Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
ALVIN GAGAL MEMBERIKAN HUKUMAN


__ADS_3

hari ini aku baru sampai di kontrakan Alvin membawakan motor aku berjalan ke kamarku kontrakan ini tidak luas hanya ada 2 kamar,1 satu dapur dan kamar mandi yang sangat sempit aku pikir hidupku bisa berubah seperti perjodohan yang ada di novel novel


sementara aku hanya tinggal di kontrakan kecintaan bahkan berada di gang kecil mobil saja tidak muat jika ada yang bertanya apa Alvin punya mobil ya aku bakal jawab ya Alvin punya mobil khusus tapisayang nggak di pakek cuman simpan di gerasi rumahnyya


"ni buat besok" ucap nya sambil menyodorkan uang dua puluh ribu aku hanya menatapnya tajam sedangkan dia hanya menatapku datar sambil memeluk boneka beruangnya raksasa nya itu


"kalau Lo GK mau bilang" ucapnya aku mendengus kesal


"asal Lo tahu uang segini gak cukup buat gue "


"gue gak peduli "katanya sogong lalu berbalik keluar kamarku


"ya terserah Lo" ujar ku lalu pergi duduk di tepi ranjang


"ya udh gue ambil balik ni"


dia langsung pergi dari kamarku menuju kamarnya ya kami memang tidak satu kamar Jangan tanyak alasannya apa karena sudah pasti aku nggak Sudi satu kamar ya bahkan nggak muat untuk berdua gara² ada boneka beruangnya raksasa nya itu


******


ini hari Senin ,aku datang tepat waktu ketika bendera akan dikibarkan ,aku menglihat orang ² memberikan hormat aku menghela nafas lebih baik ke kantin


"neng keesha mau pesan apa?"buk Lilis bertanya ramah kepada ku aku tersenyum

__ADS_1


"biasa buk" ujar ku buk Lilis hanya mengangguk sambil tersenyum jadi nggak perlu repot-repot pesan makanan


satu porsi bakso terhidang di hadapan ku lalu di susul dengan es jeruk dingin


aku memakainya dengan lahap hingga bakso tersisa kuah dan air minum tersisa es batu


selesai aku memakan aku langsung membayar makanan aku memberikan uang sepuluh ribu dan lima ribu


buk Lilis mengebalikan uang balik ku tiga ribu lalu aku berjalan keluar kantin Hendak ke kelas ,tapi di saat di koridor aku mampu menglihat mata sinis Alvin


dia menghampiri ku lalu tangannya mengacak pinggang "bagus ya Irang lain upacara Lo malah di kantin " omelnya


"nah bukan nya Lo juga nggak upacara " tanyak ku menyeringai dia memutar bola matanya malas " karena gue bukan hanya ketua kelas tapi juga ketua OSIS kan Lo tau"


"hah bisa nya bawak jabatan Lo" omel ku


"ada apa Vin" suara itu mampu terdengar "eh ada keesha juga" kayanya lalu tersenyum menyeringai "eh ada kak bibil" ujar ku meniru gaya bicaranya


"Vin biar gue aja ya yang hukum kesya" bisik bibil pada alvin tapi aku mampu mendengarnya


"gue pengen ngajarin keisha di mana biar dia mau cari pacar gue" bisaik babil lagi ya alvin menjitat kepala bibil


"yaelah" kata bibil sambil mengusap mengusap kepalanya

__ADS_1


hahaha aku tertawa lalu berlari ke ruang kelas "woi jangan lari lo" ujar alvin


"udah nanti di kelas aja lo hukum,dia duduk ngak jauh dari Lo " ujar bibil


aku langsung berlari menuju kelas aku membuang nafas kasar lalu duduk di samping dugong jantan kali ini indra tidak masuk sekolah dari berita yang aku dapat


"keesha" suara seseorang memanggil dan tidak tahu siapa dia laki-laki mungking tingginya hampir sama sepertiku


"ini ada surat dari teman gue" tuturnya dia memberiku sebuah surat warnanya pink lalu di atasnya ada coklat


"semoga kamu suka ya" ujarnya lalu segera pergi


"enaknya jadi keesya sering dikasih makanan kaya coklat sama orang-orang" ujar tri


"coba dong key baca suratnya apa isinya" ujar juki duduk di sampingku


lalu aku memberikan surat itu sama juki dan juki langsung membukanya


"hai keesha namaku dirrel, aku kelas 10 aku suka sama kamu"


"hei surat macam apa ini" uja r Juli


 

__ADS_1


terima kasih buat kalian yang udah mau mampir ke cerita aku jangan lupa tinggalkan jejak acaranya mudah kalian like comen ok


buat kalian yang suka sama cerita ini atau kalian mau dukunh cerita ini comment di bawah ya agar aku semangat untuk mengupdate cerita ini makasih


__ADS_2