan, Olivia malah ikut melepaskan sepatunya "Apa-apaan mereka ini! apa mereka sedang syuting adegan romantis!! " Ucap Arion kenal hawa panas mengelilingi mereka


"Ckckckck aku rasa paman Daniel benar-benar menyukai Olivia" Ucap Rocki menggelengkan kepalanya namun tiba-tiba kepalanya itu di pukul dengan kuat oleh Arion

__ADS_1


"Menyukainya juga tidak akan bisa memiliki nya untuk apa? " Ucap Arion Meremehkan


"Benar karena Olivia adalah kekasih dokter Andreas mereka terlihat saling menyukai" Ucap Rocki tanpa berfikir


"Bagus Dion bawa dia ke Afrika aku rasa dia sudah bosan di negara kita" Ucap Arion yang menarik tubuh Rocki dari duduknya dan melempar kan nya kali ini Arion yang mengambil alih komputer


Rocki menelan ludahnya kasar "Ay.. ayolah Arion aku hanya bercanda" Ucap Rocki


"Kau kenapa suka sekali menggali kuburan untuk mu sendiri!! " Bisik Dion pada sahabat nya


"Berisik!!! " Ucap Rocki kesal Rocki hanya berniat agar Arion sadar bahwa Arion menaruh rasa pada Olivia maka dari itu Rocki selalu memanas-manasi Arion


Br aaaakkk kkkk Arion menggebrak keyboard di depan nya


"Hei apa yang kau lakukan Arion ini bukan barang murah, kenapa kau menghancurkan nya begitu saja" Ucap Rocki


"Apa yang di lakukan pak tua ini kenapa dia membawa nya ke sana!! apa dia" Ucapnya terhenti pikiran Arion kini di penuhi dengan ucapan Rocki yang mengatakan Daniel tertarik pada Olivia


Arion segera bangkit dari duduknya membuat Rocki dan Dion melihat apa yang Arion lihat


"Apa benar-benar tertarik? " Ucap Rocki yang ikut terkejut saat melihat tempat apa yang mereka datangi


Rocki dan Dion bergegas mengikuti Arion yang sudah berjalan lebih dulu.


di tempat lain


Olivia mengikuti Daniel turun ke tempat yang terlihat sangat mewah, Olivia terdiam dia yang hidupnya hanya bekerja dan rumah tentu saja sedikit tidak biasa ketempat ini "ini apakah sebuah Bar? " Tanya Olivia begitu polos


Daniel sedikit tertawa" Apa kau benar-benar berasal dari negara A? " Ucap Daniel yang heran dengan tingkah Olivia yang tidak mengetahui apa yang sedang dia lihat


"Te.. tentu saja ayah dan ibuku adalah asli orang negara bagaimana aku bukan orang negara A" Ucap Olivia yakin


mendengar perkataan Olivia Daniel sedikit merasa tidak suka "Ya aku percaya"


"Jadi apa ini yang di sebut Bar? " Tanya Olivia ingin memastikan jawaban nya dia terus menatap tempat mewah itu



"Ayo kita masuk kau akan tau jawabannya" Ucap Daniel

__ADS_1


"Bisakah aku masuk ke tempat ini? " Ucap polos Olivia


"Kau bukan anak di bawah umur kenapa tidak bisa" Ucap nya


kali ini Olivia semakin terkejut dengan apa yang dia lihat banyak permainan di dalam nya banyak uang bertumpuk di sana


seorang pelayan melihat kedatangan Daniel segera menghampiri Daniel


"Bos kau di sini" Ucapnya menundukkan kepala


"Hmmm kau tidak perlu khawatir aku hanya melihat-lihat" Ucap Daniel


pelayanan itu melihat kearah Olivia, dia sedikit bingung baru pertamanya kalo bos nya itu membawa wanita ke tempat itu bukan hanya tempat itu baru pertama dia melihat Daniel dekat dengan seorang wanita, pelayan itu memberikan hormat pada Olivia dengan menundukkan Kepala, Olivia tersenyum membalas pelayan itu


"Apa kau ingin main sesuatu? " Tanya Daniel


"Tidak, aku tidak bisa"


"Baiklah aku akan mengajarimu sesuatu yang aku bisa" Ucap Daniel yang mulai berjalan memandu jalan


"Jadi apa tempat ini yang di sebut casino? " Tanya Olivia yang akhirnya tau tempat apa yang dia kunjungi


"Kau sangat pintar" Hanya itu yang Daniel ucapkan Daniel terus berjalan di ikuti dengan Olivia dan pelayan


Mereka sudah sampai ke ruangan yang sedikit di belakang agak jauh dari tempat kebisingan tadi, Olivia sedikit bingung dengan apa yang ingin Daniel lakukan


"Kau siapkan semua nya" mengatakan pada pelayan itu


"Olivia kau sebaiknya berganti pakaian" Ucap Daniel


"Tidak.. tidak tuan aku memakai ini saja" Ucap Olivia panik tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi tempat ini terlihat sunyi dan kedap suara


"Berhentilah berpikir yang macam-macam aku tidak akan berbuat yang aneh padamu! gantilah akan lebih nyaman nanti" Ucap Daniel


Olivia akhirnya menyerah dan ikut dengan apa yang Daniel ucapkan dia mengikuti pelayan itu dan mengganti pakaian, saat ini pakaian nya telah berganti


"Ini? apa tidak salah? " Tanya Olivia saat menatap dirinya di cermin


Olivia keluar dari ruang ganti dan melihat ruangan itu sudah di tata dengan buah dan botol

__ADS_1


"Tuan apa yang akan kita lakukan? " Tanyanya bingung


"Kita akan berolahraga kau pasti akan menyukai nya" Ucap Daniel tersenyum entah mengapa dia sangat antusias untuk melakukan nya dengan Olivia


__ADS_2