Cinta Di Dalam Perjodohan

Cinta Di Dalam Perjodohan
Reno marah


__ADS_3

"Hahaha," Reno tertawa puas saat melihat ke dua adik nya di gantung di atas kolam ikan.


"Kakak," teriak mereka berdua.


"Diam, saat seperti ini saja kau memanggil ku kakak, sebelumnya kau menistakan aku," kata Reno.


"Kakak jangan begini, di bawa banyak ikan jika kamu di makan ikan itu bagaimana," tanya Zikri.


"Kakak aku akan mengadu pada daddy. Kak lepaskan aku," teriak Aziel.


"Aku tidak peduli, hahaha aku sangat puas mengerjai kalian berdua," kata Reno.


"Sayang ini tidak lucu, kasihan mereka berdua," ucap Annisa.


"Tenang sayang, mereka berdua tidak akan mati," kata Reno.


"Turunkan dia," teriak Reno.


"Ahkkkk jangan di bawa ada ikan hiu," teriak mereka berdua.


"Kakak ampun, jangan nanti pakaian ku basah," ucap Aziel.


"Sudah sayang lepaskan mereka berdua," kata Annisa.


"Tidak aku belum puas, kamu diam lah jangan membuat ku kesal," ucap Reno.


"Aku tidak membuat mu kesal, aku hanya kasihan dengan adik mu, kamu seperti tidak memiliki hati nurani."


"Annisa jangan lancang, aku memang mencintai mu tapi aku tidak suka apa yang suka aku lakukan kau larang," ucap Reno dengan tegas.


"Lepaskan mereka." Reno pergi meninggalkan Annisa dan yang lainnya.

__ADS_1


Zikri dan Aziel langsung di lepaskan dari tali yang menjerat mereka berdua. Setelah itu mereka berjalan mendekati Annisa yang di tinggalkan Reno begitu saja.


"Maaf kakak ipar, karena kami kau di tinggalkan kak Reno, kak Reno memang begitu emosi nya sangat sulit terkontrol," kata Aziel.


"Iya Aziel tidak papa, nanti juga dia akan baik kembali," ucap Annisa.


Mereka bertiga berjalan mencari Reno yang ntah pergi kemana. Annisa takut Reno akan marah lama pada nya, terlihat jelas jika Tadi Reno sangat kesal ketika sesuatu yang ia suka Annisa larang.


"Dia dimana ya," ucap Annisa.


"Kalau marah begitu biasa nya kakak mencari tempat untuk melampiaskan ke marahan nya," kata Reno.


Reno sedang berjalan ke salah satu tempat yang menjual minuman beralkohol, ntah kenapa ia ingin minum minuman itu meskipun tingkat toleransi nya pada minuman alkohol sangat rendah.


"Sudah aku duga," ucap Aziel.


"Dia minum bukan nya dia tidak bisa minum," kata Annisa.


Annisa berlari mendekati Reno, sebelum Reno meminum minuman alkohol itu Annisa mengambil nya. Hal tersebut membuat Reno semakin mengamuk.


"Kau," bentak Reno.


"Mas jangan begini," ucap Annisa dengan suara yang lirih.


"Kak maafkan kami, jangan marah pada kakak ipar," kata Zikri.


"Mas." Annisa memberikan kecupan manis di wajah suami nya.


"Aku tidak suka hidup ku di atur, jangan pernah mengatur ku lagi," kata Reno.


"Mas aku bukan mengatur hidup mu, aku hanya mengingat mu, yang kamu lakukan itu benar-benar salah, apa salah seorang istri mengingat kan suami nya."

__ADS_1


"Ya sudah mulai sekarang aku tidak akan mengingat mu, kamu bisa hidup dengan bebas tanpa ada nya kekangan dari ku," ucap Annisa sambil membalik tubuh nya.


Tangan Reno menarik tubuh Annisa agar Annisa jatuh ke dalam pelukan nya. Perkataan Annisa tadi sedikit menyadarkan nya kalau yang di lakukan Annisa tadi wajar dalam hubungan suami istri.


"Iya aku mengaku salah, jangan balik marah pada ku, aku tidak suka kau cuek pada ku," ucap Reno.


"Janji tidak seperti tadi, kamu lebih bisa mengontrol emosi kamu," ucap Annisa.


"Iya sayang aku akan berusaha mengontrol emosi ku," kata Reno.


"Sudah jangan rusak kebahagiaan ini dengan pertengkaran kalian, lebih baik kita bersenang-senang," ujar Aziel.


"Kau benar, ayo kita bersenang-senang," ucap Reno.


...***...


Di Indonesia persiapan pernikahan Kayla dan David semakin dekat. Kayla ingin pesta pernikahan nya di laksanakan semewah dan sebagus mungkin. Ini momen sekali dalam seumur hidup nya. Sudah dari kemarin David sangat sulit untuk di ajak kerja sama oleh Kayla, hampir semua desain Pakaian dan dekorasi Kayla yang memutuskan nya.


"Kamu dimana sayang," tanya Kayla.


"Aku sedang di luar kota sayang, kita video call ya," jawab David.


David kembali menghubungi Kayla dengan sambungan video call agar Kayla percaya jika diri nya sedang berada di luar kota.


"Kamu kenapa tidak memberitahu ku jika kamu pergi ke luar kota," tanya Kayla.


"Maafkan aku sayang, aku berangkat tanpa ada nya persiapan. Ayah langsung membawa ku pergi," jawab David.


"Ya sudah hati-hati, cepat pulang aku tidak bisa berlama-lama berpisah dengan mu," kata Kayla.


"Aku sangat merindukan mu, setelah aku pulang jangan lupa membeli barang yang biasa nya kamu pakai," ucap David

__ADS_1


__ADS_2