
Arion tidak memperdulikan pertanyaan yang Olivia tanyakan dia masih mengemudikan mobilnya, Karena pertanyaan nya tidak di jawab Olivia memilih untuk diam dan tidak bertanya lagi
Arion masih mengemudikan mobilnya, cukup lama dia mengemudi akhirnya dia menghentikan mobilnya di sebuah gedung tempat pencatatan pernikahan
Arion turun dari mobil kemudian mengambil kursi roda dan membawa Olivia duduk di kursinya.
"Tuan apa yang akan kita lakukan di sini? " Tanya Olivia sedikit gugup melihat dirinya dan Arion sudah berada di depan kantor pencatatan pernikahan
"Tentu saja mendaftarkan pernikahan" Ucap Arion santai, Arion ingin mendorong kursi Roda Olivia tapi di tahan oleh tangan Olivia
"Apa.. apa maksud mu tuan? apa kau sedang bercanda? " Ucap Olivia tidak percaya dengan apa yang Arion lakukan
Arion mengambil dokumen yang sudah dia siapkan di dalam map yang dia simpan di balik jas "Ini adalah formulir yang sudah aku isi, aku juga sudah melampirkan fotocopy identitas diri kita, aku hanya perlu membayar kita akan mendapatkan surat pernikahan kita beberapa jam dari sekarang" Ucap Arion
Olivia menggelengkan kepalanya dia tidak percaya Arion akan membawanya lebih cepat untuk mendaftarkan pernikahan mereka "Tuan apa kau yakin dengan menikah dengan ku? " Tanya Olivia
"Kenapa? apa kau tidak ingin menikah dengan ku?! apa kau tidak ingin ibumu sembuh? " Arion hanya bisa menggunakan nama ibunya Olivia untuk mendesak Olivia agar dia mau menikah dengannya.
"Tuan tapi? " Olivia ragu untuk mengatakan nya
"Tapi apa? " Arion menatap ke arah Olivia
"Bisakah kau berjanji pada ku untuk menjaga ibuku agar tidak kembali pada ayahku lagi? aku ingin ibu hidup bahagia apapun akan aku lakukan" Ucap Olivia yang tadinya ragu ingin menikah dengan Arion, tapi demi ibunya dia akan mempertimbangkan pernikahan yang Olivia pikir tidak di landasi oleh cinta
"Tentu saja, bukan hanya ibumu yang akan bahagia, tapi kau juga" Ucap lembut Olivia itu mampu membuat pipi Olivia bersemu, itu membuat Olivia tidak merasa ragu lagi "Apa.kau bersedia menikah denganku? " Tanya Arion
__ADS_1
"Tentu, tapi bisakah kita merahasiakan ini sampai ibu sembuh" Ucap Olivia yang masih belum siap untuk membuka hati sepenuhnya untuk Arion
"Apa maksud nya? apa kau malu memiliki suami seperti ku? " Ucapan Arion kesal
"Bu.. bukan itu tuan hanya saja aku masih belum siap menerima pandangan orang tentang kita, aku tidak ingin menyulitkan mu" Seperti nya Olivia masih trauma dengan hubungan masa lalunya, apa lagi tekanan dari ibu Andreas itu pasti masih melekat di diri Olivia dan membuat Olivia takut untuk memulai hubungan yang baru
Arion juga mulai berfikir dia juga belum tau siapa dalang di balik Mario Harris jika orang itu tau kelemahan nya adalah Olivia mungkin Olivia dalam bahaya, tapi saat ini dia juga ingin memberikan status resmi pada Olivia.
"Kita akan merahasiakan nya sampai ibumu sembuh, tapi aku tidak bisa menutupi pernikahan kita dari Rocky apa kau setuju untuk memberitahu nya? " Arion tidak bisa menyembunyikan apapun dari Rocky, sebelum Rocky mencari tahu sendiri dan membuat masalah Arion berfikir untuk memberitahu nya
Olivia mengangguk, dia pikir Rocky orang yang baik dia juga dekat dengannya "Tidak masalah" Ucap Olivia tersenyum
Setelah mendengar jawaban Olivia, Arion menyimpan kembali dokumen itu, kemudian mendorong Olivia masuk ke dalam kantor pencatatan pernikahan itu.
Olivia mengatur nafasnya dia benar-benar gugup dengan pengaturan tiba-tiba Arion, sampai di dalam Arion sudah di sambut seseorang yang bisa Arion percaya orang ini mantan anak buahnya
"Kau ambil ini" Arion memberikan map yang berisikan pendaftaran dan fotocopy identitas mereka berdua
"Apakah bos memiliki foto? " Untuk melengkapi ini" Ucap mantan anak buah Arion yang melihat belum ada foto di dalamnya
"Tidak" Ucap Arion yang seolah menampakkan sikap dinginnya seperti biasa.
"Baiklah di sini, ada tempat foto untuk pengantin, tuan dan nona bisa neng ambil foto di sana, nona bahkan bisa menggunakan gaun pengantin" Ucap mantan anak buah Arion, sebenarnya Arion sudah menyiapkan gaun pengantin dan juga fotografer terkenal yang Arion pilih sendiri.
"Kau gantilah, aku cukup memakai jas ini" Ucap Arion kepada Olivia
__ADS_1
"Ini? tuan foto dengan baju ini saja tidak apa-apa" Udah Olivia
"Menurut saja aku tidak ingin foto di buku nikah ku foto pasien rumah sakit" Ucap ketus Arion yang mampu membuat Olivia menuruti ucapan Arion
"Baiklah jika itu yang tuan inginkan" Olivia di bawa oleh teman mantan anak buah Arion itu ke tempat gaun pengantin ternyata Arion sudah menyiapkan gaun beserta orang yang akan membuat Olivia lebih cantik dengan gaun pengantin itu
Cukup lama Arion menunggu, Olivia sudah berada di kursi roda dengan gaun pengantin, Olivia terlihat sangat cantik meskipun gaun dan make-up yang simple dia benar-benar sudah terlihat cantik, bahkan Arion tidak bisa berkedip melihat kecantikan Olivia yang begitu natural, seorang make-up artis itu berjalan ke arah Arion
"Tuan pakai ini di kantung jas anda" Ucap make-up artis yang memberikan setangkai bunga mawar putih yang senada dengan gaun putih yang Olivia pakai agar terlihat serasi.
Arion hanya mengangguk dan pasrah untuk memasukan mawar itu di saku jasnya.
"Apa kau bisa berdiri? " Tanya Arion khawatir tentang kaki Olivia
"Hanya foto sebentar aku rasa bisa" Udah Olivia tersenyum dia berusaha bangun, Arion tidak tega membuat Olivia susah payah bangun dengan gaun pengantin, dia langsung menggendong Olivia, mereka foto dengan pose yang sangat romantis, bak tuan putri Olivia berada di gendongan Arion dan satu foto di mana Arion memeluk erat Olivia membantu Olivia berdiri untuk mendapatkan foto berdiri bersama
Setelah sesi foto selesai mereka melakukan pernikahan secara agama yang hanya di saksikan oleh petugas pencatatan pernikahan, Setelah rangkaian acara selesai Olivia berganti pakaian kembali, mereka duduk untuk menunggu surat nikah mereka jadi
Benar saja hanya butuh beberapa jam, mereka sudah sah tercatat sebagai pasangan suami istri
"Apa aku sedang bermimpi" Ucap Olivia pelan yang di dengar oleh Arion, membuat Arion tidak tahan mengembangkan senyumnya
Arion mencubit lembut pipol Olivia "A.. au apa yang tuan lakukan" Ucap Olivia mengusap pipinya yang terasa sedikit sakit karena di cubit oleh Arion
"Membantu mu yakin kalau ini bukan mimpi" Ucap Arion
__ADS_1
"Ha sekarang aku sudah menjadi seorang istri? " Ucapnya polos, yang membuat Arion semakin gemas dengan Olivia
"Ya kau sekarang adalah My-wife" Bisik lembut Arion di telinga Olivia yang membuat wajah Olivia benar-benar merah karena Arion