
Sesampainya di Australia waktu sudah kembali pagi, Reno mencari mobil sewaan yang bisa mengantarkan nya ke apartemen milik Aziel. Ketika sudah menemukan mobil sewaan itu, mereka langsung berangkat.
Aziel sudah mendapatkan kabar dari kakak nya jika mereka sudah dalam perjalanan ke apartemen nya. Ia menunggu di lobi agar kakak nya tidak bingung jika sudah sampai di gedong apartemen nya. Setelah cukup lama menunggu dari kejauhan Azeil melihat Reno berjalan masuk ke dalam gedung.
"Kakak," ucap Aziel sambil berjalan mendekati Reno
"Itu adik ku," kata Reno.
"Akhirnya kau sampai juga, aku sudah lama menunggu mu," ucap Aziel sambil memeluk Reno.
"Hahaha kau semakin jelek saja, oh iya perkenalkan ini istri ku nama nya Annisa dan dia adik kakak namanya Zikri," kata Reno.
"Kak bagaimana maksud mu, aku adik mu dan daddy tidak ada anak yang seumuran dengan ku," ucap Aziel.
"Nanti kakak jelaskan pada mu, sekarang lebih baik ayo kita ke apartemen mu, aku ingin mandi dan istirahat," kata Reno
Aziel langsung membawa mereka semua ke apartemen nya, Zikri masih menjadi tanda tanya besar untuk nya. Ia tidak pernah tau jika Reno memiliki adik selain diri nya dan saudara yang lainnya.
"Kakak jelaskan pada ku, kemarin kak Kayla tidak mengatakan apapun pada ku tentang masalah ini," kata Aziel.
"Hey hey kau takut jika aku bukan kakak kandung mu," ucap Reno sambil duduk di sofa.
"Iya aku apa bukan adik kandung mu," tanya Aziel.
"Dengar Aziel meskipun kau bukan adik kandung ku, aku tetap sayang dengan mu, aku tetap kakak mu yang masih membiayai sekolah mu," jawab Reno.
"Jadi benar kak, kau bukan kakak kandung mu, aku anak siapa kak, siapa daddy ku," tanya Aziel yang malah salah sangka.
"Hey kau anak daddy, aku yang bukan anak daddy. Kau ingat paman Bima? aku anak nya, aku anak paman Bima," jawab Reno.
"Kenapa bisa kak, jangan ngeprank aku kak, aku tidak mau," rengek Aziel.
"Aku tidak ngeprank diri mu, untuk apa aku berbohong pada mu," ucap Reno.
"Hiks hiks hiks, kau jahat kenapa tidak memberitahu kau sudah tidak sayang pada ku."
"Aziel kau tidak cengeng. Zeil aku tetap menyayangi mu. Jangan khawatir akan hal itu, kau tidak pernah seperti ini." Reno mengusap rambut adik nya.
"Janji," ucap Aziel.
"Janji, sudah sekarang kau bawa Zikri ke kamar mu, kalian berdua satu kamar saja ya," kata Reno.
"Ayo, perkenalkan nama mu Aziel."
__ADS_1
"Aku Zikri senang berkenalan dengan mu," kata Zikri.
Di dalam kamar Aziel langsung membantu Zikri meletakkan koper nya di dalam lemari. Zikri hanya mengambil beberapa baju untuk ia pakai.
"Maaf aku merepotkan mu," kata Zikri.
"Tidak papa, kau sangat mirip dengan kakak, kalian memang kakak adik," ucap Aziel.
"Kau tenang saja, aku tidak akan merebut kasih sayang nya dari mu, aku sadar diri kau lebih lama bersama dengan nya dari pada aku."
"Terima kasih, kau mandi lah dulu, aku ingin membuatkan minuman hangat untuk kita," ucap Aziel.
Aziel keluar dari kamar nya meninggalkan Zikri yang ingin membersihkan diri nya. Di ruang tamu ia sudah tidak menemukan kakak nya, padahal ia ingin menawarkan minuman.
"Mas kita baru sampai," ucap Annisa.
"Terus apa ada yang salah," tanya Reno.
"Tidak ada mas, tapi kenapa tidak malam saja," jawab Annisa.
"Annisa aku sudah membuka baju ku, sudah diam kau hanya tinggal menikmati nya," kata Reno.
"Kak," teriak Azeil.
"Annisa kali ini kau selamat," ucap Reno.
Sebelum Reno pergi meninggalkan Annisa, ia memberikan tanda di bagian bawa leher Annisa. "Kau milik ku."
Reno mengambil kaus pendek nya dan langsung keluar dari kamar, ia cukup kesal pada Azeil yang yang menganggu momen indah nya.
"Ada apa Ziel," tanya Reno.
"Tadi aku ingin menawarkan mu minum, tapi ternyata stok minuman panas dan dingin ku habis, ayo temani aku ke minimarket," jawab Aziel.
"Kita naik apa, apa kau bisa memesan kendaraan dari aplikasi saja," tanya Reno.
"Jalan kaki saja, minimarket nya tidak jauh dari gedung ini, sudah ayo cepat kak," jawab Aziel.
"Dompet ku di tas istri ku, aku ambil dulu," ucap Reno.
"Tidak perlu, aku sudah membawa uang," kata Aziel.
Mereka berdua keluar dari gedung apartemen untuk ke minimarket yang tidak terlalu jauh dari gedung apartemen itu. Mata Reno tidak fokus pada para wanita yang sedang Lalu lalang dengan pakaian yang sangat seksi.
__ADS_1
"Apa kau melihat seperti ini setiap hari," tanya Reno.
"Tidak kak, saat ini sedang musim panas jadi mereka memakai pakaian yang sesuai," jawab Aziel.
"Oh pantas kau tidak mau pulang jika liburan musim panas ternyata kau senang melihat yang seperti ini," kata Reno.
"Hahaha sudah kak, kita sama-sama pria normal. Ayo masuk aku tidak tahan panas dan gerah sekali," ucap Aziel.
"Iya kau benar, pantas kayu hitam dan jelek," kata Reno.
"Aku tidak jelek, banyak wanita yang meminta tidur dengan ku, tapi aku menolak nya," ucap Aziel sambil masuk ke dalam minimarket.
"Tidur dengan nya, dia masih 17 tahun, junior nya masih lemah," batin Reno.
"Kau menolak nya kan," tanya Reno.
"Jelaslah, aku tidak mau mengecewakan mu, aku juga tidak mau membuat daddy kecewa," jawab Azeil.
Azeil mengambil keranjang belanja dan langsung ke arah tempat minuman dingin, karena stok minuman yang di kulkas sudah habis Azeil sekaligus mengisinya.
"Kak Kayla," ucap Aziel sambil menyerahkan handphone nya pada Reno.
"Halo Kayla, iya ada apa," tanya Reno.
"Wah kakaj sudah ada di sini," ucap Kayla.
"Iya aku baru sampai di apartemen nya Aziel, datang lah ke sini, kita makan malam bersama," kata Reno.
"Iya kak, nanti aku akan membicarakan hal ini pada David," ucap Kayla.
Kayla memutuskan sambungan telepon itu dan langsung berlari ke arah David, ia sangat kesal pada David karena David kedapatan sedang memandangi wanita seksi di luar sana.
"Aku di sini," ucap Kayla sambil naik ke atas pangkuan David.
"Sayang." David membuka dua kancing baju Kayla dan mulai mencium apa yang ada di dalam sana. ,
"Sayang, jangan begini. Kakak ku sudah sampai, kita kembali ke apartemen Aziel," kata Kayla.
"Iya sayang, nanti malam kita ke sana, sekarang puas kan aku dulu." David membawa Kayla masuk ke dalam kamar.
Aziel dan Reno sudah selesai berbelanja, mereka membawa berbagai macam makanan dan minuman untuk acara nanti malam.
"Nanti ganti uang ku, uang ku habis," ucap Aziel.
__ADS_1
"Tadi kau yang melarang ku menggunakan dompet ku, sekarang kau yang meminta ku untuk mengganti uang mu, dasar licik," kata Reno