MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG

MENIKAH DENGAN PENGUASA SOMBONG
Episode 64


__ADS_3

"Ekhemm, makanannya sudah tiba" Ucap dion memecah suasana tegang itu.


Mereka semua makan dengan diam, setelah selesai makan.


"Dion bawa Olivia ke mobil aku ingin membicarakan sesuatu pada Rocky.


" Baik Tuan muda, mari nona ikut bersama saya" Ucap Dion dalam mode asisten Arion


Saat ini Arion dan Rocky telah diam bebetul menit menatap satu sama lain.


"Yang kau katakan saat mabuk, apa itu benar? " Tanya Arion membuat Rocky mengernyit kan dahinya, dia tentu saja melupakan apa yang dia katakan saat mabuk.


"Memangnya aku mengatakan apa? kalau tentang Olivia pasti itu benar"


"Apa?! Kau lupa Rocky dia barang milik ku! dia milikku! "


"Berhenti mengatakan dia peliharaan mu, dia barang mu, dia Olivia dia korban dari kau dan Mario Harris!!, jika kau tidak bisa menghargai nya biar aku atau Andreas yang menjaganya selama dia bisa tersenyum dan bahagia, jika itu bukan aku, aku juga rela! " Ucap Rocky yang ingin berlalu pergi namun dia masih berdiri dan menunggu Arion menatapnya.


Benar saja Arion menatap tajam Rocky kali ini Rocky tidak menghindari tatapan itu, tapi dia menatap balik dengan tatapan sama tajam "Jika kau masih memperlakukan nya dengan buruk, aku tidak akan segan menyuruhnya pergi dari kita semua! Arion apa kau mengerti dia sudah cukup terluka dengan hidupnya sebelum bertemu dengan mu, ku mohon jangan tambah lagi penderitaan nya, dia tidak bersalah! dia gadis yang sangat baik" Ucap Rocky kemudian pergi meninggalkan Arion.


Arion hanya terdiam, mencerna semua ucapan Rocky, benar selama ini Arion salah memperlakukan Olivia, mungkin perlakuan nya sudah sangat keterlaluan, "Walau dia bukan putri kandung Mario Harris memang nya kenapa? kalau dia jadi barang milik ku" Ucap Arion mengepalkan tangannya.


Dion dan Olivia tengah berbincang di dalam mobil. "Tuan Dion apa kita akan langsung pulang? " Tanya Olivia


"Seperti nya tidak, sebenarnya tuan Daniel mengatur sebuah pertemuan besok, seperti nya lusa Nyonya Tiara sudah boleh keluar dari rumah sakit"


"Hah secepat itu? Nyonya baru saja sadar masih perlu di pantau dan mendapatkan perawatan intensif" Ucap Olivia langsung pada mode perawat.


Dion tersenyum " Nona Tiara kau sangat lucu, Tuan Rayyan sama kaya nya dengan Tuan Arion, memindahkan rumah sakit ke rumah nya adalah hal mudah, seperti Nyonya Angel, Nyonya Tiara juga bisa mendapatkan perawatan di rumah"


Olivia mengusap tengkuknya yang tak gatal dan tersenyum, dia tidak bisa membayangkan dunia orang kaya yang terlalu mengerikan baginya. "Dunia orang kaya aku tidak memahami nya" Ucap Olivia memperlihatkan gigi putihnya.


"Apa nona ingin mencoba nya? "


"Mencoba apa tuan Dion? "


"Masuk ke dunia orang kaya"


"Haha apa Tuan sedang bercanda? aku tidak memiliki kualifikasi itu"


"Kau punya, kau cantik, kau juga baik aku dengar keluarga Aditama tidak pernah mementingkan status, jika anaknya saling menyukai mereka akan menyetujui nya"


"Tuan Dion berhentilah membuat gosip tentang keluarga Aditama."


"Aku lihat Tuan Davian dan Tuan Aric sama tampannya " Ucap Dion menggoda Olivia.

__ADS_1


"Lalu apa hubungannya dengan ku"


"Kau bisa memilih salah satu dari mereka dan masuk ke dunia orang kaya"


"Tidak.Tidak aku lebih memilih hidup sederhana saja, aku tidak terpikir seperti itu" Olivia langsung menggerakkan tangannya mengisyaratkan dia tidak menginginkan menjadi nyonya kaya.


"Apa kau lebih tertarik menjadi Nyonya Andreas? " Ucap Dion membuat Olivia seketika diam, diam dan menunduk.


Seperti nya perkataan itu membuat hati kecil Olivia terluka, dan Dion menyadari nya sebelum dian mencoba menghiburnya tiba-tiba Rocky datang.


"Dion! jangan bercanda lagi! " Menatap tajam Dion "Kau tidak apa-apa? " Tanya Rocky


Olivia mengangkat Kepala nya "Aku tidak apa-apa aku tau tuan Dion hanya bercanda, dan ak.. aku dan dokter sudah berakhir" Gumamnya lirih saat mengatakan sudah berakhir


"Jika itu sudah berakhir biar berakhir, tapi jika itu belum berakhir kenapa tidak mencoba berjuang untuk kembali" Ucapan Rocky membuat Olivia terdiam jauh di lubuk hatinya masih ada sisa sisa nama dari Andreas, tapi dia tidak bisa dan tidak mungkin bisa bersama kembali.


"Tidak itu sudah berakhir, meski mencoba memulai itu tidak akan pernah berjalan" Ucap Olivia membuat Rocky dan Dion berfikir, mungkin hubungan mereka berakhir bukan karena kehendak mereka berdua.


"Baiklah, lakukan yang membuatmu bahagia"


Olivia mencoba tersenyum dengan sangat natural, namun itu tidak bisa membohongi Rocky senyuman itu terbalut luka dan kesedihan.


Arion yang sedari tadi berdiri tidak jauh dari mobil itu mendengar semua percakapan mereka *Kau harus mengakhiri hubungan mu dengan Andreas, akan ku pastikan itu" Ucap Arion dalam hatinya, seperti nya dia mulai menyadari mungkin dia benar-benar sudah tertarik dengan Olivia dan tidak ingin ada laki-laki lain dalam pandangan nya.


"Kau kemari! biar Rocky yang duduk di samping Dion! "


Olivia menatap pada Dion, sebenarnya dia tidak ingin duduk dengan Arion.


"Tidak usah melihat orang lain! kemari! "


Olivia dengan takut-takut duduk di samping Arion.


"Tuan kita kemana? " Tanya Dion


"Rumah " Ucapnya singkat


Rocky terkejut dengan jawab Arion, "Kita akan pulang Arion, apa kau yakin"


Arion hanya diam dia masih sedikit tidak senang dengan kejujuran Rocky yang mengatakan dia akan membahagiakan Olivia.


"Kita ke bandara tuan? "


"Aku bilang ke rumah! " Ucap Arion menegaskan


Membuat Dion sedikit berfikir dan akhirnya mengerti, yang dia maksud rumah adalah kediaman Papanya yaitu Rayyan Baskoro Aditama.

__ADS_1


Rocky terkejut mendengar keputusan Arion "Kau sudah memaafkan mereka? " Tanya Rocky yang terlihat senang.


"Tidak! hanya saja gadis kecil itu selalu menghubungiku" Menunjukkan ratusan pesan yang di kirim oleh Aleena


Rocky yang penasaran langsung merampas handphone milik Arion dan membaca setiap chat yang Aleena kirimkan.


Rocky tersenyum membaca setiap chat yang tidak Arion balas itu, dan ada satu chat yang membuat Rocky tertawa


"Hahaha apakah dia benar-benar akan melakukan ini? " Ucap Rocky yang masih tertawa membaca chat dari Aleena.


"Kembalikan kau sudah puas tertawa"


"Tentu saja, ternyata sang penguasa bisa di tekan oleh gadis kecil! " Ucap Rocky terus tertawa.


"Jika dia benar-benar melakukan itu? apakah masih lucu untuk mu" Ucap Arion yang terlihat serius


"Tentu saja, seorang gadis kecil ingin menikahi bawahan kakaknya tentu saja lucu, dan mengancam akan kawin lari dengannya ini benar-benar lucu" Ucap Rocky tertawa terbahak-bahak


Rocky teringat pesan yang dia baca


Gadis kecil


☑ kakak kau harus membalas pesan ku


☑ kakak kau harus kembali ke rumah.


☑ kakak jika kau tak melakukan nya, aku akan menikahi kak Dion, jika papa tidak setuju aku akan mengajaknya kawin lari.


Rocky terus tertawa mengingat itu.


"Diam! kau ingin aku membungkam mu!! "


" apakah itu berpengaruh pada tuan penguasa? "


"Berisik! dia masih sangat kecil"


"Lalu kalau dia masih sangat kecil, kenapa kau menyetujui permintaan nya? "


"Dilihat dari Papa nya sangat keras kepala, aku takut dia akan nekat melakukan nya"


"Hahaha bukan hanya Papa nya yang keras kepala tapi kakaknya juga" Ledek Rocky


"Diam kau berisik!!! " Ucap Arion


Arion dan Rocky mereka berdua asik berdebat sedangkan Dion sudah beberapa kali dia bersin "Hachu...Seperti nya ada yang sedang membicarakan ku" Gumam Dion yang membuat Rocky semakin tak bisa menahan tawanya.

__ADS_1


__ADS_2