Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Ikut dengan siapa


__ADS_3

"Sampai kapan kau buat ayah mu stress," ucap Azka.


"Ah sakit paman, kau mau membunuh ku," kata Fahri sambil memegang perut nya.


"Iya aku mau membunuh mu agar ayah mu tidak stress memiliki anak seperti mu, kenapa kau nakal sekali," ucap Azka.


"Aku nakal seperti mu paman, bukan nya dulu saat muda paman seperti ku," tanya Fahri.


"Aku tidak bermain wanita seperti mu, kalau soal mabuk itu memang benar," jawab Azka.


"Ya sudah aku jadi anak paman saja," kata Fahri.


"Aku tidak mau mempunyai anak nakal seperti mu, bisa semakin tua aku," ucap Azka.


"Paman, paman tau tadi aku melihat anak kesayangan paman berciuman di ruang tamu, apa itu tidak nakal," kata Fahri.


"Jangan berbohong, sudah mulai sekarang kau akan tinggal di sini," ucap Azka.


"Tidak mau, aku harus pergi," Fahri keluar dari ruangan Azka, sebelum paman nya itu mengamuk Fahri dengan cepat meninggalkan rumah itu.


"Aku tidak akan mau menikah kan anak ku dengan anak mu yang nakal itu," ucap Azka.


"Ayolah, bantu aku Azka. Jika dia menikah dengan Kia aku yakin dia akan berubah," bujuk Bayu.

__ADS_1


"Mana mungkin dia berubah, dia banyak bermain dengan wanita aku tidak mungkin mengorbankan kebahagian anak ku," ucap Azka.


"Azka aku mohon semua akan baik-baik saja, sama seperti mu jika Fahri sudah mencintai Kia, Fahri akan berubah," kata Bayu.


"Datang lah ke rumah ku, kita akan membicarakan hal ini," ucap Azka.


Sementara itu Chika dan Reno sedang bermain bersama, Chika terus berusaha mempengaruhi otak Reno agar Reno dapat ia kendalikan, Reno adalah kunci utama nya saat ini.


"Reno ikut daddy," ucap Iqbaal yang tiba-tiba masuk ke dalam ruang bermain.


"Tidak dad, Reno ingin bersama mommy," tolak Reno.


"Jangan membantah daddy, ikut daddy atau kamu akan mendapatkan hukuman," kata Iqbaal.


"Kau wanita jalang, keluar dari rumah ku," ucap Iqbaal.


"Oke aku akan keluar, Reno kamu ikut mommy," kata Chika sambil menarik tangan Reno.


Dengan cepat Iqbaal menarik tangan Reno yang satu nya, Iqbaal tidak mungkin membiarkan Reno pergi dari rumah ini.


"Reno ikut daddy," ucap Iqbaal.


"Dia anak ku, dia akan ikut dengan ku," kata Chika.

__ADS_1


"Kau bukan ibu yang baik, aku yang akan membesarkan nya," ucap Iqbaal.


Reno yang menjadi korban keegoisan mereka berdua, menangis dengan keras, ia tidak tau kenapa orang tua nya bertengkar di depan nya.


Azka tidak sengaja lewat di depan ruangan itu, Ia langsung masuk ke dalam ruangan itu saat mendengar suara tangisan Reno.


"Kalian berdua hentikan," bentak Azka.


"Dimana otak kalian, jika kalian egois seperti ini kalian akan membuat anak kalian menderita," ucap Azka.


"Reno sayang, dengar daddy Reno ikut daddy atau mommy," tanya Iqbaal.


"Reno ikut dengan mommy, kamu anak mommy dan dia bukan...


"Chika hentikan," bentak Iqbaal.


"Hiks.. hiks.. hiks.. Reno ingin bersama mommy dan daddy," ucap Reno yang masih menangis.


"Tidak bisa Reno kamu harus memilih, ikut dengan daddy ya," kata Iqbaal.


"Ren, ikut mommy," ujar Chika.


Reno menggelengkan kepala nya sambil menangis, ia tidak tau kenapa harus memilih di antara kedua orang tua nya, sebagai anak sudah pasti Reno ingin bersama ke dua nya.

__ADS_1


__ADS_2